@obsesseddiva99: crumb shot fr . DISCLAIMER I would normally never cut my loaf while hot but this was an emergency . #sourdough #pretzel

sky
sky
Open In TikTok:
Region: US
Sunday 19 April 2026 20:17:06 GMT
6086646
724715
2214
47919

Music

Download

Comments

notkouki
Notyou :
He’s bouta crumb
2026-05-02 05:45:47
137662
somecatguy2001
yonatan :
How your boyfriend looked filming 😂
2026-04-28 22:19:49
73970
d4mtime
Damien🚶🏽 :
“UUUuhh yeah”
2026-04-28 22:24:46
10377
sittinprettywithjazzy
Jasmine Charrisse :
He needs some privacy with that loaf 😂😂😂😂
2026-04-28 23:13:47
74304
bephamtastic
Brian Pham :
I didn’t even notice cause I said the same thing at the same time
2026-04-28 05:22:14
14967
adri57117
A22440 :
how he was feeling
2026-04-28 03:25:52
7409
rorororororororo_ro
Ro :
he said
2026-04-27 20:29:24
27301
levity7.lt
UnclePizza :
The boyfriend:
2026-05-03 01:37:56
1512
em_emey
emey :
the way you slowly closed it back 😭
2026-05-05 08:17:36
1787
evanwatson32
Evan Watson :
“Uuh yeahh”
2026-04-29 05:21:34
652
ashh.hhhh2
Itzmeashh :
Completely valid response
2026-04-27 22:50:10
8997
dt5344
Eliza Scarlet :
Mmmmmm need dat
2026-04-30 02:25:20
500
alyssawoods85
Alyssa :
Correct reaction from boyfriend
2026-04-29 06:21:52
23
_kitty_commander_
UrLocalGranny :
him behind the camera
2026-05-05 14:19:57
171
nerdy_ant03
nerdy_ant03 :
Ohhhh yeah
2026-05-27 03:36:51
196
sharakota
Shara :
Can’t shame a completely natural and logical reaction 🤷🏻‍♀️
2026-05-05 15:49:40
199
jvrrza
J-R :
Bro while filming
2026-05-07 09:17:45
492
signings_by_jessica
Signings By Jessica :
In his defense... that is some amazing looking bread😂
2026-04-29 02:49:49
290
To see more videos from user @obsesseddiva99, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Seorang ilmuwan kelas dunia dari University of Nottingham, Prof. Dr. Bagus Muljadi, menegaskan sebuah prinsip fundamental bagi kemajuan sebuah bangsa dalam pernyataannya. Prinsip ini disampaikannya di tengah upaya revitalisasi identitas, menegaskan bahwa fondasi peradaban tidak mungkin dibangun dari ruang hampa yang memutus hubungan dengan khazanah intelektual masa lalu. 🐯⬜ Pernyataan ini disampaikan dalam acara puncak Hari Jadi Tatar Sunda pada 17 Mei 2026, yang bertajuk “Pajajaran Gugat – Tak Tentang Reruntuhannya, Tentang Kebangkitannya Kembali”. Acara di halaman Gedung Sate ini secara filosofis dilandasi untuk “menyerap energi-energi masa lalu untuk kehidupan masa depan”. Hal ini bermakna bahwa yang ingin “dibangkitkan” bukanlah kerajaan secara politis, melainkan kesadaran budaya, martabat intelektual, dan karakter masyarakat Sunda itu sendiri. Di tengah acara inilah proklamasi intelektual tersebut disampaikan, bertepatan dengan penyerahan simbolis “Ensiklopedia Ki Sunda” kepada Gubernur Jawa Barat. Prof. Bagus menegaskan bahwa Sunda bukan sekadar identitas etnis, melainkan sebuah peradaban yang lekat dengan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai kehidupan. Buku ini adalah langkah konkret untuk mendokumentasikan dan merevitalisasi pengetahuan tradisional secara sistematis agar dapat diakses generasi mendatang. 🌊🌀 Secara konseptual, penyataan Prof. Bagus menyiratkan beberapa lapisan pemikiran mendalam: 🔺Melawan Keterputusan Budaya: Dalam ilmu sosial, ketika masyarakat tercerabut dari akarnya, mereka rentan mengalami krisis identitas dan
Seorang ilmuwan kelas dunia dari University of Nottingham, Prof. Dr. Bagus Muljadi, menegaskan sebuah prinsip fundamental bagi kemajuan sebuah bangsa dalam pernyataannya. Prinsip ini disampaikannya di tengah upaya revitalisasi identitas, menegaskan bahwa fondasi peradaban tidak mungkin dibangun dari ruang hampa yang memutus hubungan dengan khazanah intelektual masa lalu. 🐯⬜ Pernyataan ini disampaikan dalam acara puncak Hari Jadi Tatar Sunda pada 17 Mei 2026, yang bertajuk “Pajajaran Gugat – Tak Tentang Reruntuhannya, Tentang Kebangkitannya Kembali”. Acara di halaman Gedung Sate ini secara filosofis dilandasi untuk “menyerap energi-energi masa lalu untuk kehidupan masa depan”. Hal ini bermakna bahwa yang ingin “dibangkitkan” bukanlah kerajaan secara politis, melainkan kesadaran budaya, martabat intelektual, dan karakter masyarakat Sunda itu sendiri. Di tengah acara inilah proklamasi intelektual tersebut disampaikan, bertepatan dengan penyerahan simbolis “Ensiklopedia Ki Sunda” kepada Gubernur Jawa Barat. Prof. Bagus menegaskan bahwa Sunda bukan sekadar identitas etnis, melainkan sebuah peradaban yang lekat dengan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai kehidupan. Buku ini adalah langkah konkret untuk mendokumentasikan dan merevitalisasi pengetahuan tradisional secara sistematis agar dapat diakses generasi mendatang. 🌊🌀 Secara konseptual, penyataan Prof. Bagus menyiratkan beberapa lapisan pemikiran mendalam: 🔺Melawan Keterputusan Budaya: Dalam ilmu sosial, ketika masyarakat tercerabut dari akarnya, mereka rentan mengalami krisis identitas dan "cultural dislocation." 🔺Metodologi Berbasis “Rasa” sebagai Ilmu Saintifik: Prof. Bagus menegaskan bahwa pengetahuan tradisional Sunda berbasis “rasa” (nalar leluhur) yang sangat saintifik dan kompatibel dengan jurnal ilmiah modern. Ini menempatkan kearifan lokal setara dengan epistemologi (teori pengetahuan) yang dapat diuji dan divalidasi. 🔺Pengetahuan Lokal untuk Solusi Global: Gagasan ini juga relevan dengan konsep dekolonisasi pengetahuan (decolonization of knowledge). Pemikiran ini adalah bagian dari gerakan global yang menentang pandangan bahwa hanya “pengetahuan Barat” yang sah, serta mengakui peran penting "Indigenous Knowledge Systems" (IKS) dalam konservasi ekologi, mitigasi bencana, dan ketahanan pangan, seperti yang didorong oleh UNESCO. 🌏📑 Keyakinan bahwa pengetahuan lokal setara dengan sains modern mendorong rencana penerjemahan “Ensiklopedia Ki Sunda” ke dalam Bahasa Inggris. Hal ini karena sistem nilai Sunda yang berprinsip pada keseimbangan ekologis dan kepemilikan komunal dinilai dapat menjawab tantangan dunia saat ini, seperti krisis iklim. Dunia sedang mencari perspektif alternatif di luar kerangka pikir Barat yang seringkali eksploitatif, dan nilai-nilai seperti yang terkandung dalam filosofi “Alam Birahi, Alam Kiwari, dan Alam Poe Isuk” menjadi tawaran solusi konkret. ✨ Kesimpulannya, pernyataan Prof. Bagus adalah seruan untuk membangun masa depan di atas fondasi warisan leluhur. Bagi peradaban modern yang tengah menghadapi krisis, menyadari “ilmu dari leluhur” bukan berarti mundur ke belakang, melainkan sebuah loncatan strategis untuk maju dengan identitas yang kokoh. #creatorsearchinsights #ensiklopedia #sunda #bagusmuljadi #fyp

About