@akylatocab: наливай в Гача лайф тгк shtorkaluga у меня пропали хештеги как поставить ааа

шторка
шторка
Open In TikTok:
Region: BY
Tuesday 14 July 2026 10:57:19 GMT
139061
23091
173
11749

Music

Download

Comments

amuyrd
даша коза :
2026-07-14 18:22:45
10994
lemonytea__lol
LemonyTea_Burmaltea :
я за рулём
2026-07-14 18:07:06
2040
yuzu.763
Лимончик :
почему они все тёски?
2026-07-15 07:05:43
5008
bladeattackk
чë :
у меня необъяснимая любовь к этому видео
2026-07-15 04:06:03
728
rinixz176
rinixz176 :
огурчики, катя сама делала
2026-07-14 12:29:17
1216
napoleon8027
Shipsack :
они первые придумали тренд "говорят свою первую фразу"
2026-07-14 13:58:14
304
1npul7e
Cepбский вoeнный пpecтупник :
2026-07-14 11:25:03
115
tykmisski_ss
бубубу :
100k часов в уральских пельменях
2026-07-15 08:03:03
502
rlly_jjane
JaneG13 [ISTP] :
2026-07-16 10:52:08
6
ww44bl77
вабли 🍰 :
да куда мне наливать
2026-07-16 16:40:10
31
wer_.qerr
ronch :
ода браток, ты шаришь в этой теме
2026-07-14 11:22:08
683
maincraft1542
Maincraft154 :
Я обожаю этот канал
2026-07-16 08:09:35
21
yuro136
zombikeys :
я будто переместилась лет на 8-9 назад
2026-07-14 23:38:15
160
alekseydoza
алексей доза💉💊 :
почему там оксимирон
2026-07-15 02:50:13
110
skytti_228
туберкулёз[✘] :
ты не представляешь какого это смотреть утром во время бессонницы
2026-07-14 23:48:00
3408
zoha80086
Уральский Дебошир :
гача лайф уральские пельмени я счастлив
2026-07-14 16:07:16
58
volminii77
Schwein🐖 :
почему таи оксимирон
2026-07-16 19:51:00
9
etoile_0000
кiс :
мои эстетичные репосты не поймут меня если репостну эту имбу
2026-07-16 07:17:36
18
parta.228
Парта :
2026-07-16 14:04:34
11
um4ds
chula :
как я по их лицам поняла что это уральские пельмени
2026-07-16 21:14:39
8
thdysprosium
диспрозий :
чел который "наливай" похож на Уоллеса из Скотта пилигрима
2026-07-15 12:12:15
65
To see more videos from user @akylatocab, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi
Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi "Prabowo sumbang 1.098 sapi kurban pakai APBN" muncul, banyak dari kita yang langsung terpancing amarah, seolah-olah terjadi penyalahgunaan uang rakyat untuk ibadah personal. Mari kita ambil langkah mundur sejenak, turunkan tensi, dan gunakan kacamata yang lebih objektif dan diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan dua kapasitas yang melekat pada seorang pemimpin. Ada Prabowo sebagai seorang pribadi, dan ada Prabowo sebagai Kepala Negara. Sebagai individu, beliau tentu menunaikan kewajiban personalnya. Namun, dalam konteks 1.098 sapi ini, yang sedang berjalan adalah program resmi Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen negara yang didanai APBN, yang memang diamanatkan untuk didistribusikan ke daerah-daerah, pesantren, ormas, dan masyarakat luas. Tujuannya sangat jelas: memastikan pemerataan perhatian negara, tidak hanya terpusat di Pulau Jawa, tetapi menyentuh lapisan akar rumput di berbagai pelosok. Bantuan ini bukan untuk keluarga Istana, dan bukan pula untuk pesta pejabat. Sebagai warga negara di negara demokrasi, bersikap kritis itu sangat dianjurkan. Bahkan, kita wajib mengawasi jalannya pemerintahan. Namun, sasaran kritiknya harus bergeser pada hal yang substantif. Alih-alih termakan framing yang memelintir niat baik negara, mari kita tanyakan hal yang esensial: Apakah penyaluran sapi Banmas ini transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran sampai ke tangan masyarakat yang benar-benar membutuhkan? Itulah bentuk pengawasan yang sehat dan mencerdaskan. Kita sangat boleh berbeda pandangan politik atau tidak sepakat dengan tokoh tertentu. Itu sah. Tetapi, jangan sampai sentimen dan kebencian membutakan logika kita, hingga kita ikut menolak atau menarasikan buruk sebuah program yang manfaatnya justru kembali secara nyata kepada masyarakat. Jadilah publik yang kritis, objektif, dan berakal sehat. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikObjektif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #StopFraming #IndonesiaMaju
Kadang kita ini gampang banget dibikin panas dan marah sebelum benar-benar paham duduk perkaranya, kan? Begitu muncul judul berita provokatif:
Kadang kita ini gampang banget dibikin panas dan marah sebelum benar-benar paham duduk perkaranya, kan? Begitu muncul judul berita provokatif: "Prabowo sumbang 1.098 sapi kurban pakai APBN", linimasa langsung meledak. Banyak yang nyinyir dan menuduh seolah-olah Presiden memakai uang rakyat demi ibadah pribadinya. Tahan dulu emosinya, mari kita pakai akal sehat. Konteksnya sama sekali BUKAN begitu! Kita harus mulai cerdas membedakan posisi: Ada Prabowo sebagai pribadi, dan ada beliau sebagai Kepala Negara. Sebagai pribadi, beliau tentu berkurban secara personal. Tapi, 1.098 sapi ini masuk dalam Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Namanya saja sudah jelas: bantuan untuk masyarakat! Kenapa pakai APBN? Ya karena ini memang program resmi bantuan masyarakat yang dimandatkan melalui jabatan Presiden, bukan program amal pribadi. Sapi-sapi ini disalurkan merata ke daerah-daerah pelosok, pesantren, ormas Islam, tokoh agama, dan masyarakat luas. Bantuan ini tidak masuk ke Istana, tidak untuk keluarga Presiden, dan apalagi untuk pesta para pejabat! Sebagai masyarakat, kita memang berhak dan wajib mengawasi. Silakan awasi penyalurannya! Apakah tepat sasaran? Apakah sampai ke masyarakat yang membutuhkan? Apakah transparan? Itu baru namanya kritik yang objektif dan sehat. Tapi, kalau dari awal narasinya sengaja dipelintir seolah-olah "Prabowo beramal pakai uang rakyat", itu bukan kritik. Itu adalah penggiringan opini yang licik. Kita bebas berbeda pilihan politik. Kita boleh tidak suka pada tokoh tertentu. Tapi, jangan sampai kebencian buta bikin kita ikut-ikutan menyebar fitnah dan menolak bantuan yang manfaatnya 100% kembali ke perut rakyat. Jadilah masyarakat yang cerdas, jangan mau diadu domba! 🇮🇩🐄🔥 #FaktaBicara #BanmasPresiden #SapiKurban #PrabowoSubianto #AkalSehat #LawanHoax #BantuanRakyat #NetizenCerdas #SikatMafia #IndonesiaMaju

About