@ng_tv: #ngtv #galotala #vdr #survivor #

NG TV
NG TV
Open In TikTok:
Region: ML
Wednesday 05 August 2026 22:47:59 GMT
173855
51157
945
226

Music

Download

Comments

oumarcoop2
Ldji leader 🤫 :
Il vient de mon pays
2026-08-05 22:55:47
144
jacobzum3
꧁𝓙𝓪𝚌𝓸𝔹꧂ 🇲🇱🇲🇷 :
Svp celui qui est samabaly ?
2026-08-05 23:37:15
13
queens.ad
Queens :
svp cs lui Sidiki Diabaté nn ????
2026-08-06 00:00:30
6
dembele.ousmane12
Dembele Ousmane :
C'est Lui Vini jr ?
2026-08-06 09:57:56
4
madanitall206
𝕸𝖆𝖉𝖆𝖓𝖎 𝕿𝖆𝖑𝖑🐒☠️🐒 :
Allah ka Mamadou champion d'Afrique 💪🏾
2026-08-05 22:51:26
1
olc.17
olc17 :
champion d'Afrique champion du monde maître de black bufalo
2026-08-05 23:13:41
27
siby696
siby696 :
Alana Mamadou ban coraji
2026-08-05 23:42:04
1
salfonfraisla
Salfon 🧸 :
Svp c’est lui karamogo sinayogo ??
2026-08-06 00:12:58
4
bizzobbmilliardaire
БІZZФↁЄЅІБИ :
Notre prophète Muhammad sws a dit : ❤️🤲🌙
2026-08-06 16:19:54
3
la.team.appog
𝐓𝐄𝐀𝐌 𝐀𝐏𝐏𝐎𝐆𝐄́ ✨🚀 :
je suis vierge ♍
2026-08-06 10:18:40
0
yassiser26151188153066
yassi :
ayeni telliya 🥰🥰🥰🥰💪💪💪
2026-08-06 14:24:51
1
dabycool1
Daby cool :
non c'est Oustaz Dramé
2026-08-06 01:01:05
3
seckmontana1
SECK MONTANA :
😂
2026-08-06 14:36:05
1
keblokagie
keblokagie :
👍👍👍
2026-08-06 00:00:02
6
amadou.sy2676
Amadoski🇲🇱501🛑🚨🚀 :
Allah ka affiche❤️❤️❤️
2026-08-05 22:49:57
3
adamasadiosarambounou2
أدم سربون 💼 :
Allah Ka Mamadou
2026-08-06 08:30:51
1
black_civilis_555
Negro_calibré :
2026-08-06 10:45:26
1
amadou.bah9564
Amadou Bah :
il vient de mon pays🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
2026-08-06 07:58:34
1
c3mill6
Système Mill :
ama
2026-08-05 23:18:49
1
falayecheeofficiel
Falaye Chee officiel🦅 :
C1🥰
2026-08-06 01:21:49
1
tidianimaiga481
tidianimaiga481 :
N’oubliez pas le boycott du 08 au 09 août 💪💪💪volume magni
2026-08-05 23:12:25
3
user6396415074419
traore yacouba :
je l aime tellement
2026-08-05 23:11:55
1
saran.keta43
Saran Keïta :
2026-08-05 22:53:56
1
lagar.koda61
Lagarè koda :
Allha ka Mouhamad 🤜🤛
2026-08-05 22:50:39
1
To see more videos from user @ng_tv, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Wahai jiwa-jiwa manusia yang terlena akan kesombongan dan begitu kagum pada dirinya sendiri... pernahkah engkau merenungkan bahwa seluruh rasa besar yang memenuhi dadamu hari ini berdiri di atas sesuatu yang sangat rapuh. Satu napas yang dipinjamkan saja sudah membuatmu meninggi, padahal tanpa itu kau hanyalah jasad yang terbujur kaku tanpa mampu menggerakkan satu jari pun. Tidak ada pujian yang mampu menghidupkanmu kembali. Tidak ada harta yang mampu membeli satu tarikan udara tambahan. Tidak ada manusia yang sanggup menawar kematian agar menunggumu beberapa saat lagi. Lalu mengapa engkau berjalan di bumi dengan kepala yang tinggi, sedangkan kehidupanmu sendiri bergantung pada sesuatu yang bahkan tidak mampu kau pertahankan barang sedetik pun. Wahai jiwa-jiwa manusia yang begitu mudah memandang rendah orang lain... sadarlah bahwa kesombongan sering kali lahir dari lupa mengenal diri sendiri. Engkau melihat keberhasilanmu lalu menganggapnya hasil kekuatanmu semata. Engkau melihat kedudukanmu lalu mengira itu bukti kemuliaanmu. Engkau melihat apa yang ada di tanganmu lalu merasa lebih berharga daripada mereka yang tidak memiliki seperti dirimu. Padahal jika Allah membuka tabir kelemahan yang selama ini Dia tutupi darimu, mungkin engkau tidak akan menemukan alasan sedikit pun untuk membanggakan diri. Betapa banyak aib yang tidak diketahui manusia, betapa banyak kekurangan yang disembunyikan oleh kasih sayang Allah, dan betapa banyak dosa yang seandainya diperlihatkan kepada manusia lain, niscaya engkau akan lebih sibuk menangisi dirimu daripada menghakimi orang lain. Wahai jiwa-jiwa manusia yang terpesona oleh bayangan kehebatannya sendiri... pernahkah engkau membayangkan bagaimana akhir dari tubuh yang hari ini begitu kau banggakan. Tubuh yang kau rawat dengan penuh perhatian itu suatu hari akan kehilangan seluruh kemampuannya. Mata yang sekarang melihat akan tertutup selamanya. Telinga yang mendengar akan berhenti menangkap suara. Lidah yang dahulu membanggakan diri tidak lagi mampu mengucapkan sepatah kata pun. Lalu orang orang yang kau kenal akan berdiri mengelilingimu dalam keheningan. Mereka tidak lagi berbicara tentang kekayaanmu, tidak lagi membicarakan pencapaianmu, tidak lagi memuji kedudukanmu. Mereka hanya akan berkata bahwa engkau telah tiada, kemudian perlahan kembali melanjutkan hidup mereka tanpa kehadiranmu. Wahai jiwa-jiwa manusia yang terlalu sibuk meninggikan diri di atas bumi... ketahuilah bahwa tidak ada pemandangan yang lebih menyedihkan daripada seseorang yang menghabiskan seluruh umurnya membangun istana kesombongan di atas sesuatu yang akan menjadi tanah. Hari demi hari ia berusaha terlihat besar di hadapan manusia, tetapi lupa memperbaiki kedudukannya di hadapan Allah. Ia menjaga citranya dengan sungguh sungguh, namun membiarkan hatinya dipenuhi penyakit yang perlahan merusak amalnya. Ia takut kehilangan penghormatan manusia, tetapi tidak takut kehilangan rahmat Tuhannya. Sampai akhirnya kematian datang mematahkan seluruh khayalan tentang kebesaran dirinya dan memperlihatkan kenyataan yang selama ini ia hindari. Wahai jiwa-jiwa manusia yang masih diberi kesempatan untuk merenung sebelum semuanya terlambat... ingatlah bahwa pada akhirnya tidak ada yang akan dibawa pulang selain amal dan penyesalan. Kesombongan tidak akan menerangi kuburmu. Kekayaan tidak akan menemanimu dalam kesendirianmu. Kedudukan tidak akan menjawab pertanyaan yang menantimu. Dan orang orang yang dahulu bertepuk tangan untukmu tidak akan mampu memikul bebanmu walau hanya sedikit. Maka sebelum tubuhmu menjadi nama yang disebut dengan kenangan, sebelum napasmu kembali kepada pemilik-Nya, dan sebelum waktu menutup seluruh kesempatan yang tersisa, rendahkanlah hatimu. Sebab sering kali yang paling dekat dengan kehancuran bukanlah mereka yang tidak memiliki apa apa, melainkan mereka yang terlalu kagum kepada dirinya sendiri hingga lupa bahwa dirinya hanyalah seorang hamba yang hidup dari napas yang dipinjamkan. #masukberandafypシ #wajibfyp
Wahai jiwa-jiwa manusia yang terlena akan kesombongan dan begitu kagum pada dirinya sendiri... pernahkah engkau merenungkan bahwa seluruh rasa besar yang memenuhi dadamu hari ini berdiri di atas sesuatu yang sangat rapuh. Satu napas yang dipinjamkan saja sudah membuatmu meninggi, padahal tanpa itu kau hanyalah jasad yang terbujur kaku tanpa mampu menggerakkan satu jari pun. Tidak ada pujian yang mampu menghidupkanmu kembali. Tidak ada harta yang mampu membeli satu tarikan udara tambahan. Tidak ada manusia yang sanggup menawar kematian agar menunggumu beberapa saat lagi. Lalu mengapa engkau berjalan di bumi dengan kepala yang tinggi, sedangkan kehidupanmu sendiri bergantung pada sesuatu yang bahkan tidak mampu kau pertahankan barang sedetik pun. Wahai jiwa-jiwa manusia yang begitu mudah memandang rendah orang lain... sadarlah bahwa kesombongan sering kali lahir dari lupa mengenal diri sendiri. Engkau melihat keberhasilanmu lalu menganggapnya hasil kekuatanmu semata. Engkau melihat kedudukanmu lalu mengira itu bukti kemuliaanmu. Engkau melihat apa yang ada di tanganmu lalu merasa lebih berharga daripada mereka yang tidak memiliki seperti dirimu. Padahal jika Allah membuka tabir kelemahan yang selama ini Dia tutupi darimu, mungkin engkau tidak akan menemukan alasan sedikit pun untuk membanggakan diri. Betapa banyak aib yang tidak diketahui manusia, betapa banyak kekurangan yang disembunyikan oleh kasih sayang Allah, dan betapa banyak dosa yang seandainya diperlihatkan kepada manusia lain, niscaya engkau akan lebih sibuk menangisi dirimu daripada menghakimi orang lain. Wahai jiwa-jiwa manusia yang terpesona oleh bayangan kehebatannya sendiri... pernahkah engkau membayangkan bagaimana akhir dari tubuh yang hari ini begitu kau banggakan. Tubuh yang kau rawat dengan penuh perhatian itu suatu hari akan kehilangan seluruh kemampuannya. Mata yang sekarang melihat akan tertutup selamanya. Telinga yang mendengar akan berhenti menangkap suara. Lidah yang dahulu membanggakan diri tidak lagi mampu mengucapkan sepatah kata pun. Lalu orang orang yang kau kenal akan berdiri mengelilingimu dalam keheningan. Mereka tidak lagi berbicara tentang kekayaanmu, tidak lagi membicarakan pencapaianmu, tidak lagi memuji kedudukanmu. Mereka hanya akan berkata bahwa engkau telah tiada, kemudian perlahan kembali melanjutkan hidup mereka tanpa kehadiranmu. Wahai jiwa-jiwa manusia yang terlalu sibuk meninggikan diri di atas bumi... ketahuilah bahwa tidak ada pemandangan yang lebih menyedihkan daripada seseorang yang menghabiskan seluruh umurnya membangun istana kesombongan di atas sesuatu yang akan menjadi tanah. Hari demi hari ia berusaha terlihat besar di hadapan manusia, tetapi lupa memperbaiki kedudukannya di hadapan Allah. Ia menjaga citranya dengan sungguh sungguh, namun membiarkan hatinya dipenuhi penyakit yang perlahan merusak amalnya. Ia takut kehilangan penghormatan manusia, tetapi tidak takut kehilangan rahmat Tuhannya. Sampai akhirnya kematian datang mematahkan seluruh khayalan tentang kebesaran dirinya dan memperlihatkan kenyataan yang selama ini ia hindari. Wahai jiwa-jiwa manusia yang masih diberi kesempatan untuk merenung sebelum semuanya terlambat... ingatlah bahwa pada akhirnya tidak ada yang akan dibawa pulang selain amal dan penyesalan. Kesombongan tidak akan menerangi kuburmu. Kekayaan tidak akan menemanimu dalam kesendirianmu. Kedudukan tidak akan menjawab pertanyaan yang menantimu. Dan orang orang yang dahulu bertepuk tangan untukmu tidak akan mampu memikul bebanmu walau hanya sedikit. Maka sebelum tubuhmu menjadi nama yang disebut dengan kenangan, sebelum napasmu kembali kepada pemilik-Nya, dan sebelum waktu menutup seluruh kesempatan yang tersisa, rendahkanlah hatimu. Sebab sering kali yang paling dekat dengan kehancuran bukanlah mereka yang tidak memiliki apa apa, melainkan mereka yang terlalu kagum kepada dirinya sendiri hingga lupa bahwa dirinya hanyalah seorang hamba yang hidup dari napas yang dipinjamkan. #masukberandafypシ #wajibfyp

About