@reboot90dias: "Seu cérebro não sabe a diferença entre tela e realidade — e isso é o problema." 😔 Cada recaída ensina o cérebro a repetir o mesmo caminho, até virar automático. Não é falta de vontade — é um padrão que só se quebra com método. Se você já se reconheceu nisso, comenta "EU" 👇 ✅ Link na bio — Método Reboot 90 dias #autocontrole #foco #disciplina #desenvolvimentopessoal #habitos

Reboot 90 dias
Reboot 90 dias
Open In TikTok:
Region: BR
Monday 29 June 2026 22:07:04 GMT
28596
1040
18
41

Music

Download

Comments

usernamenofinding
Lucas¿ :
para verdade, minha mente tá destruída tô tentando sair
2026-06-30 18:23:39
18
felipepereira1523
@ :
o fd e parar
2026-07-01 19:16:21
5
cortesrisos2
FBA TikTok :
Sai sim
2026-07-01 00:16:39
2
user5751238144018
user5751238144018 :
gatilho
2026-07-01 11:39:43
1
leomarjoaoleobizzy
@leomar_joao_leobizzy :
o problema está em parar
2026-07-01 09:01:01
2
metros64
Tóquio :
jesus liberta amém 🙏
2026-07-01 10:40:19
2
308opns
S2opn🈂 :
Não fica, em casos até podem até ser lembrados e isso por ser um sentimento forte durante o ato, mas por ser algo impulsivo na maioria dos atos, de verdade oque fica é só o arrependimento e o peso de que fez algo não por gostar mas sim por tá totalmente dependente daquilo.
2026-07-01 18:08:44
0
user7261626816346
jonh :
passei anos aprisionado nessas praticas mais fui liberto
2026-07-01 11:11:05
0
metros64
Tóquio :
pare agora vcs pq se não será tarde
2026-07-01 10:39:49
1
To see more videos from user @reboot90dias, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ruang publik kita sedang riuh. Rupiah melemah menyentuh angka Rp17.800, dan kepanikan massal langsung mendominasi linimasa. Banyak yang mengeluh harga barang impor naik, lalu pesimisme pun menular. Mari kita tarik napas sebentar. Alih-alih ikut panik, mari kita gunakan Judo Strategy: kita pakai energi kepanikan dan guncangan ini, lalu kita balikkan menjadi momentum peluang yang paling menguntungkan. Tadi pagi di DPR, Presiden Prabowo sudah memberikan jangkar validasi yang sangat jelas:
Ruang publik kita sedang riuh. Rupiah melemah menyentuh angka Rp17.800, dan kepanikan massal langsung mendominasi linimasa. Banyak yang mengeluh harga barang impor naik, lalu pesimisme pun menular. Mari kita tarik napas sebentar. Alih-alih ikut panik, mari kita gunakan Judo Strategy: kita pakai energi kepanikan dan guncangan ini, lalu kita balikkan menjadi momentum peluang yang paling menguntungkan. Tadi pagi di DPR, Presiden Prabowo sudah memberikan jangkar validasi yang sangat jelas: "Indonesia harus lepas dari cap negara konsumen." Beliau sedang memosisikan diri sebagai visioner yang membongkar jalan makroekonomi kita. Jika kita mau berpikir kritis dan analitis, kurs Rp17.800 ini sejatinya adalah "karpet merah" bagi kita untuk meraup Dollar. Mari kita bedah pakai data perbandingan cuan nyata (Kurs Rp15.000 vs Rp17.800): 📦 1. Briket Arang Batok Kelapa (Pasar Timur Tengah & Eropa) Harga jual di mata bule tetap $1.30/kg. Saat Kurs Rp15.000: Untung bersih Rp6.500/kg. Saat Kurs Rp17.800: Untung bersih meroket jadi Rp10.140/kg! Poin Mind-Blowing: Sekali kirim 1 kontainer mini (18 ton), kalian dapat bonus cuan gratis Rp65,5 Juta murni karena selisih kurs! 📦 2. Minyak Nilam (Bahan Baku Parfum Eropa) Harga jual tetap $60/kg. Saat Kurs Rp15.000: Untung bersih Rp200.000/kg. Saat Kurs Rp17.800: Untung bersih melonjak ke Rp368.000/kg! Poin Mind-Blowing: Jual barang yang sama ke orang yang sama. Kirim 100 kg saja, otomatis kantongin tambahan bonus Rp16,8 Juta tanpa perlu capek nego harga. 📦 3. Vanili Kering Premium (Pasar Global) Harga jual tetap $160/kg. Saat Kurs Rp15.000: Untung bersih Rp600.000/kg. Saat Kurs Rp17.800: Untung bersih tembus Rp1.048.000/kg! Poin Mind-Blowing: Margin keuntungan bersih tembus di atas Rp1 Juta per kilogram! Ada bonus gratis Rp448 ribu per kilo yang langsung masuk ke rekening kalian. Secara diplomatis, ini adalah realita yang harus kita hadapi. Negara sudah memberikan visi, membukakan jalan makroekonomi, dan meretas peluang agar kita bisa mandiri. Sangat disayangkan jika karpet merah sudah digelar lebar-lebar, namun energi anak mudanya malah habis untuk mengeluhkan keranjang checkout barang impor.

About