@liasouza8796: #crietorserchinsight

liasouza
liasouza
Open In TikTok:
Region: BR
Saturday 22 August 2026 09:59:09 GMT
14
2
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @liasouza8796, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kenapa Saham CPO Naik Saat Kebakaran Hutan? Peluang atau Jebakan Betmen? Setiap karhutla terjadi, ada yang melihatnya sebagai peluang cuan. Tapi hati-hati, nggak semua saham CPO otomatis naik. Pada 2019, kebakaran besar melanda Kalimantan dan Sumatra. Logikanya, pasokan sawit terganggu → harga CPO naik → saham sawit ikut meroket. Tapi kenyataannya nggak sesederhana itu. Saat asap tebal pada September 2019, AALI justru turun sekitar 10%. Salah satu faktornya, harga CPO sejak awal 2019 masih tertekan akibat oversupply tahun sebelumnya. Berbeda pada 2023. Saat isu kabut asap kembali ramai, DSNG naik sekitar 17%, sementara CPO melonjak sekitar 5% dalam sehari. Pasar sudah mengantisipasi potensi gangguan produksi. Tapi kenaikan juga bisa jadi jebakan. Setelah kondisi normal, saham bisa terkoreksi karena dampak kekeringan terhadap produksi dan kinerja baru terlihat beberapa bulan kemudian. Contohnya LSIP yang turun sekitar 34% sepanjang Juni 2024. Setelah laporan Q2 2024 memberi sentimen positif, LSIP rebound hampir 15% hanya dalam 2 hari. Jadi, karhutla nggak otomatis bikin saham CPO naik. Yang bergerak lebih dulu adalah ekspektasi pasar. Berikutnya ditentukan oleh dampak nyata ke produksi, harga CPO, dan laporan keuangan. Ikut beli saat asap mulai tebal = spekulasi. Memahami siklus CPO dan fundamental emiten = strategi. Musim kemarau sedang berjalan. Menurut kamu, saham CPO sekarang peluang atau jebakan betmen? Mau diskusi saham lebih intens? Join Mikirsaham, klik link di bio. #sahamindonesia #SantaiTapiCuan #saham #InvestasiSaham #belajarsaham
Kenapa Saham CPO Naik Saat Kebakaran Hutan? Peluang atau Jebakan Betmen? Setiap karhutla terjadi, ada yang melihatnya sebagai peluang cuan. Tapi hati-hati, nggak semua saham CPO otomatis naik. Pada 2019, kebakaran besar melanda Kalimantan dan Sumatra. Logikanya, pasokan sawit terganggu → harga CPO naik → saham sawit ikut meroket. Tapi kenyataannya nggak sesederhana itu. Saat asap tebal pada September 2019, AALI justru turun sekitar 10%. Salah satu faktornya, harga CPO sejak awal 2019 masih tertekan akibat oversupply tahun sebelumnya. Berbeda pada 2023. Saat isu kabut asap kembali ramai, DSNG naik sekitar 17%, sementara CPO melonjak sekitar 5% dalam sehari. Pasar sudah mengantisipasi potensi gangguan produksi. Tapi kenaikan juga bisa jadi jebakan. Setelah kondisi normal, saham bisa terkoreksi karena dampak kekeringan terhadap produksi dan kinerja baru terlihat beberapa bulan kemudian. Contohnya LSIP yang turun sekitar 34% sepanjang Juni 2024. Setelah laporan Q2 2024 memberi sentimen positif, LSIP rebound hampir 15% hanya dalam 2 hari. Jadi, karhutla nggak otomatis bikin saham CPO naik. Yang bergerak lebih dulu adalah ekspektasi pasar. Berikutnya ditentukan oleh dampak nyata ke produksi, harga CPO, dan laporan keuangan. Ikut beli saat asap mulai tebal = spekulasi. Memahami siklus CPO dan fundamental emiten = strategi. Musim kemarau sedang berjalan. Menurut kamu, saham CPO sekarang peluang atau jebakan betmen? Mau diskusi saham lebih intens? Join Mikirsaham, klik link di bio. #sahamindonesia #SantaiTapiCuan #saham #InvestasiSaham #belajarsaham

About