@lisouuuuontop: Oopsies #betises #copines #appel #snap #jaipasecouter

🌊🌸Liseeeeee🌸🌊
🌊🌸Liseeeeee🌸🌊
Open In TikTok:
Region: FR
Friday 01 May 2026 14:13:08 GMT
12554
1731
2
398

Music

Download

Comments

lna67013
ᒪᗴᑎᗩ🌈🪸🧿 :
Je suis tjr choquer de ton age
2026-05-01 15:09:04
4
To see more videos from user @lisouuuuontop, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

👇👇👇 - Kesultanan Deli adalah sebuah kesultanan yang didirikan pada tahun 1632 oleh Tuanku Panglima Gocah Pahlawan dengan menikahi adik Datuk Sunggal yang bermukim di wilayah Tanah Deli (kini Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, Pulau Sumatra, Republik Indonesia). Kesultanan Deli masih tetap eksis hingga kini meski tidak lagi mempunyai kekuatan politik setelah berakhirnya Perang Dunia II dan diproklamasikannya kemerdekaan Indonesia. Menurut Hikayat Deli, seorang pemuka Aceh bernama Muhammad Dalik berhasil menjadi laksamana dalam Kesultanan Aceh. Muhammad Dalik, yang kemudian juga dikenal sebagai Gocah Pahlawan dan bergelar Laksamana Khuja Bintan (ada pula sumber yang mengeja Laksamana Kuda Bintan), adalah keturunan dari Amir Muhammad Badar ud-din Khan, seorang bangsawan dari Delhi, India yang menikahi Putri Chandra Dewi, putri Sultan Samudera Pasai. Dia dipercaya Sultan Aceh untuk menjadi wakil bekas wilayah Kerajaan Haru yang berpusat di daerah Sungai Lalang-Percut. Pada tahun 1612 Kesultanan Aceh memulai ekspansi ke wilayah Sumatra Timur dengan mengutus seorang wakil yang bernama Gocah Pahlawan. Sebagai upaya mendapatkan kepercayaan dari para Raja Urung di wilayah Tanah Karo dan Sumatra Timur yang telah meletakkan pengaruh kuat lebih awal, Gocah Pahlawan menikahi Putri Nang Bulan yang merupakan adik kandung dari Datuk Itam Surbakti yang merupakan Raja Urung Kedatukan Sunggal berketurunan bangsawan Kerajaan Aru. Kedatukan Sunggal selanjutnya akan menjadi salah satu Kedatukan di bawah Kesultanan Deli yang bertikai dengan Deli dalam Perang Sunggal. Setelah mendapatkan kepercayaan Raja Urung Sunggal dengan menikahi Putri Nang Bulan selaku adik Raja Urung Sunggal, Dalik mendirikan Kesultanan Deli yang masih di bawah Kesultanan Aceh pada tahun 1632. Setelah Dalik meninggal pada tahun 1653, putranya Tuanku Panglima Perunggit mengambil alih kekuasaan dan pada tahun 1669 mengumumkan memisahkan kerajaannya dari Aceh. Ibu kotanya berada di Labuhan, kira-kira 20 km dari Kota Medan. Sebuah pertentangan dalam pergantian kekuasaan pada tahun 1720 menyebabkan pecahnya Deli dan dibentuknya Kesultanan Serdang. Setelah itu, Kesultanan Deli sempat direbut Kesultanan Siak dan Aceh. #kesultanandeli #hikayatdeli #deli#History #fypシ゚
👇👇👇 - Kesultanan Deli adalah sebuah kesultanan yang didirikan pada tahun 1632 oleh Tuanku Panglima Gocah Pahlawan dengan menikahi adik Datuk Sunggal yang bermukim di wilayah Tanah Deli (kini Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, Pulau Sumatra, Republik Indonesia). Kesultanan Deli masih tetap eksis hingga kini meski tidak lagi mempunyai kekuatan politik setelah berakhirnya Perang Dunia II dan diproklamasikannya kemerdekaan Indonesia. Menurut Hikayat Deli, seorang pemuka Aceh bernama Muhammad Dalik berhasil menjadi laksamana dalam Kesultanan Aceh. Muhammad Dalik, yang kemudian juga dikenal sebagai Gocah Pahlawan dan bergelar Laksamana Khuja Bintan (ada pula sumber yang mengeja Laksamana Kuda Bintan), adalah keturunan dari Amir Muhammad Badar ud-din Khan, seorang bangsawan dari Delhi, India yang menikahi Putri Chandra Dewi, putri Sultan Samudera Pasai. Dia dipercaya Sultan Aceh untuk menjadi wakil bekas wilayah Kerajaan Haru yang berpusat di daerah Sungai Lalang-Percut. Pada tahun 1612 Kesultanan Aceh memulai ekspansi ke wilayah Sumatra Timur dengan mengutus seorang wakil yang bernama Gocah Pahlawan. Sebagai upaya mendapatkan kepercayaan dari para Raja Urung di wilayah Tanah Karo dan Sumatra Timur yang telah meletakkan pengaruh kuat lebih awal, Gocah Pahlawan menikahi Putri Nang Bulan yang merupakan adik kandung dari Datuk Itam Surbakti yang merupakan Raja Urung Kedatukan Sunggal berketurunan bangsawan Kerajaan Aru. Kedatukan Sunggal selanjutnya akan menjadi salah satu Kedatukan di bawah Kesultanan Deli yang bertikai dengan Deli dalam Perang Sunggal. Setelah mendapatkan kepercayaan Raja Urung Sunggal dengan menikahi Putri Nang Bulan selaku adik Raja Urung Sunggal, Dalik mendirikan Kesultanan Deli yang masih di bawah Kesultanan Aceh pada tahun 1632. Setelah Dalik meninggal pada tahun 1653, putranya Tuanku Panglima Perunggit mengambil alih kekuasaan dan pada tahun 1669 mengumumkan memisahkan kerajaannya dari Aceh. Ibu kotanya berada di Labuhan, kira-kira 20 km dari Kota Medan. Sebuah pertentangan dalam pergantian kekuasaan pada tahun 1720 menyebabkan pecahnya Deli dan dibentuknya Kesultanan Serdang. Setelah itu, Kesultanan Deli sempat direbut Kesultanan Siak dan Aceh. #kesultanandeli #hikayatdeli #deli#History #fypシ゚

About