@chotika_ratichaliyakul: ❤️🙏ขอบคุณมากๆนะคะ โชติกาจะทำหน้าที่ให้ดีที่สุดให้สมกับที่พี่น้องชาวราชภัฏให้ความไว้วางใจ🙏❤️#โชติกา #วคสงขลา #รองฝ่ายพัฒนานักศึกษา #ท้ายอาจารย์โช #นางเสือ

Cho Chotika
Cho Chotika
Open In TikTok:
Region: TH
Tuesday 28 April 2026 10:09:05 GMT
731
46
6
1

Music

Download

Comments

sitthichai45
บังแอน สงขลานิ คัาบ :
ยินดีด้วย คับ
2026-04-28 16:42:03
1
chalann_tm05
Nurse. :
ยินดีด้วยค่ะ อาจารย์พี่โช❣️
2026-04-28 11:52:43
1
sirikanya1196
🖤⃝🦋𓍯𓂃𓏧♡P.L.A :
♥️♥️♥️
2026-04-28 10:13:52
1
bunikachanked
Bunika Chanked :
Congrats
2026-04-28 10:49:12
1
pakob.su
🥇 @สุรชัย ที่แปลว่า bigsu 🥈 :
🥰🥰🥰
2026-04-28 13:09:09
1
weearyut2529
แบยุทธ :
🥰🥰🥰
2026-04-28 10:18:18
1
To see more videos from user @chotika_ratichaliyakul, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kelompok separatis melakukan serangan terhadap institusi pemerintah dan fasilitas publik di Pattani, Yala, Narathiwat, hingga Songkhla, Thailand, pada Sabtu (22/8) hingga Minggu (23/8). Serangan-serangan tersebut di antaranya pembakaran kantor administrasi, pembakaran ban mobil, hingga peledakan tiang listrik dan toko. “Di 21 distrik di Provinsi Narathiwat, Yala, dan Pattani, total 51 serangan dilakukan terhadap institusi pemerintah dan fasilitas publik dalam periode sejak pukul 20.00 waktu setempat (13.00 GMT) pada Sabtu, 22 Agustus,” kata Komando Keamanan Dalam Negeri Thailand, Minggu. Tiga orang disebut terluka akibat ledakan bom di tepi jalan di Narathiwat. Ketiganya telah dibawa ke rumah sakit dan berada dalam kondisi stabil. Satuan Tugas Narathiwat mengumumkan jam malam diberlakukan di seluruh provinsi itu mulai Sabtu pukul 22.15 hingga Minggu pukul 06.00 waktu setempat. Mereka mengimbau bahwa warga harus punya izin dari militer, kepolisian, atau otoritas administrasi setempat sebelum meninggalkan rumah jika ada urusan mendesak. Hingga kini, belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangkaian serangan tersebut. Dilansir Antara, pengamat lokal menilai aksi-aksi di wilayah selatan Thailand diduga merupakan upaya organisasi separatis untuk memperkuat posisi mereka menjelang dimulainya putaran baru perundingan dengan pemerintah pusat mengenai rekonsiliasi nasional dan otonomi. Dulunya Provinsi Narathiwat, Yala, dan Pattani merupakan bagian dari negara vasal semi-independen Bangkok yang dikenal sebagai Kesultanan Pattani. Wilayah tersebut menjadi negara penyangga antara Kerajaan Siam (sekarang Thailand) dan koloni Inggris di wilayah yang kini menjadi Malaysia. Kesultanan Pattani menjadi bagian dari Thailand pada awal abad ke-20 dan secara administratif dibagi menjadi tiga provinsi. Mayoritas penduduk wilayah ini adalah etnis Melayu dan beragama Islam. Sejak awal abad ke-20, gerakan separatis telah berulang kali muncul di kawasan tersebut dan terlibat konflik dengan pemerintah pusat di Bangkok. Editor Video: Syamsul DM Produser: M. Rizal Fadli #TirtoDaily #KelompokSeparatis #ThailandSelatan #LedakanBom #Thailand
Kelompok separatis melakukan serangan terhadap institusi pemerintah dan fasilitas publik di Pattani, Yala, Narathiwat, hingga Songkhla, Thailand, pada Sabtu (22/8) hingga Minggu (23/8). Serangan-serangan tersebut di antaranya pembakaran kantor administrasi, pembakaran ban mobil, hingga peledakan tiang listrik dan toko. “Di 21 distrik di Provinsi Narathiwat, Yala, dan Pattani, total 51 serangan dilakukan terhadap institusi pemerintah dan fasilitas publik dalam periode sejak pukul 20.00 waktu setempat (13.00 GMT) pada Sabtu, 22 Agustus,” kata Komando Keamanan Dalam Negeri Thailand, Minggu. Tiga orang disebut terluka akibat ledakan bom di tepi jalan di Narathiwat. Ketiganya telah dibawa ke rumah sakit dan berada dalam kondisi stabil. Satuan Tugas Narathiwat mengumumkan jam malam diberlakukan di seluruh provinsi itu mulai Sabtu pukul 22.15 hingga Minggu pukul 06.00 waktu setempat. Mereka mengimbau bahwa warga harus punya izin dari militer, kepolisian, atau otoritas administrasi setempat sebelum meninggalkan rumah jika ada urusan mendesak. Hingga kini, belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangkaian serangan tersebut. Dilansir Antara, pengamat lokal menilai aksi-aksi di wilayah selatan Thailand diduga merupakan upaya organisasi separatis untuk memperkuat posisi mereka menjelang dimulainya putaran baru perundingan dengan pemerintah pusat mengenai rekonsiliasi nasional dan otonomi. Dulunya Provinsi Narathiwat, Yala, dan Pattani merupakan bagian dari negara vasal semi-independen Bangkok yang dikenal sebagai Kesultanan Pattani. Wilayah tersebut menjadi negara penyangga antara Kerajaan Siam (sekarang Thailand) dan koloni Inggris di wilayah yang kini menjadi Malaysia. Kesultanan Pattani menjadi bagian dari Thailand pada awal abad ke-20 dan secara administratif dibagi menjadi tiga provinsi. Mayoritas penduduk wilayah ini adalah etnis Melayu dan beragama Islam. Sejak awal abad ke-20, gerakan separatis telah berulang kali muncul di kawasan tersebut dan terlibat konflik dengan pemerintah pusat di Bangkok. Editor Video: Syamsul DM Produser: M. Rizal Fadli #TirtoDaily #KelompokSeparatis #ThailandSelatan #LedakanBom #Thailand

About