@prpure_11: จากท่าเรือ ไปที่เที่ยว โครตไกล แต่สวยมากครับ 😁

ท่านเพียว
ท่านเพียว
Open In TikTok:
Region: TH
Monday 24 August 2026 12:52:32 GMT
187799
20247
260
711

Music

Download

Comments

arfish13
Nan Eain 🩵 :
You should go here.
2026-09-10 13:17:56
0
user2741852029569
นะโมพุทโธ🗝️ :
เป็นตัวหนังสือกะเหรี่ยงครับ
2026-09-08 15:38:44
32
tain937s
爱|𝙎𝙤𝙡𝙤 💥 :
လာခြင်လို့လာတာမဟုတ်ဘူးcopyဖို့လာတာ
2026-10-23 07:16:10
3
nan.thu.zar.tun2
Nan Thu Zar Tun :
မြိုင်ကြီးငူ❤️
2026-09-11 05:55:52
3
_48_53
𓇼 ⋆.˚ น้ำหวาน 𓆡⋆.˚ 𓇼 :
พี่หนูฝันถึงพี่ด้วย
2026-08-24 13:28:11
1
user55765280133713
อายเอง🎀งับ😘 :
ທັນ☺️
2026-08-24 12:55:48
1
l1680285
เพื่อนวิ่ง กูกลิ้งเอา.ฯ💯 ⛎ :
คน8
2026-08-24 12:58:36
2
user8786961032191
เฟรน5/2🎭 :
คนที่13😝😝😝
2026-08-24 13:05:58
1
user813471301618
Wawa LGBTQ 🏳️‍🌈 🌈 :
สอง
2026-08-24 12:55:51
1
user8751302937348
ข้าวใหม่🫵👋 :
ทัน
2026-08-24 12:59:36
1
user9515780245711
น้องกาย🤧 :
คนเเรก
2026-08-24 12:55:11
1
thanakit_2013
thanakit013_ :
2026-08-24 12:55:24
1
toe168168
ယ်ုခးဏိင်းဏ်ု :
ไปเที่ยวแล้วสนุกไหมคะ
2026-09-14 05:43:49
1
pukasi.lugus
pukasi lugus⭐ :
ทันนนนนน
2026-08-24 13:09:13
1
ban.na83
Ban na :
ไม่ใช่ภาษาแปลกค่ะพี่เป็นภาษากะเหรี่ยงค่ะ
2026-09-09 11:19:43
3
iamwandeee
Wandeee :
สวยๆ
2026-08-25 01:24:08
1
chit.soe037
ซอว์ ดี🤍🫶 :
💜💜
2026-09-13 03:42:49
1
dy068mainoy5
ตุ๊ดตู่แดนสยาม :
ทัน
2026-08-24 12:55:38
1
kaem7486
Kaem แก้มดิว่ะ ท้ายบ้านกก💖💕 :
คนแรก
2026-08-24 12:58:29
1
thar.san164
စောThar san :
2026-10-23 18:00:42
1
niwat503
niwat :
ไปหาต้าวจ้าวทีี
2026-08-27 09:40:26
1
laepakse4
qwertyuiopllm885 :
🥰🥰🥰
2026-08-24 12:57:02
1
don.to.yui
Don To yui :
🥰🥰
2026-10-22 00:40:17
0
user7265732601414
ยอดชาย วชิระ :
2026-10-20 12:53:44
0
danzaja4356
X for danz💫 :
2026-08-26 19:29:32
0
To see more videos from user @prpure_11, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto menyeret nama mantan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama 10 perwira tinggi lainnya.  Skandal yang disebut melibatkan perangkat penyadapan bernilai triliunan rupiah ini memunculkan pertanyaan serius mengenai dugaan penyalahgunaan alat negara di lingkungan kepolisian. Analis politik dan militer Universitas Nasional, Doktor Selamat Ginting, mengungkap sejumlah nama yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut. Dalam podcast Madilog Forum Keadilan yang dipandu sejarawan Indra J. Piliang, Ginting membeberkan kronologi yang menurutnya bermula dari terdeteksinya aktivitas penyadapan di sejumlah lokasi. “Mabes Polri dengan alatnya melihat bahwa ada radar yang sedang dimainkan. Ternyata kemudian ada di rumah Irjen Polisi Ahrie Sonta,” ujarnya dinukil Monitorindonesia.com, Rabu (4/11/2026). Ginting menyebut aktivitas penyadapan juga berlangsung di kediaman sejumlah perwira tinggi Polri lainnya. “Di waktu yang bersamaan, juga ternyata penyadapan itu sedang bekerja di rumah Irjen Polisi Slamet Uliandi. Kemudian juga di tempat Brigjen Polisi Eko Hadi Santoso.” Nama Irjen Pol Ahrie Sonta Nasution menjadi salah satu yang mencuat dalam kronologi tersebut. Ginting menyebut kedatangan personel Propam Mabes Polri bersama Brimob ke kediaman Ahrie diwarnai perlawanan. “Karena melawan, ya sudah langsung diborgol, dibawa ke Mako Brimob,” ujar Ginting. Menurut Ginting, setelah dibawa ke Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Ahrie disebut mengakui bahwa operasi penyadapan dilakukan atas perintah Listyo Sigit Prabowo. Keterangan tersebut, menurut Ginting, kemudian membuka jalan bagi penindakan terhadap sejumlah perwira lain, termasuk Listyo Sigit. “Kemudian terjadilah penangkapan-penangkapan juga termasuk kepada Irjen Polisi Abdul Karim, kemudian Irjen Polisi Nunung Saifuddin, dan juga kepada Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo,” ujar Ginting. Dugaan ini menjadi sorotan karena menyangkut penggunaan perangkat intelijen yang disebut menyasar kepala negara. Jika terbukti, perkara tersebut bukan sekadar pelanggaran prosedur, melainkan persoalan serius terkait kewenangan, pengawasan, dan pertanggungjawaban penggunaan instrumen negara. By. Sonny #listyosigit #prabowosubianto #jokowi #update #termul
Dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto menyeret nama mantan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama 10 perwira tinggi lainnya.  Skandal yang disebut melibatkan perangkat penyadapan bernilai triliunan rupiah ini memunculkan pertanyaan serius mengenai dugaan penyalahgunaan alat negara di lingkungan kepolisian. Analis politik dan militer Universitas Nasional, Doktor Selamat Ginting, mengungkap sejumlah nama yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut. Dalam podcast Madilog Forum Keadilan yang dipandu sejarawan Indra J. Piliang, Ginting membeberkan kronologi yang menurutnya bermula dari terdeteksinya aktivitas penyadapan di sejumlah lokasi. “Mabes Polri dengan alatnya melihat bahwa ada radar yang sedang dimainkan. Ternyata kemudian ada di rumah Irjen Polisi Ahrie Sonta,” ujarnya dinukil Monitorindonesia.com, Rabu (4/11/2026). Ginting menyebut aktivitas penyadapan juga berlangsung di kediaman sejumlah perwira tinggi Polri lainnya. “Di waktu yang bersamaan, juga ternyata penyadapan itu sedang bekerja di rumah Irjen Polisi Slamet Uliandi. Kemudian juga di tempat Brigjen Polisi Eko Hadi Santoso.” Nama Irjen Pol Ahrie Sonta Nasution menjadi salah satu yang mencuat dalam kronologi tersebut. Ginting menyebut kedatangan personel Propam Mabes Polri bersama Brimob ke kediaman Ahrie diwarnai perlawanan. “Karena melawan, ya sudah langsung diborgol, dibawa ke Mako Brimob,” ujar Ginting. Menurut Ginting, setelah dibawa ke Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Ahrie disebut mengakui bahwa operasi penyadapan dilakukan atas perintah Listyo Sigit Prabowo. Keterangan tersebut, menurut Ginting, kemudian membuka jalan bagi penindakan terhadap sejumlah perwira lain, termasuk Listyo Sigit. “Kemudian terjadilah penangkapan-penangkapan juga termasuk kepada Irjen Polisi Abdul Karim, kemudian Irjen Polisi Nunung Saifuddin, dan juga kepada Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo,” ujar Ginting. Dugaan ini menjadi sorotan karena menyangkut penggunaan perangkat intelijen yang disebut menyasar kepala negara. Jika terbukti, perkara tersebut bukan sekadar pelanggaran prosedur, melainkan persoalan serius terkait kewenangan, pengawasan, dan pertanggungjawaban penggunaan instrumen negara. By. Sonny #listyosigit #prabowosubianto #jokowi #update #termul

About