@meilleuresfilm: Voyage en Finlande ou tout le monde connaît votre salaire #creatorsearchinsights #actualité #Finlande

investigation et enquête 🎥🎬
investigation et enquête 🎥🎬
Open In TikTok:
Region: CI
Tuesday 14 July 2026 20:43:52 GMT
130435
5046
232
1156

Music

Download

Comments

dioufix
Dioufix :
Pendant ce temps là, en France, quelqu'un détourne 4 millions d'euros et est candidate à la magistrature suprême 😂😂
2026-07-15 13:17:50
61
tiehi83
tiehicharles :
12 sur 19 et on parle d'égalité des sexes.
2026-07-15 13:30:55
35
emgy.choco
EMGY.CHOCO#🔞 :
au cameroun également on ne blague pas avec l'argent public 😅 et on a également le gouvernement le plus jeune au monde 😏
2026-07-15 17:54:41
15
doc5919
Doc :
je me demande si ça viendra un jour en Afrique ?
2026-07-15 18:49:07
9
silv3rsurf3r
Silv3rSurf3r :
en France les 2/3 des députés et sénateurs démissionnerai
2026-07-15 07:16:22
11
the_number_94
Le Séquenceur :
un ministre fait quoi avec les gardes du corps 😳😳😳😳 sauf si c'est un bandit😂😂😂😂😂
2026-07-17 04:25:42
5
bonco969
adel bonco :
Marine le pen, elle devrait prendre exemple🤣
2026-07-15 07:58:20
14
varan401
Lionel Letizzi :
En Afrique même le maire surveillé par un régiment
2026-07-15 09:09:56
7
eddyluthbert5
eddyluthbert5 :
Les membres du gouvernement ne sont pas déconnecté comme en France. Ils sont au service du peuple et non le contraire.
2026-07-15 07:09:26
14
patricio_musanga11
Patricio Musanga :
quel pays!
2026-07-17 06:47:53
1
femme.forte24
Fat💍epse Coulibaly❤️🎊 :
C’est pas ici garde du corps on dirait il a le secret de l’arme nucléaire
2026-07-15 14:32:41
10
ahmedalkazafi2
Ahmed Alkazafi :
c'est un pays de rêve beau à vivre hein !
2026-07-15 02:30:42
6
jessi75063
jessi7 :
nos dirigeants africains doivent suivrent cet exemple
2026-07-15 20:10:42
6
joangsohnji
Angel59 :
Qu'est-ce qu'on aurait des leçons à prendre d'eux... Ici on dépense des millions en garde du corps, repas copieux avec bouteilles de vin, menus objets d'utilité quotidienne ...
2026-07-15 19:18:03
6
provirus7
OKINGNI EMMANUEL :
chez nous en RCI, le ministre chaque jour se pince pour se résoudre à ne pas se comparer à Dieu tout puissant. entrée pauvre ultra riche quelques mois plus tard dans l'acceptation la plus spectaculaire
2026-07-15 13:28:56
7
mbjguy
mbjguy :
Il faut montrer cette vidéo aux dirigeants gabonais
2026-07-15 23:43:08
0
moussamagassa946
Masmas :
c'est pas comme la France, les politiciens sont tous des voleurs
2026-07-15 04:53:34
5
thity.smalto
thity smalto :
En quoi est-ce que 12/19 sur reflète l égalité 🤣🤣🤣🤣des sexes ???? sacrés journalistes occidentaiux
2026-07-15 21:59:58
6
kuberalingo219
Kubera Lingo officiel :
Ce pays me rappelle le mien le Gabon 🇬🇦. Chez nous on ne blague pas avec l'argent public.
2026-07-15 09:02:30
4
siscocellulaire1
sisco cellulaire :
donc 12/18 c'est l'égalité ?
2026-07-17 08:30:48
0
hajar.cisse
hajar cisse :
Ou sont les mysogines qui veulent pas avoir les femmes aux pouvoirs?😒
2026-07-15 08:16:03
3
demmbouze10
plaizirnho :
hé @Johnny Pacheco 🤣🤣🤣🤣
2026-07-15 11:12:04
2
d.m.c2000
D.M.C2000 :
C’est exactement comme en Belgique 🇧🇪 !
2026-07-15 23:28:43
1
billbest2
fierte223 🇲🇱 :
Et ils ont pu accomplir tout ça sans connaître ni islam ni Coran
2026-07-15 20:31:36
4
user2991916820520
Mohammed :
oui 12 femmes sur 19 c est pas équitable je pense
2026-07-15 14:05:20
3
To see more videos from user @meilleuresfilm, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Proses Hukum Abu Janda Harus Tuntas, Bareskrim Diminta Segera Tetapkan Tersangka setelah Hina Masyarakat Minang!! JAKARTA, DETAKSUMBARNEWS – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Ikatan Keluarga Minang (IKM) mendesak Bareskrim Polri segera menetapkan Permadi Arya alias Abu Janda sebagai tersangka dalam perkara dugaan penghinaan dan ujaran kebencian terhadap masyarakat Sumatera Barat dan suku Minangkabau. Desakan tersebut disampaikan setelah DPP IKM menghadiri proses klarifikasi resmi di Bareskrim Polri pada Senin (6/7/2026). Klarifikasi itu merupakan tindak lanjut dari Surat Undangan Bareskrim Polri Nomor B/2962/VI/RES.1.1.1./2026/Dittipidum tanggal 26 Juni 2026 yang merujuk pada Laporan Polisi Nomor LP/B/230/V/2026/SPKT/BARESKRIM POLRI tanggal 26 Mei 2026 dengan pelapor Braditi Moulevey. Wakil Ketua Umum Bidang Hukum, HAM, dan Advokasi DPP IKM, Defrizal Djamaris, menegaskan bahwa diterimanya surat klarifikasi menunjukkan adanya perkembangan dalam penanganan perkara. > "Menyebut Minangkabau sebagai kaum barbar adalah serangan terhadap peradaban, bukan sekadar hinaan kepada individu," tegas Defrizal. DPP IKM menyatakan laporan yang diajukan memiliki landasan hukum yang kuat, yakni Pasal 242 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) mengenai penghinaan terhadap golongan penduduk berdasarkan identitas etnis dan kewilayahan, serta Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45A Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) terkait penyebaran informasi yang menimbulkan kebencian berbasis SARA melalui platform digital. Selain itu, IKM menyampaikan sejumlah tuntutan kepada Bareskrim Polri, di antaranya meningkatkan status perkara dari penyelidikan ke tahap penyidikan, menetapkan Permadi Arya alias Abu Janda sebagai tersangka apabila alat bukti telah dinilai cukup, serta menuntaskan proses hukum secara profesional, transparan, dan tanpa tebang pilih. DPP IKM menegaskan akan terus mengawal proses hukum hingga perkara tersebut memperoleh kepastian hukum dan diselesaikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selengkapnya : Detaksumbarnews.com #AbuJanda #IkatanKeluargaMinang #BareskrimPolri #SumateraBarat #DetakSumbarNews" width="135" height="240">
Proses Hukum Abu Janda Harus Tuntas, Bareskrim Diminta Segera Tetapkan Tersangka setelah Hina Masyarakat Minang!! JAKARTA, DETAKSUMBARNEWS – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Ikatan Keluarga Minang (IKM) mendesak Bareskrim Polri segera menetapkan Permadi Arya alias Abu Janda sebagai tersangka dalam perkara dugaan penghinaan dan ujaran kebencian terhadap masyarakat Sumatera Barat dan suku Minangkabau. Desakan tersebut disampaikan setelah DPP IKM menghadiri proses klarifikasi resmi di Bareskrim Polri pada Senin (6/7/2026). Klarifikasi itu merupakan tindak lanjut dari Surat Undangan Bareskrim Polri Nomor B/2962/VI/RES.1.1.1./2026/Dittipidum tanggal 26 Juni 2026 yang merujuk pada Laporan Polisi Nomor LP/B/230/V/2026/SPKT/BARESKRIM POLRI tanggal 26 Mei 2026 dengan pelapor Braditi Moulevey. Wakil Ketua Umum Bidang Hukum, HAM, dan Advokasi DPP IKM, Defrizal Djamaris, menegaskan bahwa diterimanya surat klarifikasi menunjukkan adanya perkembangan dalam penanganan perkara. > "Diterimanya surat klarifikasi ini adalah sinyal bahwa hukum bergerak serius. Kami hadir bukan sekadar memenuhi panggilan, kami hadir untuk memastikan proses ini tidak berhenti di tengah jalan," ujar Defrizal Djamaris. Menurut IKM, perkara tersebut harus diproses hingga tuntas sesuai ketentuan hukum yang berlaku agar memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan bagi masyarakat. IKM juga menilai pernyataan Abu Janda yang menyebut masyarakat Sumatera Barat sebagai "kaum barbar" telah melukai kehormatan serta marwah masyarakat Minangkabau. > "Menyebut Minangkabau sebagai kaum barbar adalah serangan terhadap peradaban, bukan sekadar hinaan kepada individu," tegas Defrizal. DPP IKM menyatakan laporan yang diajukan memiliki landasan hukum yang kuat, yakni Pasal 242 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) mengenai penghinaan terhadap golongan penduduk berdasarkan identitas etnis dan kewilayahan, serta Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45A Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) terkait penyebaran informasi yang menimbulkan kebencian berbasis SARA melalui platform digital. Selain itu, IKM menyampaikan sejumlah tuntutan kepada Bareskrim Polri, di antaranya meningkatkan status perkara dari penyelidikan ke tahap penyidikan, menetapkan Permadi Arya alias Abu Janda sebagai tersangka apabila alat bukti telah dinilai cukup, serta menuntaskan proses hukum secara profesional, transparan, dan tanpa tebang pilih. DPP IKM menegaskan akan terus mengawal proses hukum hingga perkara tersebut memperoleh kepastian hukum dan diselesaikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selengkapnya : Detaksumbarnews.com #AbuJanda #IkatanKeluargaMinang #BareskrimPolri #SumateraBarat #DetakSumbarNews

About