@profetadionydelarosa: 🚨URGENTE !! DIOS ME DA FUERTE PROFECIA PARA HONDURAS !! #Profecia #cristianostiktok #honduras #hondureñosenusa🇭🇳🇺🇸 #viraltiktok

Profeta Dioni de la Rosa
Profeta Dioni de la Rosa
Open In TikTok:
Region: DO
Thursday 17 September 2026 16:40:04 GMT
22582
1388
70
242

Music

Download

Comments

molygia
molygia :
porque siempre trae palabras de destrucción???
2026-09-17 21:09:12
2
lizethbarahona02
🐬Lizeth Barahona🇭🇳🐬 :
no se pero como no me convence el dice una cosa y después otra cuando Dios habla a nuestra vidas y no los deja burlados yo en varios videos eh comentado desde que este presente empezó a gobernar mi Dios me revelaba un espíritud d muerte terrible y me y le decía yo señor xq tantas muertes me decía que x pelea d territorio y me enseñaba dos calles donde no se podía pasar x ciertas colonias y también me mostró antes que empezáramos este año seguí d agua me mostraba como los brujos maldecía los ríos y la verdad que siempre que oro en las madrugadas reprendo toda maldición pero los pastores están dormidos y aveces es necesario que todos clamaramos a una sola voz
2026-09-17 19:27:20
5
jadeturquia50
Jade turquia💋👸 :
Honduras
2026-09-17 22:51:37
0
vanessaquintani18
Vanessamontolla :
Porque estaba ablando de Honduras y termina mencionado Colombia ?
2026-09-17 17:30:28
1
cololacalempira16
Fabián Paz :
amen amen amen 🙏🙏🙏
2026-09-18 02:35:06
1
ch20528
Ccca20228 :
Honduras esta cubierto cion la mano poderosa dé Dios es libre de todo espiritu dé muerte q se ha levantado en este pais
2026-09-17 22:16:36
0
angieg405
La gemela presa :
Cristo Jesús cubra ha Honduras y toda muerte huirá de nuestra patria y cubra nuestra familia con su sangre poderoso bendiciones profeta Dioni.Dios lo siga husando grandemente.🙏
2026-09-17 20:11:05
2
joelmorales843
🙏🏻 GUERRERO🙏🏻 :
Dios cubra con su sangre poderosa a Honduras y su pueblo 🙏🙏🙏
2026-09-18 02:28:41
0
sandrayamilethgal1
sandrayamilethgal1 :
amén amén bendiciones
2026-09-18 02:41:54
0
suyapaborjas218
suyapaborjas218 :
la sangre de cristo nos proteja
2026-09-18 02:57:19
0
kevimsadi
cristo :
Amen vamos Honduras a orar todos
2026-09-18 02:11:06
0
ericawww.tiktok.com06
mejia2532 :
amen
2026-09-18 03:00:29
0
amaliaponce165
amaliaponce165 :
sigamos orando. porque hay mucha violencia
2026-09-18 02:31:11
0
maria.nicaragua2
Maria Nicaragua :
Amen 🙏 🙏
2026-09-18 02:47:44
0
user810985853923
user810985853923 :
Amen
2026-09-18 03:27:34
0
soii.michell
la flaquita 🇭🇳 :
amén 😇🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻
2026-09-18 02:04:32
0
user891698679
Adriana Pérez :
🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏
2026-09-18 02:58:44
0
user762570759
user7462678293812 :
2026-09-17 17:30:03
0
jeovaniiedgardo3
Dios todo poderoso :
amén amén 🙏
2026-09-17 23:47:30
0
guierrez37751
Gutierrez :
ya vio las noticias
2026-09-17 23:49:46
0
jjramirez7770
Carlos.tiktok.com/@jjramirez77 :
amen amen en el nonbre que es.sobre todo nonbre en el nonbre de gesus prinsipados muerte brujos en contra de Honduras son destruidos se desintegra toda basura del diablo por el poder dela palabra Honduras esta en las manos del altisimo amen amen amennnnn
2026-09-18 04:08:07
0
moralesgonzalez41
MIRNA GONZALEZ🙏🇭🇳🕊 :
DIOS GUARDA NUESTRO HONDURAS PROTEJE NUESTRO PRESIDENTE
2026-09-18 03:32:03
0
teamo.dios33
🧃🍒Adelita Samantha 🧃🍒 :
Dios cuide de mis hijos y mi familia
2026-09-18 03:24:12
0
popito858
Popito :
declaramos en el nombre de Jesus que las tinieblas retroceden de nuestra amada Honduras, cae por tierra toda mano sanguinaria en contra de Honduras,declaró que el angel de Jehova acamoa alrededor de tito asfura lo guarda y lo libra de todo peligro.
2026-09-18 01:17:06
0
user762570759
user7462678293812 :
DIOS
2026-09-17 17:31:07
0
To see more videos from user @profetadionydelarosa, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sekitar 80-90 buruh yang tergabung dalam Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) DIY menggelar aksi demonstrasi di Kantor Gubernur DIY, Kamis (17/9) sekitar pukul 11.45 WIB. Massa aksi terdiri dari pekerja ojol, Taru Martani, hingga mahasiswa. Mereka membentangkan poster bertuliskan ‘Tolak RUU Perlindungan Ketenagakerjaan’. Ketua MPBI DIY, Irsad Ade Irawan, mengatakan pihaknya menilai rancangan undang-undang ketenagakerjaan yang baru belum memberikan perubahan berarti bagi pekerja. Sejumlah ketentuan terkait pemutusan hubungan kerja (PHK), upah minimum, outsourcing, dan pekerja kontrak dinilai masih memiliki persoalan. “Draft RUU yang baru itu isinya sekedar copy-paste. Soal PHK, soal upah minimum, soal outsourcing, dan soal kontrak, itu adalah tidak lebih baik. Akan tetapi sama buruknya dengan undang-undang tenaga kerja,” kata Irsad kepada awak media di lokasi aksi, Kamis (17/9). MPBI DIY menginginkan masa kontrak pekerja dibatasi maksimal satu tahun. Mereka juga meminta formula penetapan upah minimum diatur secara tegas dalam undang-undang, bukan diserahkan kepada peraturan pemerintah. Selain itu, mereka menginginkan survei kebutuhan hidup layak (KHL) dilakukan setiap bulan selama sembilan bulan sebagai dasar penetapan upah. Usai aksi, sejumlah perwakilan MPBI DIY bersama Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY menggelar audiensi selama sekitar 1,5 jam. Kepala Disnakertrans DIY, Ariyanto Wibowo, mengatakan pihaknya telah mendalami seluruh catatan dan masukan yang diberikan serikat pekerja. Ia memastikan pandangan tertulis dari serikat pekerja akan diteruskan kepada kementerian terkait serta Komisi IX DPR RI untuk menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan di tingkat pusat. Disnakertrans DIY juga menyadari adanya keterbatasan kewenangan daerah dalam merumuskan kebijakan karena harus mengacu pada regulasi pusat.  “Kita teruskan ke kementerian dan DPR di Komisi IX harapan di saat  ini adalah masa pembahasanya menjadi salah satu pertimbangan. Beberapa hal kita berupaya bisa memberikan ruang bagi rekan-rekan MPBI,” kata Ariyanto kepada awak media usai audiensi tersebut. Aset: Video: Pandangan Jogja/Resti Damayanti Artikel: Pandangan Jogja #buruh #demoburuh #jogja #mpbidiy #pandanganjogja
Sekitar 80-90 buruh yang tergabung dalam Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) DIY menggelar aksi demonstrasi di Kantor Gubernur DIY, Kamis (17/9) sekitar pukul 11.45 WIB. Massa aksi terdiri dari pekerja ojol, Taru Martani, hingga mahasiswa. Mereka membentangkan poster bertuliskan ‘Tolak RUU Perlindungan Ketenagakerjaan’. Ketua MPBI DIY, Irsad Ade Irawan, mengatakan pihaknya menilai rancangan undang-undang ketenagakerjaan yang baru belum memberikan perubahan berarti bagi pekerja. Sejumlah ketentuan terkait pemutusan hubungan kerja (PHK), upah minimum, outsourcing, dan pekerja kontrak dinilai masih memiliki persoalan. “Draft RUU yang baru itu isinya sekedar copy-paste. Soal PHK, soal upah minimum, soal outsourcing, dan soal kontrak, itu adalah tidak lebih baik. Akan tetapi sama buruknya dengan undang-undang tenaga kerja,” kata Irsad kepada awak media di lokasi aksi, Kamis (17/9). MPBI DIY menginginkan masa kontrak pekerja dibatasi maksimal satu tahun. Mereka juga meminta formula penetapan upah minimum diatur secara tegas dalam undang-undang, bukan diserahkan kepada peraturan pemerintah. Selain itu, mereka menginginkan survei kebutuhan hidup layak (KHL) dilakukan setiap bulan selama sembilan bulan sebagai dasar penetapan upah. Usai aksi, sejumlah perwakilan MPBI DIY bersama Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY menggelar audiensi selama sekitar 1,5 jam. Kepala Disnakertrans DIY, Ariyanto Wibowo, mengatakan pihaknya telah mendalami seluruh catatan dan masukan yang diberikan serikat pekerja. Ia memastikan pandangan tertulis dari serikat pekerja akan diteruskan kepada kementerian terkait serta Komisi IX DPR RI untuk menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan di tingkat pusat. Disnakertrans DIY juga menyadari adanya keterbatasan kewenangan daerah dalam merumuskan kebijakan karena harus mengacu pada regulasi pusat. “Kita teruskan ke kementerian dan DPR di Komisi IX harapan di saat ini adalah masa pembahasanya menjadi salah satu pertimbangan. Beberapa hal kita berupaya bisa memberikan ruang bagi rekan-rekan MPBI,” kata Ariyanto kepada awak media usai audiensi tersebut. Aset: Video: Pandangan Jogja/Resti Damayanti Artikel: Pandangan Jogja #buruh #demoburuh #jogja #mpbidiy #pandanganjogja

About