@guliettttt: xalimoyinow anago sa idin amaana mxd farax khasaare nogu dhahdan 😂💔😭#khadarcali #gulietlyrics #viralvideos #lyrics_songs #jaceyl💔🥺💊 #murugo #calaf #🥲

♪ Gulettt🎧🖤
♪ Gulettt🎧🖤
Open In TikTok:
Region: SO
Wednesday 11 June 2025 08:08:02 GMT
735410
42442
341
11667

Music

Download

Comments

nanohji143
Nano🫧 :
Yaa waye farax lugo diamond cida cayday 😏😂
2025-06-12 07:06:32
152
qliixalw
kaligeed Amiirad :
raga somaliyed waxa kawansan majiro because Aabo mcn ku jira iyo walday sharf ku nolada dhamantiinba♥️❤️🥰
2025-06-12 22:35:55
93
theladdyy0
N🧕 :
wa idinka kaftana ee ma idinka kaftano faraxow🤣♥️🙈
2025-06-12 14:20:55
22
replyreplyto
N :
sorry faarax diamonds 😢😂
2025-06-12 06:51:31
37
bqwmnahajyhlewybcahjslah
𝗝𝗜𝗡𝗜 𝗙𝟰𝟰𝗗𝗟𝗘🗿🇫🇮💵 :
War heestaydi miyad dadka iga baraysa
2025-06-12 21:10:41
2
bilyadhan90
Anab Farah Egal🦋🫅 :
Alla ma farax oo kale ❤️🫶🏾
2025-06-12 19:41:50
19
abdikani_14
Abdikani (Faqi) :
Idaaya Halbowlaha wadnaheyga degtoo'o Hatana Deymadiyoo Hadalkaga idaawe'E💗 Dharaartan deyninba Diiq iyo Hiif nafuba deynba weydaa❤️
2025-06-12 16:29:41
17
pilotgirl203
Suمa0ي👸🏾✨ :
Yaa qaadey heystan
2025-06-12 07:27:26
11
tusmo026
Hibaak _Queen👑💚🤍❤️ :
Faarax inaan La Kaftano Moye Kama Kaftano😂❤️
2025-06-12 14:25:07
16
faiza_diamond
Faiza diamond/Loyaa💍🔒 :
rali noqdha kaftan wayee😭😂😂
2025-06-12 13:01:01
8
rumaan820
rumaan :
haatana deymadio😢♥️
2025-06-12 07:22:42
6
hothadegan
Hdoꨄ︎ :
wadnahygy dagtooo😭❤️
2025-06-12 06:39:35
12
cafiyio
m a l a p o 💫💗🎀💍 :
abwe kaly igali oo hala wayin 💋🫦
2025-06-17 05:00:46
0
kinb170boy
king boy :
2026-04-17 16:59:25
1
momyyy4a
momyyy4a :
Waxas wa ben 😌😂
2025-06-12 09:11:13
6
majabe86
Hashi 🕊️ :
Hadalka ii dawe 💊🗣️🥰
2025-06-12 19:03:50
5
arweloz
Mحبء0🩶 :
Ma Faraxbaa Waxa laga Sheegi karaaaba 😒😅
2025-06-12 11:46:59
5
danteedgarad61
Danteed garad TV📺 🎥 :
hadalkaaa ii daweee🙏✌️
2025-06-11 22:27:04
6
mohamedamiin460
mohamedamiin460 :
i am travelled long miles backwards of remember 🥰
2025-06-16 11:40:18
0
zahrujacosmetics
ZAHRUJA COSMETICS :
Xalimo sida lo amanay gabdho kle lo amano adunka majogto lkini ayaga dhan lkini wa dabaalo ayaga dhan 😭😎
2025-06-13 11:50:38
1
ilwaad_abdi1
Bilyan dhaan🖤 :
wiilasheena Farax lugo basto cabdi Khasaaro ma cay bad uqalantaan😭
2025-06-12 18:32:38
0
meryemqasim5
Meryem 🎀🧸 :
qlbiga dagtooo 💝🙊
2025-06-12 11:35:56
0
unknown_hijaaby
️ :
Yaa ii qaado😂😭❤️
2025-06-13 16:56:54
3
inaaadam30
🎀JaN○sss💐❤💋 :
KaFtaN AHaaN UQaaTa FaraX Diamond 💎 😂
2025-06-25 13:11:01
2
inaabdullahi75
Queen siman👸🤍 :
Ma faarax oo kle🤴🏻❤️
2025-06-12 18:37:48
3
To see more videos from user @guliettttt, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

01| Aku, Y/N, putri dari kerajaan Weaveterra. Baru saja tiba bersama rombongan. Gaun sutra biru laut menyapu lantai marmer ketika aku melangkah masuk ke aula istana Rucruthia. Senyum tipis tak pernah lepas dari wajahku, meskipun aku tahu tujuan kedatanganku hari ini bukan sekadar kunjungan diplomatik. Aku dijodohkan dengan Pangeran Sunghoon—pewaris tunggal kerajaan Rucruthia. Namanya begitu harum di telinga rakyat. Mereka menyebutnya bijak, penuh wibawa, dan tidak mudah di goyahkan. Orang-orang juga bilang dia jarang sekali tersenyum, lebih sering menyendiri, dan hatinya seperti musim dingin yang panjang. Aku bertemu dengannya pertama kali di ruang perjamuan, di hadapan para bangsawan dan para penasihat kerajaan. Ia berdiri tegap, mengenakan mantel putih dengan hiasan emas di bahunya, sorot matanya dalam dan tajam, seolah menembus siapa pun yang berani menatap terlalu lama. Rambut hitamnya teratur rapi, wajahnya nyaris sempurna.  Aku menunduk, memberi hormat. “Yang Mulia Pangeran Sunghoon.” Ia menatapku sebentar, lalu sedikit menunduk. “Putri Y/N dari kerajaan Weaveterra.” Suaranya rendah, tenang, tetapi ada jarak yang jelas. Aku bisa merasakan suasana hatinya. Meskipun ia tampak tenang, ada sesuatu dalam dirinya yang seperti enggan—seakan pernikahan ini adalah beban, bukan takdir yang ia harapkan. Namun, aku tersenyum lembut padanya. “Senang akhirnya bisa bertemu denganmu.” Ia tidak segera menjawab. Beberapa detik hening, sebelum akhirnya ia berkata, “Begitu pun aku.” Hari-hari berlalu setelah pertemuan itu. Aku tinggal sementara di istana Rucruthia, menyesuaikan diri dengan adat dan tata krama mereka. Para dayang dan pelayan selalu menyambutku dengan hormat. Sunghoon tidak banyak bicara padaku. Kami bertemu di ruang makan, kadang kala berjalan bersama di taman istana, tapi ia selalu menjaga jarak. Dia hanya berbicara seperlunya—tentang kerajaan, tentang persiapan pernikahan, tentang hal-hal formal. Suatu malam, saat aku berjalan di taman istana yang dipenuhi mawar putih, aku mendapati Sunghoon duduk sendirian di bawah cahaya bulan. Tangannya memegang sarung pedang, matanya menatap kosong ke arah danau kecil. Aku memberanikan diri mendekat. “Pangeran Sunghoon.” Ia menoleh sebentar, lalu kembali menatap danau kecil.  “Kamu tidak perlu terlalu formal, Putri.” Aku tersenyum kecil, lalu duduk di sampingnya. “Bolehkan aku tahu… apa yang sedang Pangeran pikirkan?” Ia diam lama. Angin malam menyapu rambutnya. Akhirnya ia berkata pelan, “Singgasana ini… bukanlah hal yang kuinginkan. Tapi aku tidak punya pilihan. Setelah pernikahan, aku akan menjadi raja. Dan terkadang aku bertanya-tanya… apakah aku bisa menjalani semua ini?” Aku menoleh padanya, merasakan kesepian yang terselubung di balik suara dinginnya. “Sunghoon…” panggilmu tanpa gelar, lembut. Ia menoleh, sedikit terkejut dengan keberanianku. “Kalau kamu merasa sendirian, kamu bisa bicara padaku. Aku mungkin tidak bisa mengubah kewajibanmu atau takdirmu, tapi… aku bisa menemanimu menjalaninya.” Untuk pertama kalinya, aku melihat sesuatu berubah di wajahnya. Sorot matanya melunak, seolah pertahanan yang ia bangun mulai retak. Dan meski bibirnya hanya sedikit bergerak, aku bisa melihat—sebuah senyum samar. ━━━━━━ Hari itu akhirnya tiba. Langit berwarna biru pucat, matahari musim semi menyinari atap-atap istana Rucruthia yang menjulang megah. Seluruh kerajaan sibuk menyambut pesta pernikahan agung—pernikahan antara Putri Y/N dari Weaveterra dan Pangeran Sunghoon dari Rucruthia. Lonceng berdentang, menggema ke seluruh penjuru kota. Jalanan dipenuhi rakyat yang bersorak, bunga-bunga dilemparkan ke udara, kain-kain berwarna emas dan biru digantung di setiap balkon. (lanjutan di komen)  #sunghoon #prince #enhypen #enhypenau #sunghoonedit
01| Aku, Y/N, putri dari kerajaan Weaveterra. Baru saja tiba bersama rombongan. Gaun sutra biru laut menyapu lantai marmer ketika aku melangkah masuk ke aula istana Rucruthia. Senyum tipis tak pernah lepas dari wajahku, meskipun aku tahu tujuan kedatanganku hari ini bukan sekadar kunjungan diplomatik. Aku dijodohkan dengan Pangeran Sunghoon—pewaris tunggal kerajaan Rucruthia. Namanya begitu harum di telinga rakyat. Mereka menyebutnya bijak, penuh wibawa, dan tidak mudah di goyahkan. Orang-orang juga bilang dia jarang sekali tersenyum, lebih sering menyendiri, dan hatinya seperti musim dingin yang panjang. Aku bertemu dengannya pertama kali di ruang perjamuan, di hadapan para bangsawan dan para penasihat kerajaan. Ia berdiri tegap, mengenakan mantel putih dengan hiasan emas di bahunya, sorot matanya dalam dan tajam, seolah menembus siapa pun yang berani menatap terlalu lama. Rambut hitamnya teratur rapi, wajahnya nyaris sempurna. Aku menunduk, memberi hormat. “Yang Mulia Pangeran Sunghoon.” Ia menatapku sebentar, lalu sedikit menunduk. “Putri Y/N dari kerajaan Weaveterra.” Suaranya rendah, tenang, tetapi ada jarak yang jelas. Aku bisa merasakan suasana hatinya. Meskipun ia tampak tenang, ada sesuatu dalam dirinya yang seperti enggan—seakan pernikahan ini adalah beban, bukan takdir yang ia harapkan. Namun, aku tersenyum lembut padanya. “Senang akhirnya bisa bertemu denganmu.” Ia tidak segera menjawab. Beberapa detik hening, sebelum akhirnya ia berkata, “Begitu pun aku.” Hari-hari berlalu setelah pertemuan itu. Aku tinggal sementara di istana Rucruthia, menyesuaikan diri dengan adat dan tata krama mereka. Para dayang dan pelayan selalu menyambutku dengan hormat. Sunghoon tidak banyak bicara padaku. Kami bertemu di ruang makan, kadang kala berjalan bersama di taman istana, tapi ia selalu menjaga jarak. Dia hanya berbicara seperlunya—tentang kerajaan, tentang persiapan pernikahan, tentang hal-hal formal. Suatu malam, saat aku berjalan di taman istana yang dipenuhi mawar putih, aku mendapati Sunghoon duduk sendirian di bawah cahaya bulan. Tangannya memegang sarung pedang, matanya menatap kosong ke arah danau kecil. Aku memberanikan diri mendekat. “Pangeran Sunghoon.” Ia menoleh sebentar, lalu kembali menatap danau kecil. “Kamu tidak perlu terlalu formal, Putri.” Aku tersenyum kecil, lalu duduk di sampingnya. “Bolehkan aku tahu… apa yang sedang Pangeran pikirkan?” Ia diam lama. Angin malam menyapu rambutnya. Akhirnya ia berkata pelan, “Singgasana ini… bukanlah hal yang kuinginkan. Tapi aku tidak punya pilihan. Setelah pernikahan, aku akan menjadi raja. Dan terkadang aku bertanya-tanya… apakah aku bisa menjalani semua ini?” Aku menoleh padanya, merasakan kesepian yang terselubung di balik suara dinginnya. “Sunghoon…” panggilmu tanpa gelar, lembut. Ia menoleh, sedikit terkejut dengan keberanianku. “Kalau kamu merasa sendirian, kamu bisa bicara padaku. Aku mungkin tidak bisa mengubah kewajibanmu atau takdirmu, tapi… aku bisa menemanimu menjalaninya.” Untuk pertama kalinya, aku melihat sesuatu berubah di wajahnya. Sorot matanya melunak, seolah pertahanan yang ia bangun mulai retak. Dan meski bibirnya hanya sedikit bergerak, aku bisa melihat—sebuah senyum samar. ━━━━━━ Hari itu akhirnya tiba. Langit berwarna biru pucat, matahari musim semi menyinari atap-atap istana Rucruthia yang menjulang megah. Seluruh kerajaan sibuk menyambut pesta pernikahan agung—pernikahan antara Putri Y/N dari Weaveterra dan Pangeran Sunghoon dari Rucruthia. Lonceng berdentang, menggema ke seluruh penjuru kota. Jalanan dipenuhi rakyat yang bersorak, bunga-bunga dilemparkan ke udara, kain-kain berwarna emas dan biru digantung di setiap balkon. (lanjutan di komen) #sunghoon #prince #enhypen #enhypenau #sunghoonedit
TERNYATA SEASON KEDUA SEDIH BGT CERITANYA 😭 Chen Ansheng (Zhang Chi) tiba tiba balik ke masa lalu Ibunya/Chen Si (Wang Xiaoyi) dan Ayahnya/Yu Zhiming (Wang Yilei). Ayahnya dari keluarga kaya, sedangkan ibunya dari keluarga kurang mampu. Dulu Chen Ansheng selalu denger ibunya cerita kalo ibunya tuh pas muda hidupnya susah sampai harus putus sekolah, cuma Chen Ansheng dulu cuma denger sekilas dan gak terlalu ambil pusing, dia mikir ibunya ngomong begini biar dia jadi lebih nurut dan rajin sekolah, karena Chen Ansheng emang senakal itu WKWK Cuma pas dia kelempar di masa lalu, dia baru sadar dan liat, emang ibunya hidup semenderita itu. Bahkan Gongnya ibunya ternyata punya kelainan darah, yang bisa bertahan hidup kalo ada saudara sekandung yang mau donorin sumsum tulang belakang. Tapi sedihnya Ibunya ternyata sebatang kara, kakek-nenek yang selama ini rawat ibunya tuh ternyata dulu tetangga yang merasa kasian karena ibunya gapunya siapapun. Jadilah dokter bilang kalo tanpa sumsum tulang belakang sisa hidup Ibunya paling lama 1 tahun. Ibunya pasrah dan disisa hidupnya cuma mau cari uang, dia berhemat biar kalo meninggal dia bisa ninggalin banyak uang buat kakek-nenek yang selama ini rawat dia. Karena dia udah gapunya harapan bisa sembuh. Chen Ansheng berusaha ubah kehidupan masa lalu Ibunya, bahkan kalo pada akhirnya ibunya gak bareng sama ayahnya pun gapapa yang otomatis berarti dia gaakan lahir, dipikiran Chen Ansheng yang penting hidup ibunya lebih baik dari sekarang, pas orang tua Yu Zhiming/Ayahnya nemuin Chen Si/Ibunya buat ninggalin Yu Zhiming tapi kehidupan ibunya bakal terjamin, Chen Ansheng dukung 100%. Asalkan Ibunya dapet kehidupan lebih layak, dia rela menghilang dan gaakan lahir di masa depan.  Pas diulang tahun Ibunya ke 20 mereka kumpul, Chen Ansheng bawa gitar buat kado, Ayahnya bawa kue dan lilin, mereka semua tau pas Chen Shi selesai tiup lilin Chen Ansheng bakal hilang, maka dari itu Yu Zhiming meluk putranya dari belakang, berharap dengan itu putranya gaakan kemanapun, tapi takdir tetep gabisa diubah, Chen Ansheng cuma datang untuk membantu ibunya tetap hidup karena dia yang donorin sumsum tulang belakangnya 🥹🤍 #WangXiaoyi #WangYilei #ZhangChi
TERNYATA SEASON KEDUA SEDIH BGT CERITANYA 😭 Chen Ansheng (Zhang Chi) tiba tiba balik ke masa lalu Ibunya/Chen Si (Wang Xiaoyi) dan Ayahnya/Yu Zhiming (Wang Yilei). Ayahnya dari keluarga kaya, sedangkan ibunya dari keluarga kurang mampu. Dulu Chen Ansheng selalu denger ibunya cerita kalo ibunya tuh pas muda hidupnya susah sampai harus putus sekolah, cuma Chen Ansheng dulu cuma denger sekilas dan gak terlalu ambil pusing, dia mikir ibunya ngomong begini biar dia jadi lebih nurut dan rajin sekolah, karena Chen Ansheng emang senakal itu WKWK Cuma pas dia kelempar di masa lalu, dia baru sadar dan liat, emang ibunya hidup semenderita itu. Bahkan Gongnya ibunya ternyata punya kelainan darah, yang bisa bertahan hidup kalo ada saudara sekandung yang mau donorin sumsum tulang belakang. Tapi sedihnya Ibunya ternyata sebatang kara, kakek-nenek yang selama ini rawat ibunya tuh ternyata dulu tetangga yang merasa kasian karena ibunya gapunya siapapun. Jadilah dokter bilang kalo tanpa sumsum tulang belakang sisa hidup Ibunya paling lama 1 tahun. Ibunya pasrah dan disisa hidupnya cuma mau cari uang, dia berhemat biar kalo meninggal dia bisa ninggalin banyak uang buat kakek-nenek yang selama ini rawat dia. Karena dia udah gapunya harapan bisa sembuh. Chen Ansheng berusaha ubah kehidupan masa lalu Ibunya, bahkan kalo pada akhirnya ibunya gak bareng sama ayahnya pun gapapa yang otomatis berarti dia gaakan lahir, dipikiran Chen Ansheng yang penting hidup ibunya lebih baik dari sekarang, pas orang tua Yu Zhiming/Ayahnya nemuin Chen Si/Ibunya buat ninggalin Yu Zhiming tapi kehidupan ibunya bakal terjamin, Chen Ansheng dukung 100%. Asalkan Ibunya dapet kehidupan lebih layak, dia rela menghilang dan gaakan lahir di masa depan. Pas diulang tahun Ibunya ke 20 mereka kumpul, Chen Ansheng bawa gitar buat kado, Ayahnya bawa kue dan lilin, mereka semua tau pas Chen Shi selesai tiup lilin Chen Ansheng bakal hilang, maka dari itu Yu Zhiming meluk putranya dari belakang, berharap dengan itu putranya gaakan kemanapun, tapi takdir tetep gabisa diubah, Chen Ansheng cuma datang untuk membantu ibunya tetap hidup karena dia yang donorin sumsum tulang belakangnya 🥹🤍 #WangXiaoyi #WangYilei #ZhangChi

About