@user808460068imranali12: ######

imranali Australia 🇦🇺
imranali Australia 🇦🇺
Open In TikTok:
Region: AU
Thursday 04 September 2025 21:08:25 GMT
626
109
28
1

Music

Download

Comments

awais.jan701
🤬 Awais Khan 🤬 :
Qurban 🫶❤️
2025-09-05 16:00:47
0
warokhipeer
warokhi peer❤️👌 :
🥰🥰🥰
2025-09-05 05:04:59
0
aliabbasturi7
Ali Abbas Turi313 :
🥰🥰🥰
2025-09-13 12:56:17
0
taj.81
taj.81 :
❤❤
2025-09-09 12:46:27
0
muzahirabbas74
🥀Muzahir abbas💝🇶🇦💘🇵🇰 :
❤❤❤
2025-09-09 11:06:35
0
shahzai742
khumari Janan :
♥️♥️♥️
2025-09-07 12:05:40
0
sadaf.ali492
غمگین یار سرے سترگی :
🥰🥰🥰
2025-09-07 09:34:21
0
shababking22
〖ᴷⁱⁿᴳ꧁😎ᏦᎻᎪΝ😎꧂♚ :
❤❤❤
2025-09-07 04:48:55
0
mansab506
Mansab Ali74875 :
🥰🥰🥰
2025-09-05 14:28:08
0
irshad.sochi
irshad Sochi :
❤❤❤
2025-09-05 12:19:54
0
aroo.bhai554
꧁•ARoo࿐BHAI, 554 :
🥰🥰🥰
2025-09-05 11:01:51
0
aroo.bhai554
꧁•ARoo࿐BHAI, 554 :
😢😢😢
2025-09-05 11:01:50
0
user939029288
Ali❤️ :
🥰🥰🥰
2025-09-05 10:59:26
0
aqil_koko.12
👑Kurram king👑 :
❤️❤️❤️
2025-09-05 08:38:23
0
mushtaqhussain182
mushtaqhussain182 :
🥰🥰🥰
2025-09-04 21:10:11
0
hunter741
💁🏻‍♂HUNTER_🦅 DADA :
❤❤
2025-09-05 04:34:20
0
zeeshanhaider4724
زیگ پختون :
🥰🥰🥰
2025-09-05 03:23:20
0
alibhay21
Rafiq :
🤔🤔🤔🤔
2025-09-05 02:47:02
0
alibhay21
Rafiq :
😎😎😎
2025-09-05 02:47:01
0
alibhay21
Rafiq :
🤗🤗🤗
2025-09-05 02:46:59
0
alibhay21
Rafiq :
😇😇😇
2025-09-05 02:46:58
0
user284129441
Tahir Hussain :
❤❤❤
2025-09-05 02:26:33
0
laiqhussain25
laiqhussain25 :
❤️❤️❤️
2025-09-04 23:39:46
0
fayazkhan6678
🥰Fayaz khan🥰 :
🥰🥰🥰
2025-09-04 22:39:27
0
aroo.bhai554
꧁•ARoo࿐BHAI, 554 :
❤️❤️❤️
2025-09-04 22:27:38
0
sarashah695
Sara shah :
🥰🥰🥰
2025-09-04 22:11:47
0
jawad4073
jawad :
🥰🥰🥰
2025-09-04 21:49:46
0
javedhaidermenana
JavedHaidermenanak :
🥰🥰🥰
2025-09-04 21:14:06
0
To see more videos from user @user808460068imranali12, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra mengusulkan agar praktik under-invoicing atau pelaporan nilai ekspor yang lebih rendah dari nilai sebenarnya, masuk dalam kategori korupsi. Dewan Ekonomi Nasional (DEN) sebelumnya mengusulkan pemerintah untuk merevisi definisi korupsi yang saat ini diatur dalam Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) menjadi definisi yang disepakati dalam Konvensi PBB tentang Anti-Korupsi (UNCAC). Yusril menyebut masalah under-invoicing juga disinggung dalam rapat terbatasnya bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Senin (26/10). “Tadi juga kami singgung, misalnya masalah under-invoicing yang dilakukan pengusaha pertambangan, ataupun pencuri ikan di laut itu jumlahnya besar sekali, (mencapai) ratusan triliun setiap tahun,” kata Yusril dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Senin (27/10). Dia mencontohkan, under-invoicing dalam kegiatan penambangan seperti mineral 20 ribu ton yang dikeruk namun yang dilaporkan ke negara hanya 10-15 ribu ton saja. Yusril menyebut hal ini membuat uang Indonesia menguap ke luar negeri, rakyat tidak pernah menyadari bahwa hal tersebut sangat serius dan perlu diselesaikan. Di samping itu, menurutnya perhatian pemerintah saat ini lebih berfokus pada masalah pejabat yang melakukan mark up harga, suap yang memang harus diberantas. Namun dia menyebut seharusnya tidak dilupakan penegakan praktik under-invoicing yang menguras kekayaan bangsa. Selengkapnya, klik link di bio. Reporter: Mela Syaharani Kreator konten: Yasmin K. Editor: Yuliawati #LiputanKatadata #Katadatacoid #KalauBicaraPakaiData #yusrilihzamahendra
Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra mengusulkan agar praktik under-invoicing atau pelaporan nilai ekspor yang lebih rendah dari nilai sebenarnya, masuk dalam kategori korupsi. Dewan Ekonomi Nasional (DEN) sebelumnya mengusulkan pemerintah untuk merevisi definisi korupsi yang saat ini diatur dalam Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) menjadi definisi yang disepakati dalam Konvensi PBB tentang Anti-Korupsi (UNCAC). Yusril menyebut masalah under-invoicing juga disinggung dalam rapat terbatasnya bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Senin (26/10). “Tadi juga kami singgung, misalnya masalah under-invoicing yang dilakukan pengusaha pertambangan, ataupun pencuri ikan di laut itu jumlahnya besar sekali, (mencapai) ratusan triliun setiap tahun,” kata Yusril dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Senin (27/10). Dia mencontohkan, under-invoicing dalam kegiatan penambangan seperti mineral 20 ribu ton yang dikeruk namun yang dilaporkan ke negara hanya 10-15 ribu ton saja. Yusril menyebut hal ini membuat uang Indonesia menguap ke luar negeri, rakyat tidak pernah menyadari bahwa hal tersebut sangat serius dan perlu diselesaikan. Di samping itu, menurutnya perhatian pemerintah saat ini lebih berfokus pada masalah pejabat yang melakukan mark up harga, suap yang memang harus diberantas. Namun dia menyebut seharusnya tidak dilupakan penegakan praktik under-invoicing yang menguras kekayaan bangsa. Selengkapnya, klik link di bio. Reporter: Mela Syaharani Kreator konten: Yasmin K. Editor: Yuliawati #LiputanKatadata #Katadatacoid #KalauBicaraPakaiData #yusrilihzamahendra

About