@takutofitness: 好きな服着て好きなように生きよう😊 #筋トレ #筋肉 #トレーニング #ホームトレーニー #ホームトレーニング #ボディビル #フィジーク #Fitness #fitnessmotivation #workout #workoutmotivation #training #trainingmotivation #bodybuilding

タクト
タクト
Open In TikTok:
Region: JP
Thursday 22 May 2025 08:04:43 GMT
105079
5211
33
129

Music

Download

Comments

userhpyi53k0a9
いけちゃん :
ハンマーカール何種目目にやってます?
2025-05-22 08:10:06
1
multidlanod
multidlanod :
so amazing!!
2025-05-23 15:10:06
0
fernandosinatao
FERNANDO JR :
good 👍👍👍
2025-06-07 15:35:19
0
biorj
aguilar Rubén laur :
el objetivo 💪😎
2025-05-22 23:14:13
0
ptjwmd13
おやつは3時 :
何キロのダンベル使ってますか?
2025-07-30 06:39:15
0
jksojib585
Jk Sojib :
•||৷৷৷|৷||||৷৷৷|||||৷||||৷||৷৷৷|৷||||৷৷৷ 0.14😁😁
2025-06-18 15:18:52
0
abrahmman6
abrahmman :
🥰🥰🥰
2025-07-09 10:02:24
0
mdashaful908
কঠিন বাতাসে লুঙ্গি আকাশে :
🥰🥰🥰
2025-06-26 05:02:30
0
tigerstar123
🩺R T S💔 :
❤️❤️❤️
2025-06-22 16:28:48
0
sokkhoun48
sokkhoun48 :
🥰🥰🥰🥰🥰🥰
2025-06-18 14:56:56
0
mdmoksadlislam
🌹🫶👉কাঁচের মন💔💔💘💓 :
🥰🥰🥰
2025-06-11 18:01:33
0
y702202
Y宏 :
👍👍👍
2025-06-06 08:59:56
0
efater601
efrem :
💪💪💪
2025-06-05 17:42:54
0
tigraytiktok01
G G wedi 70 🇵🇱 :
🙏
2025-06-04 12:06:58
0
hashim.khan3776
hashim khan :
👍
2025-06-01 12:42:58
0
gym.freak86
Gym freak :
👌👌👌
2025-05-31 04:25:38
0
user615908101802
user615908101802 :
❤❤❤
2025-05-27 12:24:04
0
.617180
°□○ :
🌹
2025-05-25 13:38:36
0
ko.aung.min.wai0
🦅BK(ayeyarwady)🌊 :
💪💪💪
2025-05-24 12:49:30
0
ko.aung.min.wai0
🦅BK(ayeyarwady)🌊 :
❤️❤️❤️
2025-05-24 12:49:28
0
yesno6432
好きな名前を追加 :
😂😂😂
2025-09-22 11:54:48
0
jose.ever.mazzoni
Yamaha MT 09 :
💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪
2025-05-22 08:08:42
0
jhunielubian6
Jhunie :
😑
2025-05-23 09:44:18
0
user7502328037388
اتشير بي :
🥰🥰🥰
2025-05-23 06:34:35
0
djlamakinadeltiempo8
ALLEN EVERSON :
👍🏻👍🏻👍🏻
2025-05-22 23:52:47
0
rayhan45211
Rayhan :
🥰🥰🥰🥰
2025-05-22 17:53:35
0
wernerwegner4
dackel :
❤️❤️❤️
2025-05-22 15:59:34
0
user1767007081030
တမန်ချောင်းသားလေးပါ🥰🥰🥰🥰 :
🥰🥰🥰
2025-05-22 15:43:00
0
user7521906252241
おえかきん :
そんな血管の走り方してる人初めて見たっす兄貴
2025-05-22 14:38:18
0
00_grx_00
しがぺけ :
片方づつか両方どっちのが効果あります?
2025-05-22 13:54:29
0
javiergonzalez75165
javivi :
💪💪
2025-05-22 12:21:38
0
vezel_suzu_rv5
vezel_suzu_rv5 :
本当にカッコイイ尊敬しかない
2025-05-22 09:54:07
0
To see more videos from user @takutofitness, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Upaya masyarakat, ulama, aktivis, dan pemerintah—khususnya Majelis Ulama Indonesia (MUI)—dalam memerangi peredaran minuman keras (miras) bukanlah hal baru. Rekam jejak perlawanan terhadap industri minuman beralkohol telah berlangsung lama demi menjaga moralitas dan keselamatan generasi bangsa. Rekam Jejak Penolakan: Kasus Mojokerto (2020) Sebelum maraknya desakan penutupan pabrik miras di berbagai daerah belakangan ini, penolakan serupa pernah terjadi pada tahun 2020 terhadap PT Hardcorindo Semesta Jaya di kawasan Ngoro Industrial Park (NIP), Kabupaten Mojokerto. Saat itu, gelombang penolakan keras datang dari tokoh agama, MUI Kecamatan Ngoro, dan warga setempat yang meminta operasi perusahaan tersebut dihentikan. Perusahaan tersebut diketahui memproduksi pelbagai jenis minuman beralkohol dengan kadar hingga 40%, di antaranya: Friendship Vodka: Vodka dengan inovasi rasa seperti Black Tea hingga Kopi Arabika. Cloud Seven: Produk sparkling rum buatan lokal. Keberadaan produk-produk beralkohol tinggi ini memicu kekhawatiran besar di tengah masyarakat. Secara sosiologis dan akademis, konsumsi alkohol terbukti menjadi salah satu pemicu utama timbulnya tindakan kriminalitas, aksi kekerasan, hingga rusaknya masa depan generasi muda. Mirisnya, perusahaan ini beroperasi di bawah naungan induk Mayora Group—sebuah grup usaha besar yang semestinya berfokus pada industri makanan dan minuman halal yang aman bagi keluarga, tanpa harus merambah ke industri minuman beralkohol. Tantangan Pengawasan dan Ketegasan Hukum Meski pemerintah telah menerbitkan aturan pembatasan peredaran minuman beralkohol, realita di lapangan menunjukkan masih maraknya pedagang nakal. Praktik penjualan secara ilegal di lokasi-lokasi terlarang serta akses pembelian oleh remaja di bawah umur masih terus terjadi akibat celah pengawasan. Penutupan pabrik miras di Mojokerto pada 2020 maupun langkah tegas penutupan pabrik miras seperti PT Inti Tirta Sari Makmur di Bogor baru-baru ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara ulama, masyarakat, dan pemerintah sangat krusial. Ketegasan regulasi bukan bentuk pembatasan investasi, melainkan perlindungan mutlak terhadap ketertiban umum, hukum, dan masa depan bangsa.#bersyukur #alhamdlilah #orasi #jabaristimewa
Upaya masyarakat, ulama, aktivis, dan pemerintah—khususnya Majelis Ulama Indonesia (MUI)—dalam memerangi peredaran minuman keras (miras) bukanlah hal baru. Rekam jejak perlawanan terhadap industri minuman beralkohol telah berlangsung lama demi menjaga moralitas dan keselamatan generasi bangsa. Rekam Jejak Penolakan: Kasus Mojokerto (2020) Sebelum maraknya desakan penutupan pabrik miras di berbagai daerah belakangan ini, penolakan serupa pernah terjadi pada tahun 2020 terhadap PT Hardcorindo Semesta Jaya di kawasan Ngoro Industrial Park (NIP), Kabupaten Mojokerto. Saat itu, gelombang penolakan keras datang dari tokoh agama, MUI Kecamatan Ngoro, dan warga setempat yang meminta operasi perusahaan tersebut dihentikan. Perusahaan tersebut diketahui memproduksi pelbagai jenis minuman beralkohol dengan kadar hingga 40%, di antaranya: Friendship Vodka: Vodka dengan inovasi rasa seperti Black Tea hingga Kopi Arabika. Cloud Seven: Produk sparkling rum buatan lokal. Keberadaan produk-produk beralkohol tinggi ini memicu kekhawatiran besar di tengah masyarakat. Secara sosiologis dan akademis, konsumsi alkohol terbukti menjadi salah satu pemicu utama timbulnya tindakan kriminalitas, aksi kekerasan, hingga rusaknya masa depan generasi muda. Mirisnya, perusahaan ini beroperasi di bawah naungan induk Mayora Group—sebuah grup usaha besar yang semestinya berfokus pada industri makanan dan minuman halal yang aman bagi keluarga, tanpa harus merambah ke industri minuman beralkohol. Tantangan Pengawasan dan Ketegasan Hukum Meski pemerintah telah menerbitkan aturan pembatasan peredaran minuman beralkohol, realita di lapangan menunjukkan masih maraknya pedagang nakal. Praktik penjualan secara ilegal di lokasi-lokasi terlarang serta akses pembelian oleh remaja di bawah umur masih terus terjadi akibat celah pengawasan. Penutupan pabrik miras di Mojokerto pada 2020 maupun langkah tegas penutupan pabrik miras seperti PT Inti Tirta Sari Makmur di Bogor baru-baru ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara ulama, masyarakat, dan pemerintah sangat krusial. Ketegasan regulasi bukan bentuk pembatasan investasi, melainkan perlindungan mutlak terhadap ketertiban umum, hukum, dan masa depan bangsa.#bersyukur #alhamdlilah #orasi #jabaristimewa

About