@applo_ver1: Liệu có phút giây nào người xót anh không vậy..#nhachaymoingay #tolaapplo✨ #pioneertemplate #capcutpioneer #CapCut

A P P L O ✨
A P P L O ✨
Open In TikTok:
Region: VN
Tuesday 07 July 2026 23:14:19 GMT
338750
32913
44
3284

Music

Download

Comments

_bunbo.0hanh
⋆˚࿔ 𝜗𝜚˚⋆ :
lời bé hơn nhạc á 😭
2026-07-08 12:46:37
45
chm1597
Hâm và vô tư 🤓 :
Bài gì vậy ạ
2026-07-10 05:20:02
4
irsk_298
HN@_@ :
Khúc sau nhạc tên j v
2026-07-12 06:13:13
0
duyyybb
9 :
bản ft lại đỡ hơn bản rmx 1 bài🥰
2026-07-08 04:37:05
9
duon.hn
NDN Hoàng 🐯 :
hay quá tus ơi
2026-07-08 08:46:22
1
t_k_han
Truong Khanh Han🧸🎀 :
Có ver nữ không shop oiii
2026-07-10 08:38:04
0
phuonglan109
younghoo :
cho lời nhạc to lên
2026-07-14 00:56:17
0
kim.bum448
Kim Bum :
peak quá
2026-07-08 22:39:40
1
dmhung0909
Mạnh Hùng 💫✨ :
2026-07-08 09:57:02
1
mtann2709
Minh Tân :
🗿
2026-07-09 08:17:09
0
phamvuanhdat2012
đạt🎶• bạn bè :
hay quá mong chủ tus ra nhiều video hơn nx
2026-07-08 07:10:20
1
alonelyforver17
Alonely Forever 💫 :
2026-07-08 02:25:16
1
_amie999
A N H 🩶 :
2026-07-11 17:34:37
0
mai.tp6
Mai Tép😚 :
Hay quá
2026-07-12 03:08:35
0
ynee_nie
Ennhi :
2026-07-13 10:20:26
0
To see more videos from user @applo_ver1, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

#KayongUtara #Kalbar #SemuaOrang #MTQXXXIVPropKalbar Kayong Utara – JurnalNewssite. Menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang akan digelar pada Agustus 2026 di kabupaten Kayong Utara, aktivis buruh dan pemerhati kebijakan publik Kabupaten Kayong Utara, Abdul Khaliq, mengingatkan pemerintah daerah agar tidak hanya fokus pada kesiapan seremoni, tetapi juga membenahi berbagai persoalan pelayanan publik yang hingga kini masih menjadi keluhan masyarakat. Sorotan utama Abdul Khaliq tertuju pada persoalan air bersih yang hingga kini dinilai belum menunjukkan penyelesaian, meskipun program tersebut telah menelan anggaran puluhan miliar rupiah selama bertahun-tahun.
#KayongUtara #Kalbar #SemuaOrang #MTQXXXIVPropKalbar Kayong Utara – JurnalNewssite. Menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang akan digelar pada Agustus 2026 di kabupaten Kayong Utara, aktivis buruh dan pemerhati kebijakan publik Kabupaten Kayong Utara, Abdul Khaliq, mengingatkan pemerintah daerah agar tidak hanya fokus pada kesiapan seremoni, tetapi juga membenahi berbagai persoalan pelayanan publik yang hingga kini masih menjadi keluhan masyarakat. Sorotan utama Abdul Khaliq tertuju pada persoalan air bersih yang hingga kini dinilai belum menunjukkan penyelesaian, meskipun program tersebut telah menelan anggaran puluhan miliar rupiah selama bertahun-tahun. "Program air bersih sudah berjalan bertahun-tahun dengan anggaran yang sangat besar, tetapi masyarakat masih kesulitan menikmati air bersih. Berbagai proyek perpipaan telah dibangun, namun manfaatnya belum dirasakan secara maksimal. Ini harus menjadi evaluasi serius." Ia meminta Bupati dan Wakil Bupati Kayong Utara tidak lagi sekadar menyampaikan bahwa program masih berjalan, melainkan berani memberikan kepastian kepada masyarakat. "Publik berhak tahu. Bupati dan Wakil Bupati harus berani mengumumkan target penyelesaian air bersih secara terbuka. Kapan persoalan ini benar-benar selesai? Masyarakat membutuhkan kepastian, bukan sekadar janji." Menurutnya, MTQ XXXIV Kalbar 2026 harus menjadi momentum percepatan penyelesaian persoalan air bersih, mengingat ribuan peserta, ofisial, dan tamu dari berbagai daerah akan datang ke Kayong Utara. Selain air bersih, Abdul Khaliq juga menyoroti penerangan jalan yang mulai dipasang di sejumlah titik. Ia mengapresiasi langkah tersebut, namun berharap tidak hanya dilakukan karena menjelang MTQ. "Penerangan jalan jangan hanya menjadi target menjelang MTQ, tetapi harus menjadi bagian dari program Kayong Terang agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan." Ia juga meminta pemerintah mengevaluasi penataan tempat pembuangan sampah, khususnya di kawasan Taman Kota Sukadana, yang dinilai kurang mencerminkan wajah daerah. "Taman kota merupakan ruang publik. Masyarakat seharusnya dapat menikmati lingkungan yang bersih dan sehat, bukan justru disambut bau sampah dan pemandangan yang kurang nyaman. Penataan kebersihan harus menjadi prioritas." Tak kalah penting, Abdul Khaliq juga menyoroti masih adanya keluhan masyarakat terkait kelangkaan BBM jenis Pertalite yang dinilai masih sulit diperoleh dan kerap dijual dengan harga di atas ketentuan. "Menjelang MTQ, pemerintah bersama pihak terkait harus memastikan distribusi Pertalite berjalan normal. Jangan sampai masyarakat maupun tamu dari luar daerah kesulitan mendapatkan BBM." Di akhir pernyataannya, Abdul Khaliq berharap pelaksanaan MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat menjadi momentum evaluasi dan pembenahan pelayanan publik di Kabupaten Kayong Utara. "Keberhasilan MTQ bukan hanya diukur dari megahnya acara, tetapi juga dari kualitas pelayanan publik. Jika persoalan air bersih, penerangan jalan, kebersihan lingkungan, dan distribusi BBM dapat dibenahi, maka itulah wajah Kayong Utara yang sesungguhnya akan dikenang oleh para tamu yang datang." (Tim).

About