@basitalihashmi63: Snow ❄️ 2k26 South Africa 🇿🇦 #southafricatiktok🇿🇦 #foryoupage #unfrezzmyaccount #viraltiktok #grwomyaccount

B🐆
B🐆
Open In TikTok:
Region: ZA
Tuesday 11 August 2026 17:16:55 GMT
3061
243
2
49

Music

Download

Comments

mumtazmahmud123
Mumtaz :
beautiful
2026-08-11 19:57:08
0
abdulqudoos__
Abdul___qudoos :
♥️♥️♥️
2026-08-11 17:56:06
0
To see more videos from user @basitalihashmi63, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Rp18,9 Triliun untuk 546 Pemda Menjamin Gaji PPPK hingga Akhir 2026 “Jadi tidak ada istilah PPPK dirumahkan atau enggak dibayar dengan ada tambahan ini. Ini sudah selesai sebetulnya” — Tito Karnavian, Mendagri Pemerintah mencairkan Rp18,9 triliun untuk 546 pemda guna memperkuat kapasitas fiskal dan memastikan pembayaran gaji pegawai, terutama PPPK, hingga akhir 2026. Rp18,9 TRILIUN UNTUK 546 PEMDA • Disalurkan langsung Kementerian Keuangan  • Masuk ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD)  • Tidak melalui Kemendagri DARI MANA DANANYA? Rp10,05 TRILIUN Dana Bagi Hasil (DBH) + • Rp8,8 TRILIUN Tambahan/Top-up Dana Alokasi Umum (DAU) Top-up DAU diberikan kepada daerah yang tidak memiliki sisa DBH atau anggaran yang dapat diefisiensikan. DAMPAK UTAMA • GAJI PPPK TERJAMIN Memastikan pembayaran gaji pegawai, terutama PPPK, hingga akhir 2026. • RISIKO PENUNDAAN DITEKAN Mencegah penundaan gaji/pemberhentian pegawai honorer dan PPPK • FISKAL DAERAH DIPERKUAT Memberi kepastian fiskal bagi pemda di tengah keterbatasan anggaran PRIORITAS PENGGUNAAN 01 — BELANJA PEGAWAI Dana tambahan diprioritaskan untuk memenuhi belanja pegawai, terutama PPPK 02 — PEMBANGUNAN MENDESAK Setelah kebutuhan pegawai terpenuhi, sisa anggaran digunakan untuk: • Perbaikan jalan rusak • Penanganan daerah bencana • Persoalan mendesak masyarakat Anggaran tidak boleh dibiarkan lintas tahun. MENGAPA DICAIRKAN? • Sejumlah pemda sebelumnya khawatir tidak mampu membayar gaji pegawai hingga akhir 2026  • Pemicu keterbatasan fiscal daerah • Mendagri Tito Karnavian bertemu Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada akhir Juli 2026 untuk mencari solusi • Pemerintah menerbitkan PMK terkait penyaluran dana Rp18,9 triliun untuk 546 pemda sumber: https://www.tribunnews.com/nasional/7866246/pemerintah-resmi-cairkan-rp-189-triliun-ke-546-pemda-cegah-badai-phk-p3k
Rp18,9 Triliun untuk 546 Pemda Menjamin Gaji PPPK hingga Akhir 2026 “Jadi tidak ada istilah PPPK dirumahkan atau enggak dibayar dengan ada tambahan ini. Ini sudah selesai sebetulnya” — Tito Karnavian, Mendagri Pemerintah mencairkan Rp18,9 triliun untuk 546 pemda guna memperkuat kapasitas fiskal dan memastikan pembayaran gaji pegawai, terutama PPPK, hingga akhir 2026. Rp18,9 TRILIUN UNTUK 546 PEMDA • Disalurkan langsung Kementerian Keuangan • Masuk ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) • Tidak melalui Kemendagri DARI MANA DANANYA? Rp10,05 TRILIUN Dana Bagi Hasil (DBH) + • Rp8,8 TRILIUN Tambahan/Top-up Dana Alokasi Umum (DAU) Top-up DAU diberikan kepada daerah yang tidak memiliki sisa DBH atau anggaran yang dapat diefisiensikan. DAMPAK UTAMA • GAJI PPPK TERJAMIN Memastikan pembayaran gaji pegawai, terutama PPPK, hingga akhir 2026. • RISIKO PENUNDAAN DITEKAN Mencegah penundaan gaji/pemberhentian pegawai honorer dan PPPK • FISKAL DAERAH DIPERKUAT Memberi kepastian fiskal bagi pemda di tengah keterbatasan anggaran PRIORITAS PENGGUNAAN 01 — BELANJA PEGAWAI Dana tambahan diprioritaskan untuk memenuhi belanja pegawai, terutama PPPK 02 — PEMBANGUNAN MENDESAK Setelah kebutuhan pegawai terpenuhi, sisa anggaran digunakan untuk: • Perbaikan jalan rusak • Penanganan daerah bencana • Persoalan mendesak masyarakat Anggaran tidak boleh dibiarkan lintas tahun. MENGAPA DICAIRKAN? • Sejumlah pemda sebelumnya khawatir tidak mampu membayar gaji pegawai hingga akhir 2026 • Pemicu keterbatasan fiscal daerah • Mendagri Tito Karnavian bertemu Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada akhir Juli 2026 untuk mencari solusi • Pemerintah menerbitkan PMK terkait penyaluran dana Rp18,9 triliun untuk 546 pemda sumber: https://www.tribunnews.com/nasional/7866246/pemerintah-resmi-cairkan-rp-189-triliun-ke-546-pemda-cegah-badai-phk-p3k

About