@ickypr: Oh oh Ohoi! Vs Oh oh oh hi there! #baldisbasics #baldi 'syoumine

Tricky PRO
Tricky PRO
Open In TikTok:
Region: IR
Monday 29 September 2025 08:43:23 GMT
965958
38112
744
3354

Music

Download

Comments

mopsik_lavah
мопсик в лавашике :
Oh oh oh hi there
2025-09-29 12:38:35
3909
yeban731
агаичодальше?⁴²#BackJim :
Oh Oh Oh Ohio
2025-09-29 14:58:57
279
pazdravlay29
пюре :
2025-09-29 11:36:13
2066
slim_shady720
slim shady :
Is that you....? phgfilms....?
2025-09-29 20:46:17
12
wuzyxd
Subspace :
2025-09-29 13:42:56
469
sania.o_o
Sanixn :
2025-10-11 17:31:36
7
mango14886769
MANGO14886769 :
как глоток свежего воздуха
2025-09-29 12:29:59
101
_tim33k_
Ť!M3³ķ :
новый сезон гамбола
2025-09-30 04:18:32
142
nosequeponerxd0184
🇬🇹༺𝑑𝑜𝑟𝑎𝑒𝑚𝑜𝑛𝑋𝐷༻🇬🇹 :
2025-11-03 23:36:47
6
mizovunya
, :
оу оу оу эщкере
2025-09-29 16:28:28
15
efecito38
realistic brian :
2025-09-30 03:06:57
28
davi02796
cozinheiro bolado🔥🔥 :
OH, OH, OH, OHIO
2025-10-01 15:38:55
13
weyroundd_1
W1yround :
оу оу эщкере...
2025-09-29 15:14:10
42
yo_useif1
✨🍳1x1x1x1x1EGGS🍳✨ :
2025-09-30 08:42:36
27
tim520564
тимон лайм :
чувак когда это придумал
2025-09-30 22:11:26
13
monsterxxl_dild
куча фруктов :
по ощущениям это было лет 10 назад
2025-09-29 10:16:05
44
targetexp
писюнявый :
оу оу эшкере
2025-09-29 12:59:53
99
kultnowkyy
️Культ новки :
лев толстой бьёт жену: жена: ай лев
2025-09-30 02:08:28
95
st0y4k_0n4ld4
ूाीू┆☾τσꤎӄσɞϲӄμύ🕊️🫟 :
на уровне оу оу ещкере
2025-09-29 14:54:08
14
jdavid224
DevstinyRBLX :
Baldi's Bassics in the Big 25 ❤️‍🩹🌹
2025-09-30 01:04:19
18
suka_palestina123
Suka Yapping :V :
Oh oh ohio
2025-09-29 15:08:11
62
alexa_ra84
𓍼°Alexa🌿𓂅✧ :
и вместо этого Легенду выбрали какую-то мисс циркуль
2025-09-29 18:43:44
9
kyklabydy5
kyklabydy5🇦🇲🇷🇺🫸🇹🇷🇦🇿 :
Стабильно раз в год попадается
2025-09-29 16:00:34
6
aez0.1
￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ :
from mid to peak🗣️🗣
2025-09-30 08:22:31
7
bobik_gaf1
тгк: Тюрьма Дерек СОЛЬ.🐬 :
oh oh oh hi there
2025-09-29 14:02:49
9
To see more videos from user @ickypr, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

KESULTANAN KUTAI KARTANEGARA ING MARTADIPURA Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martadipura adalah monarki historis Islam di Kalimantan Timur yang berdiri sejak abad ke-14, bermula dari Kerajaan Kutai Kartanegara, dan kini terus eksis sebagai lembaga pemangku adat serta pelestari kebudayaan. Wilayah adat kesultanan ini sangat luas, mencakup eks-Kabupaten Kutai Raya (Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Kutai Barat, Mahakam Ulu, Samarinda, Balikpapan, dan Bontang). Sepanjang sejarahnya, pusat pemerintahan kerajaan ini telah berpindah beberapa kali mengikuti dinamika politik dan keamanan: Kutai Lama (Aband ke-14): Pusat awal pendirian kerajaan di dekat muara Sungai Mahakam. Pemarangan (1732 M): Dipindah oleh Sultan Aji Muhammad Idris untuk strategi pertahanan. Tenggarong (1782 M - Sekarang): Didirikan oleh Sultan Aji Muhammad Muslihuddin dan bertahan hingga era modern sebagai pusat kebudayaan adat (Kedaton). Tahun 1300 M (Pendirian): Berdiri sebagai kerajaan bercorak Hindu di wilayah hilir Mahakam dengan raja pertama Aji Batara Agung Dewa Sakti. Tahun 1635 M (Penyatuan Dua Kutai): Di bawah Raja Pangeran Sinum Panji Mendapa, Kutai Kartanegara menaklukkan Kerajaan Kutai Martapura (kerajaan Hindu tertua di Muara Kaman). Dua kerajaan digabung menjadi Kutai Kartanegara ing Martadipura. Tahun 1732 M (Era Kesultanan Islam): Kerajaan resmi bertransformasi menjadi Kesultanan Islam pada masa pemerintahan Sultan Aji Muhammad Idris. Tahun 1960 M (Penghapusan Politis): Wilayah Kesultanan resmi dihapus status administratif desentralisasinya oleh pemerintah Indonesia dan diubah menjadi Daerah Tingkat II Kabupaten Kutai. Tahun 2001 M (Revitalisasi Adat): Pemerintah daerah menghidupkan kembali fungsi kesultanan. Bukan sebagai pemegang kekuasaan politik, melainkan sebagai benteng pelestarian adat, budaya, dan hukum ulayat. Sistem pemerintahan kesultanan dipimpin oleh Sultan dan dibantu oleh dewan penasihat yang terstruktur: Sultan: Penguasa tertinggi sekaligus Kepala Adat Besar (saat ini dipimpin oleh Sultan Aji Muhammad Arifin sejak 2018). Majelis Pangku Mangkubumi: Dewan menteri atau kerabat dekat kesultanan yang bertugas memberikan masukan kebijakan adat kepada Sultan. Pemangku Adat: Kepala adat di tingkat wilayah/kecamatan yang bertugas mengawasi jalannya hukum adat di masyarakat sehari-hari. Panji Agung Berjaya (Bendera Resmi): Kain kuning yang di tengahnya memuat gambar Harimau (Remaong) yang melangkah di atas tanah dan di atasnya terdapat Ketopong (Mahkota Emas Sultan). Bendera ini adalah simbol resmi kedaulatan negara dan perlindungan bagi seluruh rakyat. Lembuswana: Satwa mitologi berwujud kepala singa mahkota, belalai gajah, bersayap garuda, dan berkaki kuda yang menjadi lambang kebesaran (Coat of Arms) kesultanan. Erau: Festival adat terbesar dan paling sakral yang digelar tahunan di Tenggarong untuk merayakan hari jadi kesultanan dan membersihkan negeri dari marabahaya. Saat ini, takhta adat dipegang oleh Sultan Aji Muhammad Ariffin (Sultan ke-21). Di bawah naungannya, kesultanan aktif memimpin ritual tahunan nasional Erau, mengayomi hukum ulayat di wilayah eks-Kutai Raya, serta menyelaraskan tradisi adat di tengah pembangunan masif infrastruktur Provinsi Kalimantan Timur, termasuk mendukung keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN). #kutaikartanegara #kaltim #zainal_edit #kaltim_samarinda #kutai
KESULTANAN KUTAI KARTANEGARA ING MARTADIPURA Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martadipura adalah monarki historis Islam di Kalimantan Timur yang berdiri sejak abad ke-14, bermula dari Kerajaan Kutai Kartanegara, dan kini terus eksis sebagai lembaga pemangku adat serta pelestari kebudayaan. Wilayah adat kesultanan ini sangat luas, mencakup eks-Kabupaten Kutai Raya (Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Kutai Barat, Mahakam Ulu, Samarinda, Balikpapan, dan Bontang). Sepanjang sejarahnya, pusat pemerintahan kerajaan ini telah berpindah beberapa kali mengikuti dinamika politik dan keamanan: Kutai Lama (Aband ke-14): Pusat awal pendirian kerajaan di dekat muara Sungai Mahakam. Pemarangan (1732 M): Dipindah oleh Sultan Aji Muhammad Idris untuk strategi pertahanan. Tenggarong (1782 M - Sekarang): Didirikan oleh Sultan Aji Muhammad Muslihuddin dan bertahan hingga era modern sebagai pusat kebudayaan adat (Kedaton). Tahun 1300 M (Pendirian): Berdiri sebagai kerajaan bercorak Hindu di wilayah hilir Mahakam dengan raja pertama Aji Batara Agung Dewa Sakti. Tahun 1635 M (Penyatuan Dua Kutai): Di bawah Raja Pangeran Sinum Panji Mendapa, Kutai Kartanegara menaklukkan Kerajaan Kutai Martapura (kerajaan Hindu tertua di Muara Kaman). Dua kerajaan digabung menjadi Kutai Kartanegara ing Martadipura. Tahun 1732 M (Era Kesultanan Islam): Kerajaan resmi bertransformasi menjadi Kesultanan Islam pada masa pemerintahan Sultan Aji Muhammad Idris. Tahun 1960 M (Penghapusan Politis): Wilayah Kesultanan resmi dihapus status administratif desentralisasinya oleh pemerintah Indonesia dan diubah menjadi Daerah Tingkat II Kabupaten Kutai. Tahun 2001 M (Revitalisasi Adat): Pemerintah daerah menghidupkan kembali fungsi kesultanan. Bukan sebagai pemegang kekuasaan politik, melainkan sebagai benteng pelestarian adat, budaya, dan hukum ulayat. Sistem pemerintahan kesultanan dipimpin oleh Sultan dan dibantu oleh dewan penasihat yang terstruktur: Sultan: Penguasa tertinggi sekaligus Kepala Adat Besar (saat ini dipimpin oleh Sultan Aji Muhammad Arifin sejak 2018). Majelis Pangku Mangkubumi: Dewan menteri atau kerabat dekat kesultanan yang bertugas memberikan masukan kebijakan adat kepada Sultan. Pemangku Adat: Kepala adat di tingkat wilayah/kecamatan yang bertugas mengawasi jalannya hukum adat di masyarakat sehari-hari. Panji Agung Berjaya (Bendera Resmi): Kain kuning yang di tengahnya memuat gambar Harimau (Remaong) yang melangkah di atas tanah dan di atasnya terdapat Ketopong (Mahkota Emas Sultan). Bendera ini adalah simbol resmi kedaulatan negara dan perlindungan bagi seluruh rakyat. Lembuswana: Satwa mitologi berwujud kepala singa mahkota, belalai gajah, bersayap garuda, dan berkaki kuda yang menjadi lambang kebesaran (Coat of Arms) kesultanan. Erau: Festival adat terbesar dan paling sakral yang digelar tahunan di Tenggarong untuk merayakan hari jadi kesultanan dan membersihkan negeri dari marabahaya. Saat ini, takhta adat dipegang oleh Sultan Aji Muhammad Ariffin (Sultan ke-21). Di bawah naungannya, kesultanan aktif memimpin ritual tahunan nasional Erau, mengayomi hukum ulayat di wilayah eks-Kutai Raya, serta menyelaraskan tradisi adat di tengah pembangunan masif infrastruktur Provinsi Kalimantan Timur, termasuk mendukung keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN). #kutaikartanegara #kaltim #zainal_edit #kaltim_samarinda #kutai

About