@feripurwo: Seumur hidup kita sibuk mengumpulkan banyak hal. Mengumpulkan harta. Mengumpulkan jabatan. Mengumpulkan penghargaan. Mengumpulkan pujian. Mengumpulkan nama baik. Bahkan kita rela mengorbankan waktu, tenaga, dan ketenangan demi sesuatu yang kita sebut milikku. Rumahku. Mobilku. Perusahaanku. Jabatanku. Keluargaku. Hartaku. Namun pernahkah kita berhenti sejenak untuk bertanya Benarkah semua itu benar-benar milik kita? Jika memang milik kita, mengapa suatu hari nanti kita harus meninggalkannya? Jika memang milik kita, mengapa usia mampu memisahkan kita darinya? Jika memang milik kita, mengapa kematian datang tanpa meminta izin kepada semua yang telah kita kumpulkan? Hidup mengajarkan bahwa manusia sering keliru membedakan antara titipan dan kepemilikan. Kita menggenggam titipan seolah-olah itu akan abadi. Padahal sejak awal, Tuhan hanya sedang mempercayakannya kepada kita untuk sementara. Harta hanyalah titipan. Kesehatan hanyalah titipan. Pasangan adalah titipan. Anak-anak adalah titipan. Jabatan adalah titipan. Bahkan tubuh yang setiap hari kita rawat pun hanyalah titipan yang suatu saat akan kembali kepada Pemiliknya. Dan mungkin inilah tamparan paling sunyi bagi jiwa: Selama hidup, kita sibuk mengumpulkan apa yang akan kita tinggalkan, tetapi lalai mengumpulkan apa yang akan ikut bersama kita. Betapa banyak manusia rela kehilangan kejujuran demi harta yang akhirnya diwariskan. Rela kehilangan harga diri demi kedudukan yang akhirnya digantikan. Rela kehilangan waktu bersama keluarga demi pekerjaan yang kelak akan diteruskan orang lain. Taubat ditunda. Sedekah ditunda. Meminta maaf ditunda. Bersyukur ditunda. Seolah-olah kita memiliki jaminan bahwa esok masih akan menjadi milik kita. Padahal yang dijanjikan kepada manusia bukanlah hari esok. Yang dijanjikan hanyalah bahwa setiap amal akan diperhitungkan. Dunia akan semakin pandai membuat manusia merasa memiliki. Teknologi akan membuat semuanya terasa berada dalam genggaman. Kekayaan akan semakin mudah dipamerkan. Popularitas akan semakin mudah diraih. Namun pada saat napas terakhir dihembuskan, semua itu berhenti di ambang pintu kematian. Rekening tidak ikut masuk ke liang lahad. Gelar tidak menemani kesendirian di alam kubur. Popularitas tidak menjawab pertanyaan di hadapan Tuhan. Yang tetap tinggal bersama kita hanyalah jejak kehidupan yang pernah kita pilih. “Berapa banyak yang berhasil kukumpulkan?” Lalu mulai bertanya, “Berapa banyak yang benar-benar akan kubawa pulang?” Karena sesungguhnya setiap hari kita sedang menulis dua catatan. Catatan amal. Dan catatan dosa. Dua catatan itulah yang benar-benar melekat pada diri kita. Tidak bisa diwariskan. Tidak bisa dipindahkan. Tidak bisa dibeli. Tidak bisa ditukar. Jika engkau berbuat baik, engkaulah yang akan memetik cahayanya. Jika engkau menzalimi orang lain, engkaulah yang akan memikul bebannya. Tidak ada seorang pun yang mampu menggantikan. Maka sebelum mengejar sesuatu yang hanya akan tinggal di dunia, kejarlah sesuatu yang akan tetap hidup setelah dunia meninggalkanmu. Tebarkan kebaikan meski tidak dipuji. Bersedekahlah meski tidak diketahui. Maafkan meski tidak diminta. Beribadahlah meski tidak dilihat manusia. Karena segala sesuatu yang dilakukan dengan tulus akan tetap hidup, bahkan ketika nama kita telah lama dilupakan. Pada akhirnya, dunia hanya meminjamkan. Tidak ada satu pun yang benar-benar dapat kita miliki selamanya. Rumah akan berganti penghuni. Harta akan berganti pemilik. Jabatan akan berganti nama. Tubuh akan kembali menjadi tanah. Namun amal akan tetap bercahaya. Dan dosa akan tetap meminta pertanggungjawaban. Maka jangan terlalu bangga dengan apa yang hari ini ada di tanganmu. Lebih baik sibuk memperindah apa yang kelak akan berada di dalam timbangan amalmu. Karena ketika seluruh dunia berhasil lepas dari genggamanmu, masih ada satu hal yang tidak akan pernah meninggalkanmu. Yaitu setiap amal yang pernah kau ikhlaskan, dan setiap dosa yang belum sempat kau sesali. ~ @The Feri Purwo #fyp #feripurwo #selfreminder #muhasabahdiri #jumatberkah
Feri Purwo
Region: ID
Friday 31 July 2026 04:36:03 GMT
Music
Download
Comments
Bu uti :
🥰🥰🥰 Thanks for your reminder
2026-08-09 08:28:21
2
Man tan :
aku terpukul dgn nasehat ini, namun aku berterimakasih telah di tegur, di ingatkan dan di nasehat hati, semoga yg menposting juga di limpahkan beribu" kebaikan😭😭😭
2026-08-07 02:57:32
17
Acil'6810 :
merinding bulu kuduku dan sadar kita bukan siapa²,terimakasih sudah mengingatkan yg baca.
2026-08-04 04:50:27
6
Prida :
semoga Terus menerus saling mengingatkan.. semoga aku semakin Istiqomah dlm menjalani yg diperintahkan Allah SWT..🤲
2026-08-10 00:07:06
3
rierien's :
semua nya tidak abadi yg kita miliki semua kembali kepada Allah hanya Amal sholih yg kita bawa kelak
2026-08-09 21:54:31
1
bambs :
terima kasih telah ingatkan bro, bahwa dunia dan perhiasan tdk ada yg abadi, hanya amal ibadah yg dapat dibawa diakhirat
2026-08-09 10:37:07
5
bundanya fitri :
trmksh ya mas nasehatnya , untuk mengingatkan diriku sendiri, cocok dgn lagunya yg ak suka bngt 🙏🙏😭😭
2026-08-08 07:41:38
2
bunga adelwis :
saya hanya manusia biasa yg selalu berusaha memperbaiki diri utk bekal akhirat nanti😭
2026-08-02 05:13:54
7
frey :
Sangat bermanfaat mas Feri. Semoga bermanfaat dan bisa kita amalkan dlm kehidupan kita sehari-hari. Salam Istiqomah dlm kebaikan dan terus banyak memberikan manfaat buat banyak orang 🙏🏽🙏🏽
2026-08-09 13:09:35
1
Anna Paula :
I really agree and like your writing .
Pernyataan ini adalah sebuah pengingat , bahwa semua yg bersifat duniawi apapun itu , semuanya bersifat sementara . hanya sekedar titipan . tapi , amal kebaikan dan dosa , akan benar " abadi menyertai manusia .
dunia ini ibarat terminal , tempat singgah sementara .tempat kita mengumpulkan perbuatan baik , amal dan ibadah . sebagai bekal kita nanti , saat kita menuju ke keabadian .
( I like you look without mustache and sideburns . it will be handsomer .)
2026-07-31 08:42:30
11
Giyoto_Utomo :
Terima kasih sudah diingatkan. Izin save untuk pengingat. 🙏
2026-08-08 03:02:59
2
bu neng :
saya sangat bersukur di pagi hari ini ,allah maha baik telah memberi pelajaran untuk saya yg lewat beranda ini ,trimakasih mas,atau akang sudah memberi ilmu yg sangat bermanpaat buat saya ,saya akan belajar terus menjadi orang yg lebih baik lagi ,amiiin 🤲🤲🙏🙏👍👍
2026-08-01 01:43:51
2
Pak Guru Ngonten :
Tidak ada yang pasti di dunia ini kecuali kematian.🙏
2026-07-31 08:32:29
5
Noen :
MasyaAllah... ini dalem banget... mkasih udah ngingetin yaa
2026-08-06 00:32:17
3
Edi Budiman :
Ajib... nasehat menasehati manusia dalam kebaikan dan kesabaran adalah perintah Yang Maha Kuasa... mantap brotherkuh ❤️
2026-08-06 23:01:52
1
User User :
dunia untuk akhirat
2026-08-03 23:45:34
1
BANG ALIUS :
luar biasa kata katanya...
masyaalloh😭😭😭
2026-08-07 01:11:59
1
Dwiii :
betul banget 👍
2026-08-04 09:36:59
1
yeni_triana :
Benar
2026-07-31 08:18:48
1
Wardatul Kamilah901 :
terimaksih bang,sebulan yang lalu,seorang yang istimewa ,mengingatkan aku juga,beliau berkata" semakin dalam cintamu ke urusan dunia,sampai melebihi cintamu kepada Allah,maka akan semakin besar ujianamu,itulah cara Allah menyayangimu,mengingatkanmu bahwa semua yang didunia ini,bukan milikmu,hanya titipan" .mendengarnya ,air mata ini gak bisa di bendung,terimakasih Allah,masih diberi kesempatan untuk memperbaiki
2026-08-08 10:22:36
4
Yuswenny :
setuju
jadi buat apa mengejar yg hanya jadi beban dosa!
buat apa di curi kalau hanya tunggu antrian panjang untuk hisap
jika hari ini masih ada waktu dan kesempat
sujud syukur
kita masih ada waktu yg tersisa buat tobat
2026-08-02 03:52:12
3
Moy mey^_^ :
😭😭😭aku merasa tertampar mambaca kata kata ini........semuanya di dunia ini hanyalah sementara.ketika kita mati hanya dua yg kita bawa amal perbuatan baik dan buruk ....dosa dan amal kita......ya Allah ampuni aku yg masih sering khilaf sering lupa bahwa tubuh ku,semua yg kupunya hanyalah titipan 😭😭😭😭🙏🙏🙏🙏🤲🤲🤲🤲ya Allah.trimaksih telah mengingatkanku🙏🙏🙏🙏
2026-08-07 08:09:30
2
Morning_dew125 :
Terima kasih mas Fery untuk narasi yang sungguh indah, seharusnyalah kita ingat bahwa kehidupan yg kita jalani ini hanya TITIPAN, semua akan sirna, akan lenyap, hanya AMAL dan TINGKAH LAKU LANGKAH kita yg melekatl pd diri kita dan akan kembali kepada SANG PEMILIK KEHIDUPAN 😌
2026-08-01 06:42:31
4
wiwik rahmawaty :
betul sekali harta akan pindah tangan
rmh akan ganti penghuni dst....hanya amal yg menyertai kita ...super sekali terimakasih mas pengingatnya ....👍👍🙏
2026-07-31 05:04:50
2
juliater_sipayung :
Hidup ini hanya tentang rasa, selebihnya hanya bunga bunga kehidupan yang semua ada waktuny ada limitnya, terima kasih pak Feri sudah terus mengingatkan
2026-08-02 03:18:32
1
To see more videos from user @feripurwo, please go to the Tikwm
homepage.