Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@itsm3ariana:
ARIANA💕
Open In TikTok:
Region: GB
Friday 27 February 2026 04:14:14 GMT
20672
2025
29
41
Music
Download
No Watermark .mp4 (
1.27MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
0.79MB
)
Watermark .mp4 (
0MB
)
Music .mp3
Comments
sedna :
زندگی منه ها
2026-02-27 12:51:41
6
Awmir.am :
چقدر خشگلهههه😭
2026-02-27 13:46:08
2
Sajad :
2026-02-27 09:16:51
2
AmirFun :
2026-04-21 11:55:48
1
🎀🧸 :
قشنگگ
2026-02-27 05:08:22
1
Sharmiii :
خوشگله 🤍🫶🏻
2026-02-27 21:24:06
1
Sarvenaz :
وای مردم
2026-02-27 09:09:57
1
NAUSEA 🎀 :
زندگیممم
2026-02-27 06:28:22
2
NAUSEA 🎀 :
نفسممم
2026-02-27 06:28:16
2
Kasra :
عشقم موشعلی😂💀
2026-03-20 22:45:42
1
ASAL :
اندامو🔥🔥
2026-02-27 10:37:05
1
NAUSEA 🎀 :
ای من فدای توو بشممم
2026-02-27 06:28:06
2
𝐆𝐇𝐀𝐙𝐀𝐋💕 :
تتو میبینمممم👀
2026-02-27 08:31:57
1
Nil :
2026-05-20 12:46:38
0
niya :
💚🤍❤️🦁
2026-02-27 08:30:57
2
parnian :
🔥🔥🔥
2026-02-27 12:15:03
2
NAUSEA 🎀 :
💗💗
2026-02-27 06:28:24
1
Melika :
😍❤️
2026-02-27 06:36:06
1
𝐏𝐚𝐲𝐚𝐦 :
❤️
2026-02-27 05:11:43
1
To see more videos from user @itsm3ariana, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
#khumui #luuhuonglau #thomphong #khumuioto
Langit sore memantulkan warna keemasan di atas desa kecil yang dipeluk perbukitan. Udara dipenuhi aroma tanah basah, bunga kamboja, dan masakan dari rumah-rumah penduduk. Di desa itu, suara azan dan denting lonceng kuil bukanlah sesuatu yang diperdebatkan. Keduanya tumbuh berdampingan selama puluhan tahun. Anak-anak bermain tanpa peduli siapa yang pergi ke masjid dan siapa yang menuju kuil. Di seberang rumah tua milik nenek Haechan berdiri sebuah kuil kecil yang rindang. Mobil berhenti tepat di depan pagar kayu. Haechan menghela napas panjang. "Rumah Nenek..." Sudah hampir delapan tahun ia tidak pulang. Sejak kuliah, bekerja, hingga menetap di kota, waktu seolah berlalu begitu saja. Belum sempat ia mengetuk pagar, matanya menangkap sesuatu. Di halaman kuil... Seorang gadis sedang menari. Gerakannya begitu lembut. Setiap langkah kakinya ringan, setiap putaran tubuhnya seperti mengikuti irama angin. Selendang berwarna krem berayun perlahan mengikuti putaran tubuhnya. Rok panjangnya ikut bergoyang, sementara rambut hitam panjang yang dikepang dihiasi bunga-bunga melati kecil. Ia tersenyum. Bukan senyum lebar. Melainkan senyum kecil yang begitu damai. Tatapan Haechan membeku. "..." Untuk pertama kalinya dalam hidupnya, ia lupa berkedip. Bukan hanya karena wajah gadis itu cantik. Melainkan... Ia terlihat seperti seseorang yang benar-benar menikmati apa yang sedang dilakukannya. Angin meniup beberapa helai rambutnya. Tangannya bergerak anggun. Jari-jarinya lentik. Seolah sedang menceritakan sebuah kisah tanpa satu kata pun. "Haechan?" Suara lembut membuyarkan lamunannya. "Nenek." Seorang wanita berhijab dengan senyum hangat berdiri di ambang pintu. Meski rambutnya mulai memutih, wajahnya masih begitu teduh. Namun yang membuat Haechan malu... Nenek sedang tersenyum jahil. "Dari tadi lihat siapa?" Haechan langsung salah tingkah. "Nggak... cuma lihat-lihat." "Oh ya?" Nenek terkekeh. "Kalau cuma lihat-lihat, kenapa sampai koper masih di jalan?" Haechan baru sadar kopernya benar-benar masih di tengah halaman. "..." Ia batuk kecil. Nenek mengikuti arah pandang cucunya. "Oh... itu Kaleela." "Kaleela?" "Iya." "Dia hampir setiap sore latihan menari di kuil." "Dia memang suka menari sejak kecil." "Nenek belum pernah lihat ada yang menari seindah dia." Haechan masih menatap gadis itu. "Nek..." "Iya?" "Dia..." "Cantik?" Nenek tertawa pelan. "Iya." Haechan tidak menyangkal. "Sangat." Sayangnya... Saat Haechan kembali menoleh... Halaman kuil sudah kosong. "Kok hilang..." "Nanti juga datang lagi." - Keesokan sorenya... Bukannya membantu nenek menyiram tanaman... Haechan malah duduk di bangku depan kuil. Lima menit. Sepuluh menit. Tiga puluh menit. "Belum datang..." Tiba-tiba... Langkah pelan terdengar. Haechan menoleh. Dan... Jantungnya kembali dibuat tidak tenang. Kaleela. Hari ini ia memakai rok putih panjang dengan selendang biru muda. Bunga melati masih terselip di kepangnya. Saat melihat Haechan, gadis itu sedikit terkejut. Lalu... Ia tersenyum kecil. Haechan memberanikan diri berdiri. "Hai." Kaleela mengangguk ramah. "Aku Haechan." "Baru datang dari kota." "Boleh kenalan?" Kaleela menatapnya beberapa detik. Lalu mengangkat kedua tangannya. Tangannya mulai bergerak. Cepat. Lembut. Indah. Namun... Haechan hanya berkedip bingung. "..." "..." "Eh..." "Aku..." "Gak ngerti." Kaleela berhenti. Bukannya sedih... Ia justru tertawa kecil tanpa suara. Seolah sudah sangat terbiasa dengan reaksi seperti itu. Ia membuka tas kain kecilnya. Mengambil buku mungil. Lalu mulai menulis. "Maaf." "Aku tidak bisa berbicara." Haechan membaca perlahan. Matanya membulat. Kaleela kembali menulis. "Aku masih bisa mendengar." "Dulu waktu kecil mengalami kecelakaan." "Sejak itu aku kehilangan suara." "Jadi aku biasanya memakai bahasa isyarat atau menulis." --- lanjut dikomen... #haechan #nct #pov #povstories #fyp
Bop🫰🏿verbe pronominal 😂🚀
Zakir Ali Abbasi 🔥🚩 #zakiraliabbasaskari #foryou #fyp #viralvideo #foryourpage
VIVAMOS UN MOMENTO MÁGICO Que gran experiencia patinar de la mano de @Disney On Ice Personajes memorables y patinadores maravillosos. #Zootopia, #ToyStory, #Moana2, #Intensamente, Frozen y Encanto, así como inolvidables princesas y los anfitriones Mickey, Minnie, Donald y Goofy. Disney On Ice presenta ¡Vive la magia! en el Auditorio Nacional hasta el 26 de julio. Y vaya sorpresa ver a @Vampipe ⍨ en acción @Alan Brussolo @OCESA
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy