Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@sfisobuhlephangiso: "SweetPeoplePeople"
buhle ☠️
Open In TikTok:
Region: ZA
Monday 14 September 2026 20:15:19 GMT
5184
278
0
18
Music
Download
No Watermark .mp4 (
0MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
0MB
)
Watermark .mp4 (
0MB
)
Music .mp3
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @sfisobuhlephangiso, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
🥊 RYAN GARCIA vs CONOR BENN — SATURDAY NIGHT. Watch it at Grails in Wynwood with 75+ TVs, FULL SOUND + a DJ between fights. 🔥 📍 Grails Sports Bar | Miami #RyanGarcia #ConorBenn #GarciaBenn #BoxingTikTok #BoxingMiami
ملياردير تنكر بزي فقير وطلب الطعام من الجميع لم يقدموه له الاهذه الفتاة الطيبة فأكرمها واجزل لا العطاء تستاهل#جبر_الخواطر #جبراتت📮١6 #الانسانية_هي_كل_شيئ #WelcomeWassouf #foryoupage
Currently in Destin fl waiting for the storm to hit and we’re ready 💪🏼💪🏼🫡#stormchase #fyppppppppppppppppppppppp #hurricane #hurricaneisaias
#walakalashaki
Tangis Siti Nurhayati pecah saat mengingat kembali video penyiksaan yang dialami anaknya, Ilyas Salahuddin, salah satu anak buah kapal (ABK) KM Maulana 23. Siti tak kuasa menahan rasa sakit hati setelah melihat anaknya mendapat perlakuan tak terpuji di atas kapal cumi tersebut. Dalam video itu, Ilyas terlihat dimasukkan ke dalam gentong berisi air, kemudian kepala dan tubuhnya dicelupkan berulang kali. Ia juga terlihat diinjak dan dianiaya oleh orang-orang yang berada di atas kapal. Siti mengaku awalnya tidak mengetahui bahwa sosok dalam video tersebut adalah anaknya karena rekaman yang pertama kali diterimanya dari keponakan dalam kondisi buram. Namun, saat datang ke kantor polisi dan diperlihatkan video yang lebih jelas, Siti langsung mengenali anaknya. "Saya lihat mereka berdua, itu saya kenal, itu anak saya! Kok mukanya seperti itu, saya bilang gitu. Ya Allah!," kata Siti, dikutip Senin (5/10/2026). Siti kemudian melihat rekaman ketika Ilyas dicelupkan kepala dan tubuhnya ke dalam air berulang kali. Ia mengaku sangat terpukul melihat anaknya diperlakukan seperti itu dan mempertanyakan bagaimana ada orang yang tega melakukan hal tersebut. "Pas saya buka, baru kejadian anak saya dicelupin kepalanya, badannya gitu, berulang-ulang kali. Saya sakit sekali hatinya sampai, ya Allah ya Rabbi, ada orang seperti itu yang tega," ujarnya. Terkini, Siti sudah bisa berkomunikasi dengan Ilyas pada Minggu (4/10/2026). Dalam percakapan tersebut, Siti menanyakan kondisi kesehatan anaknya setelah menjalani perawatan di Kepulauan Aru. Ilyas mengatakan kondisinya mulai membaik, tetapi masih merasakan sakit di sejumlah bagian tubuh. Ia mengeluhkan seluruh badan masih terasa sakit, telinga kirinya tidak bisa mendengar, serta masih merasakan sakit pada bagian perut dan kaki. Siti kemudian meminta anaknya tetap menjalani pengobatan dan berharap kondisinya segera pulih. Sebelumnya, Siti sempat menerima informasi dari pihak kapal bahwa Ilyas mengalami sakit beri-beri. Ia kemudian mengetahui kondisi sebenarnya setelah polisi mendalami keberadaan Ilyas dan para ABK lainnya. Kasus dugaan penyiksaan tersebut mencuat setelah video kekerasan terhadap ABK KM Maulana 23 viral di media sosial. KM Maulana 23 membawa 28 ABK dan berangkat dari kawasan Muara Baru, Jakarta Utara, menuju wilayah Laut Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku. Dari 28 ABK tersebut, empat orang diindikasikan menjadi korban dugaan penyiksaan, yakni Ilyas Salahuddin, Oktavian Magreza, Johan Saputra, dan Syawal Suswono. Berdasarkan pemeriksaan KKP, dugaan kekerasan berkaitan dengan target tangkapan cumi minimal dua kilogram dalam satu malam. Wakil nakhoda diduga merupakan otak penyiksaan dengan melakukan pemukulan terhadap ABK ketika target tangkapan tersebut tidak tercapai. Sementara itu, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri mengatakan kondisi keempat korban saat ini dalam proses pemulihan. Polisi juga akan menangani dua dugaan tindak pidana dalam kasus tersebut, yakni penganiayaan dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Penyidik Polres Pelabuhan Tanjung Priok dijadwalkan berangkat ke Kepulauan Aru untuk melakukan pemeriksaan awal dan berkoordinasi dengan Polres Kepulauan Aru. Setelah kondisi korban membaik dan proses pemeriksaan selesai, polisi akan memfokuskan upaya untuk memulangkan keempat korban ke Jakarta.
Pour le Daily Task 79, je vous parle de LinkersMap. LinkersMap ouvre les portes du commerce sans frontières. Découvre des produits du monde entier, connecte-toi à des marchands internationaux, achète et vends. Le monde entier devient ta marketplace. Rejoins LinkersMap. #InterLink #ITLG #ITL
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy