@zunniedits588: وہ بھی اپنے نہ ہوئے#poetry #poetrystatus #poetrytok #poetrylines #poetrylovers

Zunni edits
Zunni edits
Open In TikTok:
Region: SA
Tuesday 23 June 2026 19:53:41 GMT
67790
5991
36
1491

Music

Download

Comments

shakeeljutt4430
S🫂T :
S🤲🏻🤌🏻🫂🤌🏻🤲🏻T😭🙏🏻
2026-07-01 15:21:09
0
abdullahmushtaq342
abdullahmushtaq913 :
no
2026-06-29 11:53:34
0
usama...meer85
Usama...Mazari☺️ :
پر وہ بے وفا نکلی 😕🥹
2026-06-29 07:49:55
0
arshadl86
Arshad 186 :
🥺🥺🥺
2026-06-28 19:59:39
1
bhooral95
🔥 M 💸 🇦🇫 💣 :
🥰🥰🥰
2026-07-01 21:13:13
0
user50218808nn
khan 🏏 :
@rramzanmustafa22
2026-06-27 09:32:46
0
farhanoffic1845
...ℱᎯℛℋᎯℕ..ℬᎾЅЅ... :
😘😘😘
2026-06-30 16:49:06
0
farhanoffic1845
...ℱᎯℛℋᎯℕ..ℬᎾЅЅ... :
🥰🥰🥰
2026-06-30 16:49:03
0
farhanoffic1845
...ℱᎯℛℋᎯℕ..ℬᎾЅЅ... :
🌹🌹🌹
2026-06-30 16:49:02
0
usersnam916
Bhatti :
😇😇😇
2026-06-30 12:33:10
0
faizan__khan911
فیضان ❤️ :
❤️❤️❤️
2026-06-30 04:27:08
0
qasimi488
Rabia queen 👑😘😚😘😚 :
🥰🥰🥰
2026-06-29 06:56:47
0
malik.rafi420
Malik Rafi :
❤️❤️❤️
2026-06-29 06:10:32
0
rajaatif111
Ak Raja..! :
💖💖💖
2026-06-29 03:30:23
0
ahmerawan006
ahmerawan006 :
🥰
2026-06-28 17:08:32
0
ali.hsan.296faianlai
Sufyan,tarar. 03471439720 :
🥰🥰🥰
2026-06-28 16:51:28
0
sardarmushtaqawan
SarDar Mushtaq 🇵🇰💔🇸🇦 :
👌👌👌
2026-06-28 11:05:09
0
zain.malik.63
♡ Not your zaiنii ♡ :
@𝓐𝓯𝓮𝓮𝓻𝓪 𝓢𝓱𝓪𝓱
2026-07-01 17:55:26
0
malikayaz489
MALIK SHAHBAZ 💔🖤💕 :
🥰🥰🥰
2026-06-27 03:55:46
0
malikayaz489
MALIK SHAHBAZ 💔🖤💕 :
🌹🌹🌹
2026-06-27 03:55:43
0
malikayaz489
MALIK SHAHBAZ 💔🖤💕 :
🥰🥰🥰
2026-06-27 03:55:36
0
malikayaz489
MALIK SHAHBAZ 💔🖤💕 :
🌹🌹🌹
2026-06-27 03:55:34
0
malikwasim855
Malik Waseem 786 :
❤️❤️❤️
2026-06-27 02:56:02
0
they_cal_me_heart
"°°Qüêêñ (Hêârt)°°" :
@lush Aura🌸
2026-06-26 18:57:47
0
raheelpardesiokay
raheel ParDesi 💔🇮🇶 :
🥀🥀🥀
2026-06-24 05:43:07
0
To see more videos from user @zunniedits588, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

lucu rasanya saat membaca ulang chat kita dulu. betapa mudahnya aku tersenyum dengan beberapa kata yang kamu ketik. dan betapa mudahnya aku tertawa dengan candaanmu yang aneh, setelah mengenalmu, baru aku sadari kalau bahagia merupakan perkara yang mudah. karena bahagia ada di-tangan dan kuasa kita sebagai seorang manusia. saat aku mengenang kisah kita dahulu, rasanya ada hal yang kurang sebab hadirmu samar-samar terasa. singkatnya, bila dengan memikirkannya membuatmu menitikkan air mata, maka kamu masih mencintainya dan dia masih segalanya. sayangnya semesta meminta kita untuk berpisah. dimana buku kita harus berhenti untuk di-tulis lalu di-simpan untuk selama-lamanya. kepergianmu benar-benar menyisakan lubang yang begitu dalam, yang tak akan pernah penuh walau di-isi hal sebanyak apapun. karena seribu orang datang tidak akan semeriah kehadiranmu. karena seribu orang pergi tidak akan semenyakitkan kerpergianmu. hidupku masih berputar dengan dirimu sebagai pusatnya. karena dirimu bagaikan kepingan terakhir dalam hidupku yang hilang. dan kenyataan bahwa dirimu itu tidak tergantikan dan hidup ini bukan tentang siapa yang paling cepat mencapai garis akhir, tapi tentang siapa yang paling mampu memahami arti dari setiap langkah, setiap jatuh, dan setiap luka yang tak terlihat. kita hidup dalam dunia yang sering kali terlalu ramai untuk mendengar, terlalu cepat untuk peduli, dan terlalu keras untuk memberi ruang bagi kelembutan. tapi di balik semua itu, kita tetap berialan, membawa luka yang kita bungkus dengan senyum, menahan tangis yang kita tutupi dengan tawa, dan memeluk harapan yang kadang hampir tak tersisa. kita belajar bahwa orang yang paling sering tertawa, bisa jadi menyimpan kesedihan paling dalam. kita belajar bahwa tidak semua perpisahan harus dimaknai sebagai akhir- karena bisa jadi itu adalah awal dari kedewasaan, dari kebangkitan, dari mengenal diri sendiri lebih dalam. dan seiring waktu berjalan, kita mulai memahami bahwa menerima kenyataan jauh lebih penting daripada terus menggenggam hal-hal yang tak ingin bertahan. kita mulai mengerti bahwa menjadi kuat bukan berarti tidak pernah menangis, tapi justru berani menangis..
lucu rasanya saat membaca ulang chat kita dulu. betapa mudahnya aku tersenyum dengan beberapa kata yang kamu ketik. dan betapa mudahnya aku tertawa dengan candaanmu yang aneh, setelah mengenalmu, baru aku sadari kalau bahagia merupakan perkara yang mudah. karena bahagia ada di-tangan dan kuasa kita sebagai seorang manusia. saat aku mengenang kisah kita dahulu, rasanya ada hal yang kurang sebab hadirmu samar-samar terasa. singkatnya, bila dengan memikirkannya membuatmu menitikkan air mata, maka kamu masih mencintainya dan dia masih segalanya. sayangnya semesta meminta kita untuk berpisah. dimana buku kita harus berhenti untuk di-tulis lalu di-simpan untuk selama-lamanya. kepergianmu benar-benar menyisakan lubang yang begitu dalam, yang tak akan pernah penuh walau di-isi hal sebanyak apapun. karena seribu orang datang tidak akan semeriah kehadiranmu. karena seribu orang pergi tidak akan semenyakitkan kerpergianmu. hidupku masih berputar dengan dirimu sebagai pusatnya. karena dirimu bagaikan kepingan terakhir dalam hidupku yang hilang. dan kenyataan bahwa dirimu itu tidak tergantikan dan hidup ini bukan tentang siapa yang paling cepat mencapai garis akhir, tapi tentang siapa yang paling mampu memahami arti dari setiap langkah, setiap jatuh, dan setiap luka yang tak terlihat. kita hidup dalam dunia yang sering kali terlalu ramai untuk mendengar, terlalu cepat untuk peduli, dan terlalu keras untuk memberi ruang bagi kelembutan. tapi di balik semua itu, kita tetap berialan, membawa luka yang kita bungkus dengan senyum, menahan tangis yang kita tutupi dengan tawa, dan memeluk harapan yang kadang hampir tak tersisa. kita belajar bahwa orang yang paling sering tertawa, bisa jadi menyimpan kesedihan paling dalam. kita belajar bahwa tidak semua perpisahan harus dimaknai sebagai akhir- karena bisa jadi itu adalah awal dari kedewasaan, dari kebangkitan, dari mengenal diri sendiri lebih dalam. dan seiring waktu berjalan, kita mulai memahami bahwa menerima kenyataan jauh lebih penting daripada terus menggenggam hal-hal yang tak ingin bertahan. kita mulai mengerti bahwa menjadi kuat bukan berarti tidak pernah menangis, tapi justru berani menangis..

About