@danh99999: Lộc phát bank tăng trần sau công bố thông tin cổ đông trên 1%. #HocChungKhoanCungDanh #GenZtichSanCoPhieu #ChungKhoanDanhNguyen

Danh Nguyễn
Danh Nguyễn
Open In TikTok:
Region: VN
Tuesday 23 June 2026 08:51:49 GMT
54263
929
18
53

Music

Download

Comments

trieuduchieu1995
Triệu Đức Hiếu :
bảo sao ngân hàng này lãi suất cao thế :))
2026-06-23 14:12:26
7
hoangtubds1
Hoàng Tử Bất Động Sản ✅ :
LPB tím rồi 😁
2026-06-23 14:51:16
3
dungseven96
Dũng Đoàn🇻🇳🇰🇷 :
Tích sản 3-6 tháng .câu chuyên tích sản mới ak😏😂
2026-06-23 17:03:53
0
seuchamchi
seuchamchi :
A nói chuẩn :))
2026-06-23 10:22:09
1
mestudou
Diệp :
Không biết ông mua giá nào nhưng giá 50x là đu đỉnh rồi
2026-06-23 12:53:23
0
sci.com.vn
SCI Trade :
Pnv 🚀
2026-06-23 08:55:36
4
danh99999
Danh Nguyễn :
Chi tiết mọi thứ về chứng khoán, tài liệu free, lớp học, mở tài khoản bạn xem trong mô tả kênh (bio)🎓
2026-06-23 08:52:11
2
danh99999
Danh Nguyễn :
Theo bạn ông PNV là ai? :)))
2026-06-23 08:52:08
2
danh99999
Danh Nguyễn :
Lpb tăng trần thêm mấy phiên nhỉ?
2026-06-23 08:52:48
0
sci.com.vn
SCI Trade :
🔥🔥🔥
2026-06-23 08:55:26
0
nhuthat22
Nhuthat :
😳😳😳
2026-06-23 15:03:10
0
To see more videos from user @danh99999, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

pov: |2|| Kamu masih terpaku di anak tangga, menatap pintu kamar tamu yang tertutup rapat. Kunci gerbang? Kunci mobil? Semuanya dipegang dia? He must be kidding me, pikirmu ketus. Kamu segera merogoh saku celana, mengambil ponsel untuk memeriksa obrolan grup. Teman-temanmu sudah mengirim puluhan pesan, menanyakan keberadaanmu di klub malam biasa. Kamu mendengus pelan, lalu mengetik balasan singkat sebelum menyelinap turun ke lantai bawah dengan langkah seringan kapas. Targetmu adalah gantungan kunci di dekat dapur. Namun, begitu tiba di sana, tempat itu benar-benar kosong.
pov: |2|| Kamu masih terpaku di anak tangga, menatap pintu kamar tamu yang tertutup rapat. Kunci gerbang? Kunci mobil? Semuanya dipegang dia? He must be kidding me, pikirmu ketus. Kamu segera merogoh saku celana, mengambil ponsel untuk memeriksa obrolan grup. Teman-temanmu sudah mengirim puluhan pesan, menanyakan keberadaanmu di klub malam biasa. Kamu mendengus pelan, lalu mengetik balasan singkat sebelum menyelinap turun ke lantai bawah dengan langkah seringan kapas. Targetmu adalah gantungan kunci di dekat dapur. Namun, begitu tiba di sana, tempat itu benar-benar kosong. "Mencari ini?" Sebuah suara dari arah belakang sukses membuatmu terlonjak. Kamu berbalik cepat dan mendapati Evan sudah bersandar di konter dapur, mengenakan kaus hitam santai dengan segelas air putih di tangannya. Di jari telunjuk sebelah kanan, seikat kunci mobilmu berputar-putar dengan bunyi gemerincing yang amat menyebalkan. "Balikin," katamu, langsung menodongkan tangan ke depan dadanya. Evan menghentikan putaran kunci itu, lalu menggenggamnya erat. "Jam sebelas malam, yn. Where do you think you're going?" "Bukan urusan kamu! Kasih kunci-kunci itu ke aku sekarang," ujarmu, melangkah maju untuk merebutnya. Namun, dengan gerakan refleks yang cepat, Evan mengangkat tangannya tinggi-tinggi ke udara. Keunggulan tinggi badannya yang drastis membuatmu sama sekali tidak bisa menggapai benda itu, bahkan setelah kamu berjinjit. "Evan! Give it back!" bentakmu frustrasi, sampai tanpa sadar kedua tanganmu bertumpu pada dadanya yang bidang untuk mencari keseimbangan. Evan tidak bergeser satu sentimeter pun. Dia justru merundukkan kepalanya, memangkas jarak. Sepasang matanya menatapmu, mengunci seluruh pergerakanmu. "Aku nggak suka mengulang kalimatku," bisik Evan, suaranya terdengar sangat rendah dan berbahaya di dekat telingamu. "Go back to your room. Naik ke atas, atau aku yang kunci kamu di dalam kamar dari luar?" Dengan sentakan kasar, kamu mendorong dadanya dan mundur dua langkah. Kamu menunjuk wajahnya dengan kilatan amarah yang kentara. "Oke. Lihat aja sampai kapan kamu bisa bertahan di rumah ini." Kamu berbalik, menghentakkan kaki dengan sengaja di setiap anak tangga saat berjalan kembali ke kamar. Sesampainya di atas, kamu menutup pintu kamarmu dengan dentuman keras yang menggema ke seluruh penjuru rumah. Di bawah, Evan hanya melihat ke arah tangga. Dia meletakkan gelasnya yang sudah kosong ke atas meja, lalu tersenyum tipis. "Challenge accepted, yn," gumamnya pelan. #heeseung #pov

About