Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@dheaayunabilad: Jedai @declip.id beli di keranjang kuning ya beb
Dheayund
Open In TikTok:
Region: ID
Friday 10 April 2026 06:50:55 GMT
101
2
0
0
Music
Download
No Watermark .mp4 (
1.09MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
1.09MB
)
Watermark .mp4 (
0MB
)
Music .mp3
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @dheaayunabilad, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
#nqoclinh #tnlxuhuong #viral
📍ГОРЯЧИЙ ИСТОЧНИК ЧУНДЖА ✅В СТОИМОСТЬ ВХОДИТ: 🚌автобус туда-обратно 🏨гостиница 🍱завтрак в гостинице 🏊🏼♂️пользование горячий бассейна 📆Дата поездки: ( 2дня-1ночь ) март: 14-15, 23-24, 28-29 Стоимость тура:( 2дня-1ночь ) 💳цена на 1 человека 25 000 тг. гостница - Мираж 30 000 тг. гостница - Жемчужина 32.000тг гостница - Ем-Су 35.000тг гостница - Престиж 📆Дата поездки: ( 3дня-2ночь ) Март: 6-8, 7-9, 13-15, 20-22, 21-23, 23-25, 27-29 💰Стоимость тура: ( 3дня-2ночь ) 💳цена на 1 человека 35.000тг гостница Сұлтан су 50.000 тг. гостница - Мираж 70.000тг гостница - Ем-Су 📜ПРОГРАММА ТУРА (2 дня 1 ночь) 1 день (СУББОТА) 08:00 - сбор, 08:30выезд. 10:00 - 10:30 — санитарная остановка 13:00 - прибытие на базу отдыха, размещение, свободное время (купание, отдых) 2 день: (ВОСКРЕСЕНИЕ) 08:00 - завтрак (входит в стоимость) 8:30 - 12:00 свободное время (купание, отдых) 12:30 - выезд в город Алматы 13:30 - 13:50 — санитарная остановка 18:00 - прибытие в город Алматы При себе иметь: -воду и перекус в дорогу -купальные принадлежности *Во всех номерах имеются*: ✅TV телевизор ✅холодильник ✅набор чайной посуды ✅шифоньер ✅душ, туалет, раковина. Дополнительные платные услуги: — бильярд — аренда коктальницы, мангала. 📲8705-155-52-57 WhatsApp #KazakhstanTravel #VisitAlmaty #алматы🍎 #путешествие #отпуск
Sidang perkara dugaan korupsi suap dan gratifikasi hasil Kegiatan Tangkap Tangan atau OTT KPK di Kabupaten Ponorogo pada 7 November 2025 lalu kembali memanas. Fakta-fakta mengejutkan terungkap satu per satu dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Surabaya, Selasa, 12 Mei 2026). Mulai dari pengakuan adanya hubungan “teman dekat” antara anggota DPRD Ponorogo Relelyanda Solekha Wijayanti alias Lely dengan pengusaha nasional sekaligus seniman Reog Ponorogo, Sugiri Heru Sangoko, hingga dugaan rencana “OTT kecil-kecilan” dengan uang jebakan senilai Rp200 juta yang menyeret nama Kejaksaan Negeri Ponorogo. Persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim I Made Yulianda, SH., MH., bersama hakim anggota Manambus Pasaribu, SH., MH., dan Lujianto, SH., MH., menghadirkan lima saksi untuk terdakwa Sugiri Sancoko selaku Bupati Ponorogo, Agus Pramono selaku Sekda Ponorogo, dan Yunus Mahatma selaku Direktur RSUD dr. Harjono S Ponorogo. Kelima saksi tersebut yakni Mujib Ridwan, Relelyanda Solekha Wijayanti alias Lely, Sucipto, Niken, dan Daris Fuadi. Namun perhatian ruang sidang langsung tertuju kepada Daris Fuadi, sosok yang mengaku sebagai “orang kepercayaan” Sugiri Heru Sangoko. Di hadapan Majelis Hakim, Daris secara terbuka mengakui dirinya dipercaya menjaga hubungan "teman dekat" antara Heru dan Lely. “Karena Pak Heru dengan Bu Lely kan teman dekat,” ujar Daris sambil memperagakan jari kedua tangannya yang dipertemukan. Jawaban itu sontak memicu gelak tawa pengunjung sidang. Ruang sidang yang sejak awal tegang mendadak riuh. Bahkan Majelis Hakim sempat menghentikan pertanyaan terkait istilah “teman dekat” tersebut. Namun suasana kembali serius ketika Majelis Hakim mulai menelusuri dugaan aliran uang untuk kepentingan Pilkada Sugiri Sancoko. Hakim mempertanyakan mengapa permintaan uang oleh Agus Pramono kepada Lely untuk kepentingan Pilkada Sugiri Sancoko, tetapi yang mentransfer justru Sugiri Heru Sangoko. “Apa kaitannya Pak Agus minta uang ke Lely untuk Pilkada Pak Sugiri, tapi yang transfer Pak Heru?” tanya Majelis Hakim tajam. “Karena Pak Heru teman dekat Bu Lely,” jawab Daris lagi. Hakim kembali mencecar. “Tapi apa kaitannya?” tanya Hakim. Namun Daris hanya menjawab pendek. “Kurang tahu Yang Mulia.” Jawaban berulang itu membuat suasana sidang semakin menarik. Majelis Hakim terlihat curiga ada fakta yang sengaja ditutupi. Tak berhenti di situ, Daris juga mengungkap bahwa untuk mengerjakan proyek di RSUD dr. Harjono S Ponorogo, terpidana Sucipto harus lebih dulu “sowan” atau meminta izin kepada Sugiri Heru Sangoko. “Kenapa harus izin ke Pak Heru? Apa kaitannya dengan proyek RSUD?” tanya hakim lagi. Namun lagi-lagi Daris menjawab, “Kurang tahu.” Meski demikian, Daris mengakui dirinya yang mempertemukan Sucipto dengan Heru di rumah Lely karena sudah mengenal Sucipto sejak kecil. Bahkan Daris mengaku pernah diberi uang Rp30 juta oleh Sucipto. Puncak persidangan terjadi saat Daris membongkar adanya dugaan rencana “OTT kecil-kecilan” terhadap Direktur RSUD dr. Harjono S Ponorogo, Yunus Mahatma. Menurut Daris, dirinya pernah diminta Lely menyiapkan uang Rp200 juta dan menemui orang Kejaksaan Negeri Ponorogo. “Semacam OTT kecil-kecilan. Saya disuruh menemui orang Kejaksaan. Tapi saya tidak tahu itu jaksa atau bukan. Uang Rp200 juta itu saya pinjam online,” ungkap Daris. Mendengar pengakuan tersebut, ruang sidang kembali gaduh. Majelis Hakim pun langsung mempertanyakan maksud pertemuan dengan pihak Kejaksaan. “Tujuannya apa?” tanya hakim. Dan dijawab oleh Daris “Siap,” jawab Daris singkat. Keterangan Daris kemudian dikonfirmasi kepada Lely. Namun anggota DPRD Ponorogo dari Fraksi PDIP Perjuangan itu tidak membantah maupun membenarkan secara tegas. “Katanya ada pengumpulan uang dari kontraktor di RSUD, jadi saya menyuruh melaporkan ke Kejaksaan,” kata Lely. Pernyataan itu justru memancing teguran keras dari Ketua Majelis Hakim. “Saudara ini wakil rakyat. Jangan mencampurkan urusan politik dengan pribadi." #fyp #TikTokSeries #ponorogo24jam #jawatimur #kpk
خیال و خواب ہوئی ہیں محبتیں کیسی،،،،لہو میں ناچ رہی ہیں یہ وحشتیں کیسی،،،#foryou #viralvideo #CapCut #unfrezzmyaccount
#avtdep #thanhpho#avtxinh #xhh #topxhuong
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy