@yurapejeje: #yuraprst |selalu always #presetalightmotion#presetxml#preset5mb#fyp

𝙔𝙪𝙧𝙖𝙥𝙧𝙨𝙩'ft 𝙂𝘾
𝙔𝙪𝙧𝙖𝙥𝙧𝙨𝙩'ft 𝙂𝘾
Open In TikTok:
Region: ID
Saturday 02 May 2026 09:22:08 GMT
176631
13583
79
830

Music

Download

Comments

riszzxpreset
Riszzx Preset ft 𝙂𝘾 :
2026-05-02 10:02:23
53
muh.rezhachiro
Zaa4uuメ RyzennWangyy :
sound keramat monarch 😂
2026-05-17 23:39:35
3
dimmbecamefamous
𝘿𝙞𝙢𝙢✰ :
oke seperti biasa menghayal,simpan,ga kepake🗿
2026-05-02 10:32:14
2
ajayyy2nd
ajay_ :
WEL WELL
2026-05-02 12:13:35
0
rusdibabershop43
A C C E L E R A T O R :
jadi teringat sung jinwoo🗿
2026-05-17 15:56:23
4
victorcommerce
𝙍𝙚𝙡𝙡𝙒𝙖𝙣𝙜𝙮𝙮` :
aydolll
2026-05-02 10:15:23
2
gunlookatme
angnyx.夜 :
GACOR KALI PRESET NYA BG
2026-05-02 09:36:59
1
rvynananta
Anantaa. :
first
2026-05-02 09:24:18
4
rrnzzzmlbb
￴ :
otw rame nih
2026-05-02 09:30:56
2
rynnn136
yn :
spil judul anime yg kanan donk
2026-05-03 09:20:38
5
fadilah1438
𝙛𝙖𝙙𝙯 || 𝙠𝙪𝙣朝凪海 :
turunin preset nya bg 😋🤙
2026-05-02 09:33:10
0
reze_fineshyt
-al lop rze :
always kece selalu
2026-05-03 00:21:03
1
2yuren_
今 Rnyuprst ft 𝙂𝘾 :
2026-05-02 09:31:43
9
kanz10101010
𝑲𝒂𝒏𝒛 くん :
izin selalu always pake bang 🔥
2026-05-02 11:35:32
2
i.ikram06
jeksi legend :
kece bg btw preset dong😎🗿
2026-05-09 17:06:31
1
rappaja17
Rapp :
2026-05-09 09:23:31
1
busro_01
𝙆𝙤𝙪𝙜𝙖𝙆𝙖𝙜𝙚𝙣𝙤𝙪 :
2026-05-02 09:32:57
1
axzer_gd
￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴￴ ￴ ￴ :
preset mas
2026-05-03 11:31:45
1
ts_shiraori
⋆ ֺ𝒱༯⎯𓏻 𝙎𝙝𝙞𝙐𝙯𝙪𝙢𝙖𝙠𝙞 :
1?
2026-05-02 09:24:18
1
supers4ntii_
𝙁𝙚𝙣𝙣𝙯𝙮 :
kece
2026-05-02 09:40:43
1
yozaxvr
￴ ￴ ￴ ￴ ￴￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ :
MANA PRESETNTA JIR
2026-05-04 14:37:25
1
m.ahnaf.rafasya
DIPZZ :
one
2026-05-02 09:36:05
1
drf_oxin_15
jerangkum malam :
2026-05-02 09:31:30
1
riffslowlyy_
Rɪғғᴋᴜɴ. :
kece selalu🤭
2026-05-02 10:02:33
0
To see more videos from user @yurapejeje, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ma’asiral Muslimin Rahimakumullah, Marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan sebenar-benar takwa. Takwa yang bukan sekadar ucapan di bibir, melainkan komitmen hati untuk menjalankan perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Hari ini, kita hidup di sebuah zaman yang sangat istimewa namun sekaligus penuh dengan tantangan spiritual. Zaman di mana informasi begitu melimpah. Kita berada di era digital, di mana ilmu seolah-olah berada di ujung jari kita. Cukup membuka ponsel, kita bisa membaca ribuan artikel, mendengarkan ratusan ceramah, dan mengunduh berbagai kitab. Namun, ada sebuah pertanyaan besar yang menggetarkan jiwa kita: Mengapa di tengah banjirnya informasi dan kemudahan akses ilmu saat ini, keberkahan hidup rasanya kian mengering? Mengapa kedamaian hati kian sulit direngguk, dan mengapa moral generasi muda kian hari kian mengkhawatirkan? Salah satu jawaban mendasarnya adalah: Mulai hilangnya adab, khususnya adab dan rasa hormat kepada seorang guru. Jamaah Shalat Jum'at yang Dirahmati Allah, Ilmu dalam Islam bukan sekadar tumpukan data teks atau barisan formula. Ilmu adalah cahaya (nur) yang ditiupkan Allah ke dalam hati hamba-Nya. Dan perantara utama mengalirnya cahaya itu adalah para guru, para ulama, dan para muallim. Ketika seorang murid mulai memandang gurunya dengan pandangan meremehkan, menganggap guru sekadar
Ma’asiral Muslimin Rahimakumullah, Marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan sebenar-benar takwa. Takwa yang bukan sekadar ucapan di bibir, melainkan komitmen hati untuk menjalankan perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Hari ini, kita hidup di sebuah zaman yang sangat istimewa namun sekaligus penuh dengan tantangan spiritual. Zaman di mana informasi begitu melimpah. Kita berada di era digital, di mana ilmu seolah-olah berada di ujung jari kita. Cukup membuka ponsel, kita bisa membaca ribuan artikel, mendengarkan ratusan ceramah, dan mengunduh berbagai kitab. Namun, ada sebuah pertanyaan besar yang menggetarkan jiwa kita: Mengapa di tengah banjirnya informasi dan kemudahan akses ilmu saat ini, keberkahan hidup rasanya kian mengering? Mengapa kedamaian hati kian sulit direngguk, dan mengapa moral generasi muda kian hari kian mengkhawatirkan? Salah satu jawaban mendasarnya adalah: Mulai hilangnya adab, khususnya adab dan rasa hormat kepada seorang guru. Jamaah Shalat Jum'at yang Dirahmati Allah, Ilmu dalam Islam bukan sekadar tumpukan data teks atau barisan formula. Ilmu adalah cahaya (nur) yang ditiupkan Allah ke dalam hati hamba-Nya. Dan perantara utama mengalirnya cahaya itu adalah para guru, para ulama, dan para muallim. Ketika seorang murid mulai memandang gurunya dengan pandangan meremehkan, menganggap guru sekadar "penjual jasa" yang dibayar, atau merasa diri lebih pintar hanya karena membaca beberapa artikel di internet, maka saat itulah keruntuhan spiritual dimulai. Peringatan ini digambarkan dengan sangat dahsyat dalam sebuah riwayat pengingat bagi kita semua, sebagaimana dijelaskan dalam kitab Salalimul Fudhola karya Syekh Nawawi Al Bantani: "Diriwayatkan dari Nabi Muhammad SAW, ia bersabda : Barangsiapa meremehkan gurunya, maka Allah Ta'ala akan mengujinya dengan tiga perkara: lupa terhadap apa yang dihafal, tumpul lidahnya, dan fakir di akhir hayatnya." Mari kita renungkan bersama, betapa mengerikannya tiga hukuman ini jika dikaitkan dengan kehidupan kita saat ini: 1. Lupa terhadap apa yang dihafal (Hilangnya Keberkahan Ilmu) Di era sekarang, banyak orang belajar begitu cepat, namun melupakannya begitu cepat pula. Ilmu yang didapat tidak membekas menjadi karakter, melainkan hanya menguap begitu saja. Ketika adab kepada guru hilang, Allah mencabut keberkahan ilmu tersebut. Ilmu itu tidak lagi menuntunnya kepada kesalehan, melainkan hanya menjadi beban hujah di akhirat. 2. Tumpul lidahnya (Ucapannya Tidak Mengandung Hikmah) Pernahkah kita melihat seseorang yang gelarnya tinggi, bicaranya fasih, namun kata-katanya tidak mampu menggerakkan hati orang lain menuju kebaikan? Ucapannya kering, bahkan sering kali memicu perpecahan. Itulah kutukan lidah yang tumpul dari hikmah. Ketika seseorang meremehkan guru yang mengenalkannya pada huruf dan iman, Allah cabut wibawa dan keberkahan dari setiap tutur katanya. 3. Fakir di akhir hayatnya Fakir di sini bukan sekadar tidak punya uang, melainkan kefakiran hati dan hilangnya kemuliaan di akhir hayat (su'ul khatimah). Betapa banyak manusia yang di masa mudanya berjaya, namun di akhir hayatnya hidup dalam kegelisahan, kesepian, jauh dari rahmat Allah, dan meninggal dalam keadaan merugi karena telah mendurhakai orang-orang yang berjasa membimbing ruhaninya. Ma’asiral Muslimin yang Berbahagia, Allah SWT telah berfirman dalam Al-Qur'an, menegaskan betapa tingginya derajat orang yang berilmu: "Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat." (QS. Al-Mujadilah: 11) Jika Allah saja meninggikan derajat mereka, lantas lancang sekali kita sebagai manusia jika berani merendahkan mereka? Rasulullah ﷺ juga mengingatkan kita dalam sebuah hadits: "Bukan termasuk umatku orang yang tidak menghormati yang lebih tua, tidak menyayangi yang lebih muda, dan tidak mengerti hak ulama (guru) kami." (HR. Ahmad) Teks lengkap pdf 085794034161 #fyp #khutbah #adab #khutbahjumat #guru

About