@kumparan: Menko Pangan Zulkifli Hasan mengungkap adanya praktik jual beli titik SPPG dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, praktik tersebut menyebabkan jumlah dapur MBG membengkak dari rencana awal 21.000 titik menjadi 27.877 titik atau bertambah 6.877 titik. Zulhas menyebut, berdasarkan laporan Kepala BGN Nanik S. Deyang, penambahan ribuan titik itu berpotensi menimbulkan pemborosan hingga Rp 1 triliun per bulan. Jika dihitung dalam setahun, angkanya bisa mencapai Rp 12 triliun. Selain itu, Zulhas juga menemukan adanya pembengkakan jumlah SPPG di daerah 3T. Dari pendataan awal sekitar 2.000 titik, jumlahnya kini tercatat menjadi 8.617 titik dan 6.138 di antaranya sudah memiliki SK dari BGN. Dengan berbagai temuan tersebut, pemerintah akan melakukan penataan kembali pelaksanaan program MBG dalam satu bulan ke depan. Untuk sementara, tidak akan ada pembangunan dapur MBG baru karena pemerintah ingin fokus membenahi dan menyelesaikan persoalan yang ada terlebih dahulu. 📸: Dok. Kemenko Pangan, kumparan/Argya Maheswara. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: newsupdate | update | news | svt | R325 | E164 #bicarafaktalewatberita #kumparan
kumparan
Region: ID
Thursday 11 June 2026 09:45:00 GMT
Music
Download
Comments
Veemillee :
Salut dengan keterbukaan Pak Zulhas mengungkap temuan ini. Evaluasi dan penataan lebih baik sekarang daripada masalahnya semakin besar di kemudian hari.
2026-06-12 06:11:04
53
Selpi :
upaya Pak Zul dalam mengawal MBG membawa hasil yang semakin baik bagi kualitas gizi dan masa depan generasi muda Indonesia👍
2026-06-12 06:48:55
12
ekageka :
Edukatif banget sih kontennya, jadi paham peta permasalahan pangan kita sekarang berkat penjelasan Pak Zulhas ini. Semoga momentum ini bisa dipake buat bener-bener bersih-bersih birokrasi lama demi masa depan pangan Indonesia yang lebih stabil dan aman sentosa 🚀🌾
2026-06-12 06:24:13
27
Hanifa :
Langkah tepat buat efisiensi anggaran negara emang harus diawasi ketat biar gak bocor sampai triliunan rupiah
2026-06-12 06:10:58
31
BRS :
MBG baik dan dibutuhkan siswa-siswi maka pembenahan serius dilakukan pemerintah
2026-06-12 06:11:37
31
Ardian ZA :
program MBG merupakan program bagus dan nyata manfaatnya.
Tp pengawasan ketat wajib di lakukan terus menerus
2026-06-12 06:32:03
15
Pramananda :
Salut.. tidak ada yang ditutup tutupi, semoga kedepannya pelaksanaan MBG akan berjalan sebaik mungkin sesuai dengan tujuanya
2026-06-12 06:19:05
22
Tempebacem_ :
Ketegasan yang luar biasa dari Pak Zulhas. Penataan ini justru melindungi hak anak-anak di daerah 3T agar mereka mendapatkan kualitas gizi yang optimal tanpa digembosi oleh pemborosan anggaran akibat manipulasi titik data. Kawal terus sampai bersih dan merata, Pak 👏🌾
2026-06-12 06:48:59
15
Juna99 :
Mantap Pak Zulhas, fungsi pengawasannya jalan. Anggaran triliunan memang harus dipelototin biar ga ada kebocoran..👍👍
2026-06-12 06:30:41
19
Fazza Rahmania :
MBG adalah program prioritas pemerintah, apa yang disampaikan pak Zulhas menunjukkan pemerintah transparan, dan terus melakukan upaya perbaikan
2026-06-12 06:13:04
10
Malesiiin :
Apresiasi besar perlu diberikan kepada Zulhas karena berani blak-blakan membuka data ke publik mengenai pembengkakan 6.877 titik yang memicu pemborosan hingga Rp12 Triliun per tahun. Tidak semua pejabat mau dan berani mengoreksi serta mengungkap "warisan" tata kelola yang karut-marut dari era sebelumnya demi menyelamatkan uang negara.
2026-06-12 06:46:37
14
princessazula :
Akhirnya ada yang berani menata ulang agar tidak ada lagi pemborosan. Penataan seperti ini wajib dilakukan supaya anggaran negara bisa dipakai untuk hal yang lebih bermanfaat bagi rakyat.
2026-06-12 07:13:10
8
Zorooo78 :
Nah, tindakan tegas kayak gini yang diperlukan. Dari awal memang harus ketat biar program MBG ini beneran tepat sasaran..👍👍
2026-06-12 06:31:55
14
saw :
Salut dengan ketegasan Pak Zulhas dalam mengawasi anggaran negara, karena program penting untuk masa depan anak-anak sekolah ini memang harus berjalan dengan transparansi penuh.
2026-06-12 06:32:43
12
daishakanafika :
Terima kasih pak sudah kawal uang negara dari pemborosan triliunan rupiah maju terus kemenko pangan
2026-06-12 06:32:05
8
dinar wxy :
Setuju banget, evaluasi memang perlu supaya anggaran negara tidak terbuang sia-sia. Lanjutkan transparasinya Pak Zulhas!"
2026-06-12 06:27:00
9
:
Mengakui adanya temuan bukan berarti gagal, justru menjadi kesempatan untuk memperkuat sistem agar lebih baik ke depan.
2026-06-12 06:26:35
8
JennieVk :
Harus dibenahi lagi pak, agar tata kelolanya lebih rapi kedepannya, anak2 masih butuh MBG
2026-06-12 06:22:35
14
indra savage :
Salut buat Pak Zulhas yang berani membongkar dugaan jual beli titik SPPG. Program rakyat memang harus dijaga agar tetap tepat sasaran.
2026-06-12 06:32:40
5
cnr14 :
Ini gila, dari target 21 ribu titik jadi 27 ribu lebih gara-gara jual beli. Pemborosan Rp1T per bulan? Harus diusut tuntas sama KPK & Polri
2026-06-12 06:30:46
6
meyda_khairani :
Daripada memaksakan pembangunan dapur baru, keputusan Pak Zulhas untuk fokus pembenahan selama sebulan menurut saya lebih masuk akal.
2026-06-12 06:24:03
5
Bunda cinihiya :
nah ini yang perlu di benahi dalam program MBG ,agar tidak menjadi beban APBN
2026-06-12 06:29:37
5
Telmi Media :
Dari dulu masyarakat udah teriak kagak didengar wkwkw
2026-06-11 10:43:15
25
sy@hroe69 :
dia sendiri mungkin punya dapur.... ( siapa yang tahu ) ???
2026-06-11 09:47:39
183
TIKTOK :
sama menikmati ga usah pd ngeles
2026-06-11 10:20:33
21
To see more videos from user @kumparan, please go to the Tikwm
homepage.