@auramedia.id: BANDUNG — Sebuah anomali sosial tengah melanda skena anak muda Bandung. Alih-alih sekadar ngopi atau nongkrong tanpa arah, belasan circle Gen-Z kini terpantau rutin memadati area Golden English. Tujuannya hanya satu: adu keberanian speak up bahasa Inggris secara terang-terangan tanpa takut dihakimi. Pergerakan massal lewat Speak On Program ini sukses mematahkan stigma belajar bahasa yang kaku menjadi murni ekosistem nongkrong yang suportif. Namun, magnet utama yang memicu meledaknya tren ini ada pada skema "subsidi silang" yang ekstrem. Fakta di lapangan membuktikan, biaya program ini sengaja dibuat anjlok hingga diskon 20% jika sebuah circle datang membawa rombongannya. Sistem "makin rame makin murah" ini tak pelak memicu panic joining antar tongkrongan di Bandung, membuat mereka kini berebut akses Quick English Test gratis sebelum tren ini membatasi kapasitasnya. Bagaimana pendapatmu?