@akr.leon7: Das wars mit der lampe🤣😭 #fyp #blowup? #lampe #lachflash #comedi

Leon 🌴
Leon 🌴
Open In TikTok:
Region: DE
Wednesday 01 July 2026 20:44:42 GMT
2977503
301969
1469
127887

Music

Download

Comments

mentor.rahimi6
ALLAHHUAKBAR :
Seine Mutter nach dem video
2026-07-02 15:09:28
35353
kyriakoula14
Kiriaaa🪽 :
HOW IS THAT EVEN possible
2026-07-31 18:41:22
0
kurvenkunstkanal
Kurvenkunstkanal :
Wo das Licht weg war…….
2026-07-02 05:55:02
13025
vkaev
د :
death note mentioned
2026-07-31 17:38:33
1
tosia4833
丰T༄༅།།丰Tosia✨།།༅༄ :
polska
2026-07-03 08:41:17
8476
hammerhead.wav
hammerhead :
Language : 0% Understand : 100%
2026-07-04 15:20:19
2232
mrs_blondinchen
Selle :
Das G stand wohl für Gute Nacht hahahah
2026-07-03 17:58:11
3295
privateraccount22
privater Account :
Ich glaube ihr habt ausversehen das Licht ausgemacht
2026-07-03 16:23:07
2333
eli__961
🥥 :
Moments before disaster
2026-07-18 20:04:39
343
ali.mann25
ali mann :
mach mal das licht an ich sehe nix😂
2026-07-02 05:27:11
1787
casano.137
casano.137 :
Aber diese Musik passt sogar noch 😂😂😂
2026-07-02 14:37:22
1448
jenjekenwwjw
maë 💎💸 :
j’ai rien compris mais c’est drôle
2026-07-13 20:21:57
189
mltch13
🇪🇸 :
jcomprend rien mais c’est drôle
2026-07-02 17:47:40
282
limee399
limee✝️ :
um die Scherben zu finden Licht an mache ist tipp
2026-07-24 06:37:51
158
lenvkaa_a
✧.*𝓛𝓮𝓷𝓿𝓴𝓪*.✧ :
prawie padło słowo klucz
2026-07-15 12:04:08
101
azrax_07
A愛𖣂 :
Und weg ist die Lampe
2026-07-02 11:35:43
759
To see more videos from user @akr.leon7, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Diablo melangkah maju. Satu langkah. Cukup untuk berdiri di depan Rimuru. Gerakannya halus... Namun jelas menunjukkan satu hal. Tidak ada siapa pun yang boleh mendekati Rimuru tanpa melewati dirinya terlebih dahulu. {Siapa dirimu?} Suara Diablo terdengar sopan. Tetapi tajam. Mirror Rimuru menatapnya. Lama. Sangat lama. Lalu... Ia tersenyum tipis. {Diablo...} {Aku senang melihatmu masih memiliki tatapan seperti itu.} Diablo tidak menjawab. Namun sorot matanya berubah sedikit. Kalimat itu... Terdengar seperti ucapan seseorang yang telah mengenalnya selama bertahun-tahun. Guy melangkah ke depan. {Cukup basa-basinya.} {Kau datang dari dunia lain, bukan?} Mirror Rimuru mengangguk. {Benar.} {Kalau begitu...} Guy kembali bertanya. {Kenapa kau datang ke sini?} Tidak ada jawaban. Mirror Rimuru hanya memandang langit yang retak. Kemudian... Ia menghela napas. {Aku sedang mencari...} {...tempat terakhir yang belum jatuh.} Semua orang saling berpandangan. Rimuru bertanya pelan. {Jatuh?} Mirror Rimuru akhirnya menatap Rimuru. Tatapan mereka bertemu. Untuk sesaat... Seolah dua cermin saling berhadapan. {Aku ingin bertanya satu hal.} Rimuru mengangguk. {Silakan.} Mirror Rimuru bertanya dengan suara yang sangat tenang. {...Apakah Tempest di dunia ini...} {...masih dipenuhi tawa?} Rimuru terdiam sejenak. Kemudian tersenyum. {Iya.} {Setiap hari.} Senyum Mirror Rimuru perlahan memudar. {Begitu ya...} {Syukurlah.} Satu kalimat sederhana. Namun... Di balik nada suaranya... Terdengar penyesalan yang begitu dalam. Tiba-tiba... 《Master!》 Suara Ciel kembali terdengar. 《Saya mendeteksi fluktuasi ruang baru.》 《Bukan dari individu di depan kita.》 {Apa?} 《Ada...》 《Beberapa keberadaan lain...》 《Sedang mendekati Cardinal World.》 Belum sempat Rimuru bertanya lebih jauh... Mirror Rimuru langsung mengangkat kepala. Ekspresinya yang sejak tadi tenang... Untuk pertama kalinya berubah. {Bukan...} Ia mengepalkan tangan. {Terlalu cepat...} Guy langsung menyadari perubahan itu. {Kau mengenali mereka?} Mirror Rimuru menutup mata sejenak. Lalu membuka kembali dengan tatapan yang dipenuhi kewaspadaan. {...Mereka menemukanku.} {Tidak...} {Bukan hanya aku.} Ia menatap seluruh Tempest. {Kali ini...} {Mereka juga menemukan dunia kalian.} Di saat yang sama... Retakan kedua mulai muncul... Jauh di ufuk utara. Namun retakan itu... Berwarna putih. Berbeda dengan retakan hitam yang dilalui Mirror Rimuru. Cahaya putih tersebut perlahan membesar. Dan untuk pertama kalinya... Bahkan wajah Guy Crimson kehilangan senyumnya. #tensuranikkitenseishitaraslimedattaken #diablo #rimuru #tempest
Diablo melangkah maju. Satu langkah. Cukup untuk berdiri di depan Rimuru. Gerakannya halus... Namun jelas menunjukkan satu hal. Tidak ada siapa pun yang boleh mendekati Rimuru tanpa melewati dirinya terlebih dahulu. {Siapa dirimu?} Suara Diablo terdengar sopan. Tetapi tajam. Mirror Rimuru menatapnya. Lama. Sangat lama. Lalu... Ia tersenyum tipis. {Diablo...} {Aku senang melihatmu masih memiliki tatapan seperti itu.} Diablo tidak menjawab. Namun sorot matanya berubah sedikit. Kalimat itu... Terdengar seperti ucapan seseorang yang telah mengenalnya selama bertahun-tahun. Guy melangkah ke depan. {Cukup basa-basinya.} {Kau datang dari dunia lain, bukan?} Mirror Rimuru mengangguk. {Benar.} {Kalau begitu...} Guy kembali bertanya. {Kenapa kau datang ke sini?} Tidak ada jawaban. Mirror Rimuru hanya memandang langit yang retak. Kemudian... Ia menghela napas. {Aku sedang mencari...} {...tempat terakhir yang belum jatuh.} Semua orang saling berpandangan. Rimuru bertanya pelan. {Jatuh?} Mirror Rimuru akhirnya menatap Rimuru. Tatapan mereka bertemu. Untuk sesaat... Seolah dua cermin saling berhadapan. {Aku ingin bertanya satu hal.} Rimuru mengangguk. {Silakan.} Mirror Rimuru bertanya dengan suara yang sangat tenang. {...Apakah Tempest di dunia ini...} {...masih dipenuhi tawa?} Rimuru terdiam sejenak. Kemudian tersenyum. {Iya.} {Setiap hari.} Senyum Mirror Rimuru perlahan memudar. {Begitu ya...} {Syukurlah.} Satu kalimat sederhana. Namun... Di balik nada suaranya... Terdengar penyesalan yang begitu dalam. Tiba-tiba... 《Master!》 Suara Ciel kembali terdengar. 《Saya mendeteksi fluktuasi ruang baru.》 《Bukan dari individu di depan kita.》 {Apa?} 《Ada...》 《Beberapa keberadaan lain...》 《Sedang mendekati Cardinal World.》 Belum sempat Rimuru bertanya lebih jauh... Mirror Rimuru langsung mengangkat kepala. Ekspresinya yang sejak tadi tenang... Untuk pertama kalinya berubah. {Bukan...} Ia mengepalkan tangan. {Terlalu cepat...} Guy langsung menyadari perubahan itu. {Kau mengenali mereka?} Mirror Rimuru menutup mata sejenak. Lalu membuka kembali dengan tatapan yang dipenuhi kewaspadaan. {...Mereka menemukanku.} {Tidak...} {Bukan hanya aku.} Ia menatap seluruh Tempest. {Kali ini...} {Mereka juga menemukan dunia kalian.} Di saat yang sama... Retakan kedua mulai muncul... Jauh di ufuk utara. Namun retakan itu... Berwarna putih. Berbeda dengan retakan hitam yang dilalui Mirror Rimuru. Cahaya putih tersebut perlahan membesar. Dan untuk pertama kalinya... Bahkan wajah Guy Crimson kehilangan senyumnya. #tensuranikkitenseishitaraslimedattaken #diablo #rimuru #tempest

About