Language
English
ุนุฑุจู
Tiแบฟng Viแปt
ััััะบะธะน
franรงais
espaรฑol
ๆฅๆฌ่ช
ํ๊ธ
Deutsch
เคนเคฟเคจเฅเคฆเฅ
็ฎไฝไธญๆ
็น้ซไธญๆ
API
Home
How To Use
Language
English
ุนุฑุจู
Tiแบฟng Viแปt
ััััะบะธะน
franรงais
espaรฑol
ๆฅๆฌ่ช
ํ๊ธ
Deutsch
เคนเคฟเคจเฅเคฆเฅ
็ฎไฝไธญๆ
็น้ซไธญๆ
Home
Detail
@daffar.yee.darra:
๐ฤซ๐ณฤซฤซ ๐ ๐ฎ๐ซ๐๐ญ๐ข รงฤ๐๐ฤ
Open In TikTok:
Region: SA
Friday 29 May 2026 05:58:08 GMT
14361
298
48
28
Music
Download
No Watermark .mp4 (
2.59MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
2.59MB
)
Watermark .mp4 (
0MB
)
Music .mp3
Comments
แณmaแ๐๐ค๐น :
แแญแแฝ โ๏ธ๐ช๐ช๐ช
2026-05-29 12:14:07
1
แฐแซแน๐๐ธ๐ฆ :
แแตแ แแ แแแ
2026-05-29 12:55:38
2
Lij แ แแป ๐ค๐๐ :
แแญแ แจแตแแบแ
2026-05-29 16:52:16
0
Jemal seid ๐ช๐น๐ช๐น :
แแญแแฝ๐ฅฐ๐ฅฐ๐ฅฐ
2026-05-29 13:32:50
1
@"แแซโณแ"แโธ๐ฆ ''''๐ก๐จ๐ฌ :
แแญแ๐ฅฐ๐ฅฐ๐ฅฐ
2026-05-29 19:29:07
1
jem :
แแฒแ
2026-05-31 06:23:38
0
แจgud แแแญ :
แ แแ แฃแแ ๐ฅฐ๐ฅฐ๐ฅฐ๐ฅฐ๐ฅฐ
2026-05-29 20:51:50
1
แแฒ แแ แ แญแฃ :
แแตแ แแ
2026-05-29 17:58:13
0
a/=แแ :
แแญแ แแ๐ฅฐ๐ฅฐ๐ฅฐ
2026-05-29 13:02:32
0
12345678 :
แแตแ๐ช๐ช๐ช๐ช๐ช๐ช๐ช๐ช๐ช๐ช๐ช๐ช๐ช
2026-05-29 14:39:14
0
แแโ แตแแน :
แแซแฃ
2026-05-29 12:14:32
1
H แแ แตแฅแจแ แ ๐๐ :
แฅแแแต
2026-05-29 12:42:27
0
H๐๐ญ๐กแแฑ๐ :
แแญแ แฅแปแจแแ๐
2026-05-30 05:55:33
0
แแ แแ๐ ๐ช :
แแตแ๐ช๐ช๐ช
2026-05-29 18:16:11
0
Sแแ๐ฆแ แ๐นแแโค๏ธแ๐๐ฅ :
แแตแ๐ช๐ช๐ช๐ช๐ช๐ช๐ช
2026-05-29 13:42:20
0
Aแแแจแแแแแฅแ แต :
แฐแ ๐ฅฐ๐ฅฐ๐ฅฐ๐ฅฐ๐ฅฐ๐ฅฐ๐ฅฐ๐ฅฐ
2026-05-29 19:27:46
0
แซแฃแฑ แแ๐ช :
แฃแญแ แ แแ๐ฅฐ
2026-05-29 17:44:37
0
maame๐ showaa 439 :
daamami๐ฅฐ๐ฅฐ
2026-05-29 09:04:43
0
แแ แ แฅแฒแป๐ฅ :
แฅแแแต๐ฅฐ๐ฅฐ๐ฅฐ๐ฅฐ๐ฅฐ๐ฅฐ
2026-05-29 11:25:49
0
แจแแจแฃแฆแ :
แ แแ แ แแแฒแ แจแแจแฃแฆ แฐแแ แฅแซแแ
2026-05-29 11:07:34
0
Adem :
แแแซแธแ๐ฅฐ๐ฅฐ๐ฅฐ๐ฅฐ๐ฅฐ
2026-05-29 12:25:34
0
๊งแฃแแฉ แฑแญแจ๐คโฌ :
แฅแ๐ช๐ช๐ช๐ช๐ช
2026-05-30 18:09:13
0
แแ แแ แฃแแจแ ๐๐โโ๏ธ :
แแ แแ๐ฅฐ
2026-05-29 11:52:53
0
แฅแญ แ แ แ๐ธ๐ฆ :
แแญ แฐแกแญ๐
2026-05-29 14:32:49
1
To see more videos from user @daffar.yee.darra, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
Allah pak har beti ka naseeb acha kre Ameen ๐ฅบ๐คฒ๐ปโค๏ธ
#ุงูููู _ุตู_ูุณูู _ุนูู_ูุจููุง_ู ุญู ุฏ #ุงูุญููู_ุงุญูุง_ู ู_ุงูุญุจ_ุจู ูููู_ู ุฑู_๐๐ค #ุนูุถ_ุงููู_ุฌู ููโค๏ธ #ุงูููู _ุตู_ูุณูู _ุนูู_ูุจููุง_ู ุญู ุฏ
Sekelompok anggota Congress AS dari kedua partai secara resmi memperkenalkan Rancangan Undang-Undang (RUU) baru bernama American Reserve Modernization Act 2026 (ARMA). Melansir rilis resmi Congress dan press release Begich House pada Kamis (21/5/2026), RUU ini diinisiasi Rep. Nick Begich (Republik, Alaska) dan Rep. Jared Golden (Demokrat, Maine) dengan dukungan 15 co-sponsor dari kedua partai. Tujuan utama RUU ini: mengizinkan US Treasury membeli hingga 1 juta Bitcoin atau sekitar 5% dari total pasokan BTC global dalam jangka waktu 5 tahun ke depan. Mekanisme pembelian dirancang budget-neutral, artinya tidak menambah beban pajak atau utang nasional AS. Pendanaan datang dari revaluasi sertifikat emas Federal Reserve yang nilainya sudah lama tertinggal dari harga pasar emas saat ini. Dengan revaluasi, pemerintah AS bisa mendapat "paper gains" yang besar untuk dipakai membeli Bitcoin tanpa mengeluarkan dana fiskal baru. RUU ARMA mewajibkan Bitcoin yang dibeli ditahan minimal 20 tahun, dan hanya boleh dijual jika tujuannya menurunkan utang nasional AS yang saat ini sudah tembus US$39 triliun. ARMA membangun di atas BITCOIN Act yang sudah diperkenalkan Senator Cynthia Lummis di Senat sebelumnya. Bagi audiens Indonesia, perkembangan ini penting untuk dipantau. Kalau RUU ARMA berhasil lolos Congress dan jadi undang-undang, AS akan jadi negara maju pertama yang resmi menjadikan Bitcoin sebagai aset cadangan negara dalam skala besar. Implikasinya: tekanan beli ke Bitcoin sekitar 200.000 BTC per tahun (~16.700 BTC per bulan), naiknya legitimasi Bitcoin sebagai aset institusional, dan potensi pergeseran arus dana global. Tapi RUU baru diperkenalkan dan perlu lolos proses legislasi yang panjang sebelum jadi undang-undang resmi. Pelaku pasar akan pantau perkembangannya, terutama di tengah kebijakan Fed Chair baru Kevin Warsh dan dinamika geopolitik global. "SUMBER: TWS News" #kontencomxtws #kontencom #bitcoin #crypto #trading
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy