@katadatacoid: Peternakan sapi perah Dago Dairy yang berlokasi di Lembang, Bandung Barat, mengumumkan penghentian operasional. Hal tersebut disampaikan langsung oleh pemilik Dago Dairy, Mark Hallet dan istrinya, Yanti, melalui unggahan di akun media sosial resmi mereka pada Kamis (27/8). “Dengan sedih, kami mau mengumumkan Dago Dairy mau tutup. Hampir dua tahun kami kekurangan karyawan. Anak muda tidak berminat untuk bekerja di peternakan,” kata Mark. Kondisi tersebut membuat Mark harus bekerja dua shift hingga kesulitan memiliki waktu untuk merawat sapi dan memperbaiki kandang. Selain masalah tenaga kerja, keputusan penutupan juga dipengaruhi keberlanjutan usaha keluarga. Kedua putra mereka yang saat ini tinggal di Australia, tidak ingin meneruskan usaha peternakan tersebut. Dalam video tersebut, Mark dan Yanti juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung Dago Dairy selama ini. “Kedua putra kami tinggal di Australia. Mereka mencintai Indonesia, tetapi tidak ingin melanjutkan peternakan,” ujar Yanti. Dago Dairy berdiri sejak 2015 dan dikenal memproduksi susu segar, yogurt, serta produk olahan susu, sekaligus menjadi tempat wisata edukasi tentang peternakan dan produksi susu. Kreator konten: Yasmin K. Editor: Tia Dwitiani Komalasari #DagoDairy #Katadatacoid #KalauBicaraPakaiData #PeternakanSapi #Bandung
katadata.co.id
Region: ID
Sunday 30 August 2026 10:11:34 GMT
Music
Download
Comments
pecundang :
kalau upahnya sesuai dan pesyaratannya tidak terlalu sulit rasanya tidak ada yg keberatan bekerja disana
2026-08-30 11:06:31
28
Owner Pikachu :
bnyak yg comen intinya klo gaji cocok pasti ada yg mau. sbg bisnis owner aq udah kasih gaji 2xlipat bahkan 3x lipat dr rata2 gaji umum , tp ttep aja susah cari kryawan yg bener
2026-08-30 13:36:00
9
Agus Prastyo :
negara yg hanya butuh pajak rakyat,tp tak mau mensejahterakan rakyatnya.
2026-08-30 13:06:14
9
𝕭𝖆𝖗𝖚𝖐𝖑𝖎𝖓𝖙𝖎𝖓𝖌 :
Masalah nya nilai pajak itu bener2 mempengaruhi sektor ekonomi.... apa lagi ( Segala sektor kena pajak ).. meski gaji UMR pun bakalan g cukup.... fakta aja bnyak yg pengen jadi penjabat ato PNS.. dari pada pengusaha..
2026-08-30 12:05:10
5
🇦🇳🇩🇮 🇵🇺🇷🇳 🇦 🇲 🇦 :
di Brebes mau dibuka peternakan sapi terbesar
2026-08-30 21:57:39
0
BORNEO° ˣᵍᵒ|🇮🇩 :
🤔 ada yg salah dan mngkin juga dalam kebijakan pemerintah; pemerintah seyogyanya mengayomi; - mngkin...
2026-08-30 13:27:22
1
Jank :
kalau gajinya sesuai rasanya ga susah cari karyawan
2026-08-30 13:16:37
1
jelmol :
karena kalian kasih gaji terlalu rendah..siapa yang mau kerja
2026-08-30 13:22:03
0
okeshop :
ya Allah. semoga ada win... win solution....
2026-08-30 15:48:25
0
น่ารังเกียจ :
gen z.......
2026-08-30 11:17:16
0
Bang Rizal :
Cari.karyawan untuk mengurus hewan jangan nyari yg sekolah tinggi, yang penting bisa baca dan menulis, dan kalau ini yg dilakukan pasti banyak yang mau bekerja.
2026-08-30 14:39:06
1
Mace Papua :
kasih tau gubernurnya...Dedy Mulyadi..spy di car solusinya...sayang sekali klu tutupi
2026-08-30 13:27:58
0
Arye Fratu :
Jika Bandung sudah tidak bisa coba geser ke NTT , mungkin Pulau Sumba atau Pulau Timor , di sana potensi peternakan sangat bagus
2026-08-30 17:03:14
0
bang Jo :
Sederhana anaknya saja yang notabene tinggal meneruskan sebagai owner gak mau, bagaimna yang hanya akan menjadi karyawan.
2026-08-30 17:36:00
1
mr.X :
kami paham semoga kenangan ini adalah pelajaran berharga...kembalilah ke australia yg tentu saja lebih baik..
2026-08-30 14:10:06
1
Khaerul Nizam :
JUTAAN ORANG MENGELUH SUSAH CARI KERJA, kok diaa bilang susah cari Karyawan... Bukti kerjaan sebenarnya ada Hanya Standar si pencari kerjanya yang ketinggian... baru lulus minta Gaji 20 jutaa..
2026-08-30 13:59:54
0
wawowvgff :
angon pedet
2026-08-30 11:27:22
0
Saturday :
ajak aj gen boomers yg pada nganggur kerja, mereka yg bikin aturan untuk petani/peternak, mereka juga yg menetapkan harga pakan dll
2026-08-30 11:36:25
2
H3n :
🥺
2026-08-30 12:38:17
0
ER JAYA GEMILANG :
🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻
2026-08-30 10:34:49
0
Aidil Riau :
@KANG DEDI MULYADI
2026-08-30 11:57:55
0
To see more videos from user @katadatacoid, please go to the Tikwm
homepage.