@user999729123: استمتعت بمشاهدة المسلسل من الحلقة الأولى إلى الأخيرة، وشعرت بالحماس طوال الوقت!

Rapid-double
Rapid-double
Open In TikTok:
Region: FAKE-AD
Saturday 27 June 2026 15:19:38 GMT
154
5
0
1

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @user999729123, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Pemilik percetakan di kawasan Senen, Jakarta Pusat, tetap menahan tiga karyawannya meski salah satu keluarga korban sudah menyerahkan uang Rp 50 juta sebagai ganti rugi atas dugaan kehilangan pelat percetakan. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan, pelaku menolak melepas korban karena meminta seluruh nominal penggantian dibayar sekaligus. Para pelaku menuding korban terlibat dalam hilangnya pelat percetakan senilai Rp 230 juta. “Motifnya adalah untuk mendapatkan uang atau pengembalian dari pelat yang telah dicuri. Jadi perhitungan menurut para pelaku, para korban ini telah mencuri pelat untuk percetakan atau dasar cetak itu senilai Rp 230 juta nilai barang itu menurut perhitungan mereka. Jadi mereka minta itu diganti,” kata Roby dalam jumpa pers, Senin (29/6). Untuk diketahui, polisi menangkap tujuh orang pelaku penyekapan terhadap tiga karyawan percetakan di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Dalam kasus ini, pemilik percetakan berinisial MML disebut sebagai otak di balik aksi penyekapan yang berlangsung selama 21 hari. Tiga korban yakni Adit Saputra, M Rafly Jaelani, dan Tegar Saputra diduga disekap di tempat kerja mereka setelah dituduh menggelapkan pelat percetakan senilai ratusan juta rupiah. 📸: Dok. Instagram @fpkb_jakarta, kumparan/Rayyan. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.⁠    📝: newsupdate | update | news | videonews | R169 | E164 | V168 #bicarafaktalewatberita #kumparan
Pemilik percetakan di kawasan Senen, Jakarta Pusat, tetap menahan tiga karyawannya meski salah satu keluarga korban sudah menyerahkan uang Rp 50 juta sebagai ganti rugi atas dugaan kehilangan pelat percetakan. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan, pelaku menolak melepas korban karena meminta seluruh nominal penggantian dibayar sekaligus. Para pelaku menuding korban terlibat dalam hilangnya pelat percetakan senilai Rp 230 juta. “Motifnya adalah untuk mendapatkan uang atau pengembalian dari pelat yang telah dicuri. Jadi perhitungan menurut para pelaku, para korban ini telah mencuri pelat untuk percetakan atau dasar cetak itu senilai Rp 230 juta nilai barang itu menurut perhitungan mereka. Jadi mereka minta itu diganti,” kata Roby dalam jumpa pers, Senin (29/6). Untuk diketahui, polisi menangkap tujuh orang pelaku penyekapan terhadap tiga karyawan percetakan di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Dalam kasus ini, pemilik percetakan berinisial MML disebut sebagai otak di balik aksi penyekapan yang berlangsung selama 21 hari. Tiga korban yakni Adit Saputra, M Rafly Jaelani, dan Tegar Saputra diduga disekap di tempat kerja mereka setelah dituduh menggelapkan pelat percetakan senilai ratusan juta rupiah. 📸: Dok. Instagram @fpkb_jakarta, kumparan/Rayyan. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.⁠ 📝: newsupdate | update | news | videonews | R169 | E164 | V168 #bicarafaktalewatberita #kumparan

About