@worldlife_ai: A beautiful moment when a sleeping mamma gently brings her baby to the surface 😍 whats your favorite ocean animal? #humpbackwhales #whalecalf #deepblue #whales #ocean

Geo 🌎
Geo 🌎
Open In TikTok:
Region: US
Thursday 26 February 2026 06:00:38 GMT
54523
6155
144
519

Music

Download

Comments

mutz249
mutz :
Man ist das schön. So ein tolles Video 👍🥰🥰🥰🥰🥰
2026-03-27 16:49:56
27
nichtdeingirli
𝕕𝕖𝕖𝕚𝕟𝕖𝕖𝕡𝕠𝕠𝕝𝕚𝕟🇵🇱 :
Und so ein schönes Lebewesen ist bei uns in der Ostsee
2026-04-07 07:36:48
9
renatefaltum
renatefaltum :
Pure Magie ❤️
2026-04-15 20:33:40
2
speiz1
Speiz :
Wow einfach nur schön ❤️❤️❤️❤️
2026-04-27 07:44:05
1
anne51531
Anne :
Wie wunder schön und majestätisch ❤️
2026-04-24 14:24:58
1
kat3u7
kate :
So wunderschön, und es gibt Menschen die das nicht wollen 😢
2026-04-24 13:05:50
1
nikkialvarez09
Nikki :
So eine Mystische Schönheit ❤️
2026-03-29 17:19:11
16
with.kerstins.eye
with Kerstin's eyes 🦋 :
🩵🩵 absolutely beautiful ❤️❤️
2026-03-22 00:41:30
5
diamondnailsbykarin
Diamond Nails by Karin :
Soo so schön!!!🙏🙏🙏🐋🐋🐋🐳🐳🐳
2026-04-27 05:26:04
1
silke0165
⚘️❤⚘️Silke0165⚘️❤️⚘️ :
Was für Wunderschöne Aufnahmen 🥰🥰
2026-04-06 21:34:33
6
user9277536539438
user9277536539438 :
Wie sehr geht das ins Herz 🫶
2026-04-26 11:22:33
1
apple.user5983620
🌷Ivee 🌹 vonie 🌺 :
Majestic- the love of a mother..
2026-02-26 20:05:04
10
mvdh32
MvdH :
Awesome
2026-04-27 07:34:22
1
nra2156
Nóra :
2026-04-14 21:02:43
1
meihnungsfreiheit
🤗EINFACH ,ICH🤗 :
🥰🥰🥰🥰Meine Lieblinge 🥰🥰🥰🥰🥰🐋
2026-03-28 04:07:34
5
glavacrinela
Crii :
Wunderschöne Video ❤️🐳❤️🐳❤️
2026-04-07 09:44:26
1
evelreg
Evelyne Evy :
superbe 😊😊
2026-02-26 11:14:05
5
fabienneguinchard
Fabienne Guinchard :
magnifique ❤️❤️❤️❤️❤️❤️🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
2026-04-15 14:06:57
1
bine_binchen1
╰☆☆ 🌷💖 🅑🅘🅝🅔 💖🌷 ☆☆╮ :
2026-04-02 11:44:29
1
andreanoe287
AndreaNö :
2026-03-28 18:00:36
4
franzifreelife
franzifreelife :
it s Magic 🥰🥰🥰🥰thank you
2026-04-15 19:39:59
2
anglefamile3
Angel m :
God is good! 🙏❤️
2026-04-06 04:53:13
2
gabimenz
Gabi Menz :
so wunderschön
2026-03-29 14:49:45
4
sv_lana12
𓆩♡ 𝐋𝐀𝐍𝐀 ♡𓆪🇱🇹🇩🇪 :
Wauuu🥰
2026-04-04 02:36:17
1
user1490319205304
user1490319205304 :
Amazing
2026-03-21 23:36:22
2
To see more videos from user @worldlife_ai, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kepalanya dipisahkan. Tubuhnya ditinggalkan. Belanda menganggapnya  bagian dari prosedur. Orang Banjar mengingatnya  sebagai luka. Ia lahir dengan nama Idis. Sejarah kemudian mengenalnya sebagai Demang Lehman. Bergelar Adhipattie Mangko Nagara. Usianya baru 32 tahun. Abad ke-19. Tanah Banjar. Belanda datang membawa meriam, peta, dan keyakinan bahwa perlawanan akan cepat berakhir. Yang mereka temui justru seorang panglima yang lebih mengenal sungai, rawa, dan hutan daripada mereka mengenal peta. Demang Lehman bukan seorang raja. Ia bukan pula pewaris takhta. Ia adalah tangan kanan Pangeran Antasari. Sebelumnya, ia menjadi panakawan Pangeran Hidayatullah II lalu diangkat sebagai Demang Riam Kanan. Di pinggangnya terselip Keris Singkir. Di tangannya ada tombak Kaliblah dari Sumbawa. Keduanya merupakan pusaka Kesultanan Banjar. Perang tidak selalu dimenangkan oleh pasukan terbesar. Kadang hanya oleh orang yang lebih memahami jalan setapak daripada musuhnya. Pasukan Belanda berkali-kali kehilangan jejak. Perlawanan muncul dari hutan. Lalu menghilang ke sungai. Benteng Tabanio akhirnya jatuh. Laporan-laporan Belanda mulai berubah. Nama Demang Lehman tidak lagi ditulis sebagai pemberontak. Ia menjadi ancaman utama. Penangkapan dengan kekuatan senjata nyaris mustahil. Mereka memilih cara yang lebih murah. Pengkhianatan. Seseorang dari lingkaran dekat membocorkan tempat persembunyiannya. Bukan lewat teriakan. Lewat bisikan. Tahun 1864. Gunung Raja. Demang Lehman bersiap menunaikan ibadah. Ia mengetahui pasukan Belanda sedang mendekat. Ia juga mengetahui dirinya sedang dikhianati. Namun ia tidak menghunus kerisnya. Ia tidak mengangkat tombaknya. Ia memilih tidak menumpahkan darah di tempat suci. Saat itulah ia ditangkap. Tanpa perlawanan. Pengadilan kolonial berlangsung singkat. Putusan telah diputuskan bahkan sebelum sidang dimulai. Hukumannya gantung. 27 Februari 1864. Martapura. Tali itu mengakhiri hidupnya. Belum penghinaan terhadap dirinya. Tubuhnya dipisahkan dari kepalanya. Belanda mengetahui satu hal. Selama rakyat Banjar masih memiliki makam yang utuh, nama Demang Lehman akan tetap hidup. Karena itu kepalanya dibawa pergi. Diduga menuju Leiden, Belanda. Tubuhnya dimakamkan di tanah Banjar. Tanpa kepala. Hingga hari ini, arsip terus dibuka. Museum terus ditelusuri. Upaya repatriasi masih berjalan. Tubuhnya tetap berada di Banjar. Kepalanya belum pulang. _ AJR #sejarah #pahlawanrevolusi #xyzbca
Kepalanya dipisahkan. Tubuhnya ditinggalkan. Belanda menganggapnya bagian dari prosedur. Orang Banjar mengingatnya sebagai luka. Ia lahir dengan nama Idis. Sejarah kemudian mengenalnya sebagai Demang Lehman. Bergelar Adhipattie Mangko Nagara. Usianya baru 32 tahun. Abad ke-19. Tanah Banjar. Belanda datang membawa meriam, peta, dan keyakinan bahwa perlawanan akan cepat berakhir. Yang mereka temui justru seorang panglima yang lebih mengenal sungai, rawa, dan hutan daripada mereka mengenal peta. Demang Lehman bukan seorang raja. Ia bukan pula pewaris takhta. Ia adalah tangan kanan Pangeran Antasari. Sebelumnya, ia menjadi panakawan Pangeran Hidayatullah II lalu diangkat sebagai Demang Riam Kanan. Di pinggangnya terselip Keris Singkir. Di tangannya ada tombak Kaliblah dari Sumbawa. Keduanya merupakan pusaka Kesultanan Banjar. Perang tidak selalu dimenangkan oleh pasukan terbesar. Kadang hanya oleh orang yang lebih memahami jalan setapak daripada musuhnya. Pasukan Belanda berkali-kali kehilangan jejak. Perlawanan muncul dari hutan. Lalu menghilang ke sungai. Benteng Tabanio akhirnya jatuh. Laporan-laporan Belanda mulai berubah. Nama Demang Lehman tidak lagi ditulis sebagai pemberontak. Ia menjadi ancaman utama. Penangkapan dengan kekuatan senjata nyaris mustahil. Mereka memilih cara yang lebih murah. Pengkhianatan. Seseorang dari lingkaran dekat membocorkan tempat persembunyiannya. Bukan lewat teriakan. Lewat bisikan. Tahun 1864. Gunung Raja. Demang Lehman bersiap menunaikan ibadah. Ia mengetahui pasukan Belanda sedang mendekat. Ia juga mengetahui dirinya sedang dikhianati. Namun ia tidak menghunus kerisnya. Ia tidak mengangkat tombaknya. Ia memilih tidak menumpahkan darah di tempat suci. Saat itulah ia ditangkap. Tanpa perlawanan. Pengadilan kolonial berlangsung singkat. Putusan telah diputuskan bahkan sebelum sidang dimulai. Hukumannya gantung. 27 Februari 1864. Martapura. Tali itu mengakhiri hidupnya. Belum penghinaan terhadap dirinya. Tubuhnya dipisahkan dari kepalanya. Belanda mengetahui satu hal. Selama rakyat Banjar masih memiliki makam yang utuh, nama Demang Lehman akan tetap hidup. Karena itu kepalanya dibawa pergi. Diduga menuju Leiden, Belanda. Tubuhnya dimakamkan di tanah Banjar. Tanpa kepala. Hingga hari ini, arsip terus dibuka. Museum terus ditelusuri. Upaya repatriasi masih berjalan. Tubuhnya tetap berada di Banjar. Kepalanya belum pulang. _ AJR #sejarah #pahlawanrevolusi #xyzbca

About