Maksud Shalatnya Sia-sia; Ungkapan "shalatnya sia-sia" oleh para ulama dimaknai sebagai tidak diterimanya shalat dengan penerimaan yang sempurna atau hilangnya pahala, bukan berarti mereka tidak wajib shalat atau diperintahkan untuk mengulangi shalatnya. >Sikap Muslim-muslimah; Poin utama hadits ini adalah peringatan keras dari Nabi ﷺ agar umat Islam menjaga hak sesama, menjaga keharmonisan rumah tangga, dan menjauhi perbuatan maksiat. Wallahu 'alam bish-showab... Referensi:Kitab Tanbihul gofilin hal 188 #fyp #sinaubareng #kitabkuning #tanbihulghofilin - @ranting.nu.ds.ujungaris"/>
Maksud Shalatnya Sia-sia; Ungkapan "shalatnya sia-sia" oleh para ulama dimaknai sebagai tidak diterimanya shalat dengan penerimaan yang sempurna atau hilangnya pahala, bukan berarti mereka tidak wajib shalat atau diperintahkan untuk mengulangi shalatnya. >Sikap Muslim-muslimah; Poin utama hadits ini adalah peringatan keras dari Nabi ﷺ agar umat Islam menjaga hak sesama, menjaga keharmonisan rumah tangga, dan menjauhi perbuatan maksiat. Wallahu 'alam bish-showab... Referensi:Kitab Tanbihul gofilin hal 188 #fyp #sinaubareng #kitabkuning #tanbihulghofilin - @ranting.nu.ds.ujungaris - Tikwm"/>
Maksud Shalatnya Sia-sia; Ungkapan "shalatnya sia-sia" oleh para ulama dimaknai sebagai tidak diterimanya shalat dengan penerimaan yang sempurna atau hilangnya pahala, bukan berarti mereka tidak wajib shalat atau diperintahkan untuk mengulangi shalatnya. >Sikap Muslim-muslimah; Poin utama hadits ini adalah peringatan keras dari Nabi ﷺ agar umat Islam menjaga hak sesama, menjaga keharmonisan rumah tangga, dan menjauhi perbuatan maksiat. Wallahu 'alam bish-showab... Referensi:Kitab Tanbihul gofilin hal 188 #fyp #sinaubareng #kitabkuning #tanbihulghofilin - @ranting.nu.ds.ujungaris"/>
@ranting.nu.ds.ujungaris: LIMA ORANG YANG SHALATNYA SIA-SIA Diriwayatkan dari Sahabat Anas bin Malik (semoga Allah meridhainya), dari Nabi SAW bahwa beliau bersabda: "Ada lima orang yang shalatnya sia-sia: 1) Wanita yang suaminya marah kepadanya; 2) Seorang hamba yang melarikan diri dari tuannya; 3) Seseorang yang memutuskan hubungan dengan saudaranya dan tidak berbicara dengannya selama lebih dari tiga hari; 4) Seorang yang hobinya mabuk; 5) Seorang imam yang memimpin shalat sementara jamaahnya tidak menyukainya." Terdapat beberapa catatan penting dari para ulama mengenai hadits ini: >Maksud Shalatnya Sia-sia; Ungkapan "shalatnya sia-sia" oleh para ulama dimaknai sebagai tidak diterimanya shalat dengan penerimaan yang sempurna atau hilangnya pahala, bukan berarti mereka tidak wajib shalat atau diperintahkan untuk mengulangi shalatnya. >Sikap Muslim-muslimah; Poin utama hadits ini adalah peringatan keras dari Nabi ﷺ agar umat Islam menjaga hak sesama, menjaga keharmonisan rumah tangga, dan menjauhi perbuatan maksiat. Wallahu 'alam bish-showab... Referensi:Kitab Tanbihul gofilin hal 188 #fyp #sinaubareng #kitabkuning #tanbihulghofilin