@inilahmedan: INILAHMEDAN - Jakarta: PT PLN (Persero) terus menjadi sorotan. Setelah Sumut, kini Pulau Jawa, Madura hingga Bali (Jamali) terancam gelap. Ini dampak stok batubara - bahan baku penghasil energi listrik - untuk sejumlah PLTU semakin menipis. Infonya, stok hanya bisa bertahan selama dua pekan. Gawat. Pantauan di lapangan, pemadaman di Pulau Jawa terjadi sejak Senin (08/06/2026). Di antaranya Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta hingga Jawa Timur. "Belum blackout, tapi terpaksa dilakukan pemadaman bergilir di Pulau Jawa demi pemerataan energi yang tersedia. Hanya Bali dan Jakarta diupayakan tetap menyala karena ini arahan PLN Pusat. Performa PLN harus tetap dijaga karena Presiden sedang ada di Jakarta," ungkap sumber di PLN Pusat, Rabu (10/06/2026). Koordinator Nasional Relawan Listrik untuk Negeri (Kornas Re-LUN) Teuku Yudhistira meminta Presiden Prabowo bertindak cepat mengatasi krisis listrik. "Presiden butuh langkah cepat. Jika tidak, pulau Jawa bisa lumpuh," kata Yudhistira di Jakarta, Rabu (10/06/2026). Berdasarkan data, kata Yudhistira, stok batubara di PLTU PLN Group sudah menunjukkan 'lampu merah'. "Stoknya sangat tipis. Untuk PLTU PLN Group stok batubara sekitar 12 hari lagi. Stok di PLTU IPP tinggal 11 hari. Harusnya stok tidak boleh di bawah 26 hari. Ke mana pemasok batubara selama ini," sebutnya. Data per 9 Juni 2036, kata dia, sejumlah PLTU di Jawa, Madura, Bali yang di bawah kendali PLN Group sudah 'lampu merah'. Di antaranya Paiton, Pacitan, Tanjung Awar-awar, Rembang, Indramayu, Adipala, Pelabuhan Ratu, Lontar, Labuan dan Tanjung Jati. Sedangkan stok PLTU IPP juga sangat mengkhawatirkan di antaranya Paiton, Jawa, Cilacap dan Celukan Bawang. "Informasinya sistem kelistrikan defisit sampai 750 MW. Nanti malam pada beban puncak akan defisit mencapai 1.500 MW. Ini berbahaya," beber Yudhistira. Yudhistira berharap Presiden segera membenahi manajemen PLN yang dinilai sudah tidak mampu bekerja. "Butuh penyegaran (PLN) pastinya. RUPS 15 Juni nanti bisa jadi momentum Presiden merombak total Direksi dan Komisaris PLN. Sudah pantas Darmawan Prasodjo dicopot dari kursi Dirut karena PLN babak belur selama dipimpinnya. Begitu juga dengan direksi PLN lainnya seperti Direktur LHC Yusuf Didi, sudah pantas dicopot untuk penyegaran," pungkasnya.(imc/bsk) #fypviraltiktok🖤シ゚☆♡ #koordinatorrelawanlistrikuntuknegeri #dirutpln #babakbelur #pemadaman
inilahmedan.com
Region: ID
Wednesday 10 June 2026 15:38:35 GMT
Music
Download
Comments
pramono84 :
punya batubara sendiri kok masih bingung Iki negoro opo????
2026-06-11 02:47:03
1863
Weldra Weldra :
BUKAN PLN YG BABAK BELUR.
INDONESIA BABAK BELUR SEJAK JOKOWI SAMPAI KINI
2026-06-11 09:44:56
367
Rawing_ :
ketika suatu perkara diserahkan kepada yg bukan ahlinya maka tunggulah kehancuran nya.
2026-06-11 08:26:07
148
firman :
cuma terjadi di negeri badut, penghasil kelapa sawit terbesar tapi minyak goreng mahal, penghasil batubara tapi buat negeri sendiri mahal.
2026-06-11 05:26:57
901
Beverlylyly :
heran aja sihhh,negara ini apa² babak belur,pdahal rakyat selalu bayar ga prnh utang
2026-06-11 06:33:43
423
QEILMER :
CEK ITU...DI BALIKPAPAN DAN BANJARMASIN...DI LAUT BANYAK BANGET TONGKANG2 PADA SLIWERAN...DIBAWA KEMANA??
PADAHAL PRODUKSI BATUBARA SUDAH PADA DITINGKATKAN LHOO...
ADARO, BAYAN, KPC...PADA NAIKIN TARGET PRODUKSI LHOO...KOK BISA GINI?
2026-06-11 12:12:57
166
Ki Joko Deleg ♋🐐🇮🇩 :
Dirut bgini kok msh dipake aja, diganti lah sm yg lebih berkompeten
2026-06-10 22:50:30
184
adiezZ :
bagussss...
ekspor saja semua...
biar rakyat kasih ampas...
anda2 siap2 saja dengan segala bentuk kedhaliman anda sama rakyat...
apbn tertinggi dari pajak rakyat
tapi rakyat kau tindas..
2026-06-11 03:35:12
43
Hobby Mancing :
Nah baru taukan...... Sebelum menyimpulkan sesuatu, sebaiknya pahami terlebih dahulu mengapa PLN sering menghadapi tantangan keuangan. Pengelolaan listrik bukan sekadar menjual energi kepada masyarakat. PLN harus menanggung biaya yang sangat besar, mulai dari pembangunan dan pemeliharaan jaringan transmisi SUTET, perawatan turbin dan generator, hingga biaya operasional pembangkit seperti pembelian batu bara, gas, dan solar.
Selain itu, berbagai instrumen dan peralatan kelistrikan juga harus diganti serta dirawat secara berkala agar sistem tetap andal dan aman. Belum lagi biaya untuk menggaji ribuan teknisi, operator pembangkit, dan pegawai yang tersebar di seluruh Indonesia yang bekerja 24 jam menjaga pasokan listrik tetap tersedia.
Di sisi lain, kebutuhan listrik nasional terus meningkat dari tahun ke tahun. Pertumbuhan industri, pembangunan infrastruktur, serta semakin banyaknya masyarakat yang beralih ke kendaraan listrik membuat permintaan energi semakin besar. Karena itu, kapasitas pembangkit dan jaringan harus terus ditingkatkan agar pasokan listrik tetap mencukupi dan masyarakat tidak perlu mengalami pemadaman bergilir.
Jadi, persoalan yang dihadapi PLN jauh lebih kompleks daripada sekadar menghitung untung dan rugi. Ada tanggung jawab besar untuk memastikan listrik tetap tersedia bagi seluruh masyarakat Indonesia dengan kualitas yang andal dan berkelanjutan.
2026-06-11 04:48:56
39
JajangSyarifHadji :
menurut ku bukan batu bara yang menipis tapi keuangan PLN yang carut marut,harus diaudit dulu,SAR KORUP
2026-06-11 07:07:09
66
♒ Dazai-Kun ♒ :
Kok isok loh Tambang Batubara kita punya tapi malah krisis batubara. Ibarat Orang punya sumur airnya banyak, tapi gk mau mandi & bilang airnya kering
2026-06-11 07:41:53
45
OM AI👑👑 :
intinya tata kelola semrawut Krn pimpinan yg bodoh
2026-06-11 02:12:56
33
mas imam petani cabe bangorejo :
AQ rasa semua pegawai BUMN kok gak ada yang becus mengelola karna apa selain selalu rugi kok gak bisa membuat rakyat itu merata di alirinlistrik padahal bahan baku seperti air,batu bara pokok semua melimpah kenapa kok masih juga kurangb
2026-06-11 10:00:38
25
Crispy Nara :
piye to ki
bensin mundak kon ganti peda listrik malah listrik e seng tekor
numpak jaran genahe wes
2026-06-11 17:16:53
11
Brandal Lokajaya :
Gimmick kelas tinggi nih.. Yang monopoli batubara siapa??? pengusaha tambang gak mau jual ke PLN karena harga murah, minta fee gila-gilaan. Sedangkan RKAB 2026 dibatasi & tambang dipersulit.
2026-06-11 06:07:32
14
strings6700 :
monopoli tapi bangkrut itu cuma ada di konoha ini.
2026-06-11 02:01:40
84
boss :
ujung 2....mau naikan tarif ini....
2026-06-11 00:46:22
7
Kawani :
ayo kifa lawan
2026-06-10 23:26:40
7
aditya kurniawan :
pak tau ga kalau negara kita panasnya kayak matahari 1 per kepala, bisa ga niru kayak tetangga tuh yg pake tenaga matahari, cari tau kek teknologi terbaru atau bagaimana kek cara memanfaatkan panasnya negara ini
2026-06-11 06:21:51
18
angelzey :
dititik muak sam berita di konoha ini, gak pernah ada yg baik
2026-06-11 10:13:10
25
bektiarini :
mau heran tapi kok ini konoha
2026-06-11 13:02:52
11
Dream BIG :
inilah akibat pempin hanya sekedar loyalitas dan bagi jabatan ngak kompetensi di bidang nya.
2026-06-11 07:13:27
12
foe_17 :
di samarinda tongkang2 pengangkut batubara tiap hari wara wiri pada dikirim kmn emang? kok menipis??
bukit2nya udh cekung2 noh..
2026-06-11 09:07:14
81
Suti :
darmawan kapan digantinya ? dia hanya mementingkan KKN keluarganya duduk dijabatan PLN , gak punya kompetensi mengelola BUMN , ayo pak presiden ganti dirutnya sebelum hancur hancuran dipegang orang ini
2026-06-11 03:13:55
52
ozz :
negoro tambang e akeh mulai emas timah minyak batubara... tp negoro ne dewe raiso nggawe kan tolol
2026-06-11 01:18:17
23
To see more videos from user @inilahmedan, please go to the Tikwm
homepage.