@callrimm__: Khi biết tin vợ sinh con gái 😂 #yang #yangg #douyin

Yangg🐬
Yangg🐬
Open In TikTok:
Region: VN
Tuesday 25 August 2026 14:29:25 GMT
932717
34307
825
3231

Music

Download

Comments

nguyenthanhcong3254
Jacky nguyên 1981 :
trung Quốc giờ họ mong có con gái làm
2026-09-01 14:50:54
82
ntht943
Mẹ đơn thân :
Tui vừa sinh được con gái đây là bàn thắng lớn nhất trong cuộc đời tui
2026-09-02 00:31:05
161
lucie1623
Nana :
2 con trai rồi mong có con gái không được ai mát vía con gái cho tui xin vía du
2026-09-02 02:39:20
175
.hin23
Đỗ Hiền :
nhả vía nè. dịu zàng. zữ chưa. 😂
2026-09-02 03:53:57
19
dee936016
deepz330 :
Nice never seen a man happy with daughter 😭 on vids
2026-09-04 10:24:06
11
hthai82
🐶 :
Công chúa thì thừa hưởng 100% tài sản Hoàng Tử thì tự lực cánh sinh... 😌
2026-09-02 07:27:22
19
innulka712
Innulka71 :
почему они так радуются дочери?
2026-09-09 17:47:04
0
truongthuyvan2000
Trương thùy vân :
chuẩn bị đón bé gái thứ 2 nè nhả vía cho bà nào cần gái rượu nhá🥰
2026-09-02 03:52:15
11
koriyama38h1
Chú Lãm38H1🇻🇳 :
T chưa vk nhưng t cứ bị thích con gái😂
2026-09-01 09:37:54
12
123ha1983
123ha1983 :
Thích con gái lắm mà thử k có con trai xem lòng buồn tênh 😄 😄😄
2026-09-02 01:38:33
21
van1898
郑云(Trịnh Vân ) :
Nhả vía nè
2026-09-04 11:15:36
5
kim.ngan.ng.nguye
ngân ơi 🍀 :
mình nói thiệt chứ người miền Tây tụi mình cưng con gái lắm nhưng mình không may lấy chồng miền Bắc họ không thương con gái thế là mình ly hôn hai mẹ con tự sống nhà mình lúc nào cũng yêu thương con gái là số 1 còn chọc bên chồng mình thì chuộng con trai
2026-09-07 18:19:33
0
nucuoiguong9x
Nụ cười gượng :
ở vn vẫn thích có thằng con trai . ko như bên nước ngoài đâu ạ.
2026-09-03 02:10:58
0
mesoc092024
𝐌ẹ𝐒ó𝐜☂ :
nhả vía gái iu có 2 má lúm giống con nhá🥰
2026-09-04 04:33:32
7
giadinh5nguoi074
mẹ 3 nhóc quỷ :
hẹ hẹ 2 o công chúa của tui
2026-09-03 05:04:05
8
nhipham.05102008
@nhipham2008 :
những người bố mong có con gái đều vui
2026-08-28 03:08:11
8
nhu_nhu1314
Như Dương :
Thường ba thích con gái mà 😂
2026-09-02 01:10:45
5
phuonghao1993
Phượng 93 :
Em 2 trai rồi . Có ai con gái nhã vía con gái em xin ạ
2026-09-02 04:52:08
1
ngu_yen_nhe_qua_khu
Minh Nghị :
vợ mà đẻ con gái cho chồng là tuyệt vời nhất 👍
2026-09-10 14:25:06
1
thuluong5102
thuluong5102 :
ck toi biết tin bé con gái còn ko thèm nói chuyện vs vk , thái độ tức giận ko thèm quan tâm
2026-09-02 08:10:38
1
lieuho1983
💞💞 BenEHplamnha😜😜💞💞 :
t xin vía út mót gái nhe 🥰🥰🤣🤣
2026-09-07 13:54:52
1
giangbui9055
giangbui9055 :
Gio bên tq ko cho biet gioi tinh luôn ha ta
2026-09-03 08:48:10
1
dandelions6373
Dandelions :
Bên trung họ chuộng nữ
2026-09-02 08:34:33
0
hanhankate
Hân nè ✌️ :
Tại ở bển con gái ko phải chuẩn bị sính lễ kakaka
2026-09-05 17:09:11
1
lanh.2001
Lanh ở Hà Khẩu :
Đẻ ra mới biết là zai hay gái 😁
2026-09-07 06:00:06
0
To see more videos from user @callrimm__, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

POV : Ohyul. Satu nama itu menggema di kepalamu, membawa badai kecemasan yang datang tanpa peringatan sejak sore tadi. Kepulangan cowok itu terasa begitu tiba-tiba, merubuhkan dinding pertahanan yang sudah bertahun-tahun kamu bangun untuk melupakannya. Sejak kecil, kamu dan Ohyul adalah sepasang sepatu yang hampir tidak pernah terpisahkan. Rumah kalian yang bersebelahan membuat setiap hari terasa seperti petualangan milik berdua.  Kamu ingat betul bagaimana kalian menghabiskan waktu sore di dahan pohon mangga halaman belakang, saling berbagi komik yang lembarannya sudah lecek, atau saat Ohyul yang berkacamata tebal dan pemalu itu dengan sabar mengajarimu matematika sampai malam di teras rumah. Dia adalah duniamu, cowok cupu yang selalu kamu bela mati-matian jika anak-anak kompleks lain mulai merundungnya. Namun, kebahagiaan itu renggut paksa saat ayah Ohyul mendapat promosi jabatan besar yang mengharuskan mereka pindah ke kota lain. Hari di mana truk pindahan datang membawa barang-barang Ohyul, duniamu terasa runtuh. Kamu menangis berhari-hari sampai matamu sembap, menolak keluar kamar karena kehilangan potongan terbesar dari masa kecilmu.  Di awal perpisahan, kamu rajin mengiriminya surat ke alamat barunya. Kamu menceritakan segalanya, dari kucing liar yang sering mampir hingga betapa sepinya halaman sebelah. Awalnya, lewat telepon singkat terakhir sebelum nomornya tidak aktif, Ohyul berjanji akan membalas semua suratmu. Namun, minggu berganti bulan, dan bulan berganti tahun, tidak pernah ada satu pun balasan yang datang. Surat-suratmu seperti lenyap ditelan bumi. Rasa kecewa yang menumpuk di dadamu perlahan mengubah kerinduan menjadi gumpalan harga diri yang terluka. Kamu pun berhenti menulis, mencoba melupakannya meski gagal total. • • •
POV : Ohyul. Satu nama itu menggema di kepalamu, membawa badai kecemasan yang datang tanpa peringatan sejak sore tadi. Kepulangan cowok itu terasa begitu tiba-tiba, merubuhkan dinding pertahanan yang sudah bertahun-tahun kamu bangun untuk melupakannya. Sejak kecil, kamu dan Ohyul adalah sepasang sepatu yang hampir tidak pernah terpisahkan. Rumah kalian yang bersebelahan membuat setiap hari terasa seperti petualangan milik berdua. Kamu ingat betul bagaimana kalian menghabiskan waktu sore di dahan pohon mangga halaman belakang, saling berbagi komik yang lembarannya sudah lecek, atau saat Ohyul yang berkacamata tebal dan pemalu itu dengan sabar mengajarimu matematika sampai malam di teras rumah. Dia adalah duniamu, cowok cupu yang selalu kamu bela mati-matian jika anak-anak kompleks lain mulai merundungnya. Namun, kebahagiaan itu renggut paksa saat ayah Ohyul mendapat promosi jabatan besar yang mengharuskan mereka pindah ke kota lain. Hari di mana truk pindahan datang membawa barang-barang Ohyul, duniamu terasa runtuh. Kamu menangis berhari-hari sampai matamu sembap, menolak keluar kamar karena kehilangan potongan terbesar dari masa kecilmu. Di awal perpisahan, kamu rajin mengiriminya surat ke alamat barunya. Kamu menceritakan segalanya, dari kucing liar yang sering mampir hingga betapa sepinya halaman sebelah. Awalnya, lewat telepon singkat terakhir sebelum nomornya tidak aktif, Ohyul berjanji akan membalas semua suratmu. Namun, minggu berganti bulan, dan bulan berganti tahun, tidak pernah ada satu pun balasan yang datang. Surat-suratmu seperti lenyap ditelan bumi. Rasa kecewa yang menumpuk di dadamu perlahan mengubah kerinduan menjadi gumpalan harga diri yang terluka. Kamu pun berhenti menulis, mencoba melupakannya meski gagal total. • • • "Ohyul! Ya ampun? Kamu udah besar ya sekarang!" Suara pekikan hangat ibumu di depan pintu membuyarkan lamunanmu. Kamu melangkah pelan keluar dari kamar, berdiri di ujung koridor ruang tamu dengan perasaan yang tertahan. Di sanalah dia sekarang. Berdiri di ambang pintu rumahmu. Anehnya, waktu seolah berhenti bagi penampilan fisik Ohyul. Dia masih mengenakan kacamata berbingkai hitam tebal yang bertengger di hidungnya, sedikit turun karena minyak di wajahnya, persis seperti dulu. Potongan rambutnya masih rapi dan terkesan kuno, dipadukan dengan kemeja kotak-kotak yang dikancingkan penuh sampai ke leher bagian atas. Penampilannya masih sama culunnya, tipe anak yang akan langsung dikenali sebagai target empuk perundungan jika bukan karena deretan prestasinya yang luar biasa. Ibumu terus memuji bagaimana nama Ohyul sering masuk berita lokal karena memenangkan olimpiade sains internasional. Ohyul tersenyum canggung, sedikit membungkuk memberi hormat pada ibumu. Detik berikutnya, netra di balik lensa tebal itu bergulir, menembus ruang tamu, dan langsung mengunci pandangannya tepat pada matamu yang sedang memperhatikannya dari kejauhan. Ada getaran asing yang aneh saat tatapan kalian kembali bertemu setelah bertahun-tahun lamanya. Detik ketika sepasang manik mata di balik lensa tebal itu mengunci pandanganmu, dadamu berdesir hebat—ada sengatan rasa rindu yang sempat mencuat, namun dengan cepat digulung oleh rasa perih yang teramat sangat. Mengingat tumpukan surat yang tak pernah berbalas dan malam-malam yang kamu habiskan dengan menangisi kepergiannya, kamu menolak untuk terlihat lemah. Sebelum Ohyul sempat melayangkan senyum atau membuka suara untuk menyapamu, kamu dengan sengaja memutus kontak mata itu secara sepihak. Kamu membuang muka, mengembuskan napas pendek yang terdengar dingin, lalu berbalik badan begitu saja menuju meja makan tanpa sepatah kata pun. Kamu bisa merasakan atmosfer di ambang pintu mendadak membeku, dan langkah kaki Ohyul yang hendak masuk sempat tertahan sedetik akibat penolakan terang-terangan darimu. Kamu ingin dia tahu, dengan sangat jelas, bahwa kamu bukan lagi anak kecil yang akan berlari memeluknya setelah diabaikan bertahun-tahun. [💬💬💬+] #ohyul #lngshot #lngshotedit

About