@weitos007: ‎#ben10 #ben10au #ben10omniverse #trash #meme #looma #princess_looma #семьеведение #выборы2026, #мем #юмор #свадьба #любовь

WEITOS
WEITOS
Open In TikTok:
Region: KZ
Sunday 20 September 2026 16:41:49 GMT
292000
35909
289
1645

Music

Download

Comments

rakhmetovm
rakhmetovm :
И как бен отказался от нее😭
2026-09-21 13:53:18
1937
bobuspopus
/ALEXSUS:3 :
Нифига у Бена вкус
2026-09-21 09:52:12
74
mel_luti09
MEL𒉭 :
Бен:
2026-09-20 21:49:46
1300
supermario2801
supermario2801 :
Такая вежливая. Даже подарок принесла 😂
2026-09-21 03:22:15
368
user394930314162
$win :
а она не чё такая
2026-09-20 19:24:56
2794
lh_vano5
lh_vano :
что было в голове у мамы бена
2026-09-21 11:42:15
3518
baukaa1311
bauka :
ох ух этот Бен 1000% копия деда у него женщины по всему вселенному
2026-09-20 18:53:56
1559
tomato_bird
Имя@ :
Раз он отказывается от неё, я забираю
2026-09-20 20:34:06
185
paksoojin
Pak Su Jin :
Ничё такая
2026-09-21 13:38:26
36
dynnrahkt8d4
S1KON :
Она ещё и невеста
2026-09-21 03:26:44
38
lollol1832
Каловый Сомелье :
У меня слабость к демоническим женщинам
2026-09-21 20:57:28
7
opa...hnxyr6239
Кибер Рак :
бен
2026-09-21 17:47:15
74
kent.oo2
КеНт :
Бен когда действие Омнитрикса закончилось
2026-09-21 20:49:33
5
svin_tuz
Артур prime :
у меня вибраниумый
2026-09-21 19:19:28
5
am.07.ss
am.07.ss :
Ля, женщина какая:)
2026-09-21 09:13:59
13
krazovich_swag
Krazovich :
эта рисовка просто имба помню Скуби Ду в детстве с такой же рисовкой смотрел
2026-09-21 01:09:13
60
rushfush
рашфаш :
я бы наверное не назвал бы это пофигизмом, это уже настоящие привыкание и смирение, пофигизм если и был у неё то это уже в старых сериях однако я не могу говорить наверняка ведь я мало что помню на счёт мамы Бена в ИС и ИСС
2026-09-20 17:47:37
173
marginal638
bundle🔑🌙 :
пофигизм? они ещё в инопланетной силе приняли, что их сын превращается в инопланетян, все эти годы они жили бог о бок с пришельцами.
2026-09-20 18:55:32
61
official_crock
official_crock :
Бен типо:
2026-09-21 10:50:23
13
kratos200p
Kratos :
а где это было? фул смотрел класику инопланетную силу и ультиматум прищелцы но не помню такого
2026-09-20 18:36:01
152
josephjoestar0391
Joseph :
по факту луна доминирующая принцесса
2026-09-21 14:23:03
38
alensoo
A|ens :
Постойте ка... Ааа, так вот почему омнитрикс работает только 10 минут...
2026-09-21 14:05:48
5
gorchik_kz
🇵🇸🇮🇶نور الدين داود🇦🇿🇦🇫 :
Ну если брать принцесс, лучше уж Атея. В ИС/ИСС были врагами, а в Омниверсе она в него влюбилась, как он получи ДНК её расы.
2026-09-20 22:18:50
7
lego.master.samodelok
LMS :
Почему ему а не мне
2026-09-21 05:28:08
7
To see more videos from user @weitos007, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, melakukan penjemputan dan pembebasan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) atas nama Sarwi (56) di Desa Curahtatal, Kecamatan Arjasa, Jumat, 9 Oktober 2026. Psikiater RSUD dr. Abdoer Rahem, dr. Dewi Prisca Sembiring Sp. KJ mengatakan, pada momentum Hari Kesehatan Jiwa Sedunia, ia bersama Dinas Sosial, Puskesmas, dan Tim Pelaksana/Penggerak Kesehatan Jiwa Masyarakat melakukan kunjungan dan penjemputan ODGJ yang dipasung.
Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, melakukan penjemputan dan pembebasan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) atas nama Sarwi (56) di Desa Curahtatal, Kecamatan Arjasa, Jumat, 9 Oktober 2026. Psikiater RSUD dr. Abdoer Rahem, dr. Dewi Prisca Sembiring Sp. KJ mengatakan, pada momentum Hari Kesehatan Jiwa Sedunia, ia bersama Dinas Sosial, Puskesmas, dan Tim Pelaksana/Penggerak Kesehatan Jiwa Masyarakat melakukan kunjungan dan penjemputan ODGJ yang dipasung. "Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia, kita melakukan kunjungan ODGJ yang dipasung. Sebelumnya sudah kami edukasi pihak keluarganya dan menyetujui agar pasien dirawat di RSUD dr. Abdoer Rahem," ujar dr. Dewi Prisca. Saat ini RSUD dr. Abdoer Rahem merawat inap 10 orang dengan gangguan jiwa. Mereka mengalami fase akut dan fase kronis sehingga membutuhkan perawatan intensif untuk menjadi lebih baik. Fase akut butuh perawatan maksimal dua minggu, sedangkan fase kronis hingga tiga bulan. "Kalau fase akut, rawat inapnya bisa satu sampai dua minggu. Tapi kalau kronis, bisa sampai tiga bulan, baru mereka bisa dirawat jalan. Kalau pasien ODGJ tidak bisa kita katakan sembuh ya, tapi dia membaik," ucapnya. Data total pasien ODGJ yang menjalani pengobatan di RSUD dr. Abdoer Rahem pada bulan September 2026 sebanyak 318 orang, 30 di antaranya menjalani rawat inap, namun 20 orang sudah membaik dan menjalani rawat jalan, sehingga tinggal 10 ODGJ yang rawat inap. "Termasuk tambahan satu orang atas nama Sarwi, yang baru saja kita lakukan penjemputan," imbuhnya. Perawatan terhadap ODGJ yang menjalani rawat inap, meliputi pengobatan untuk kejiawaan, terapi okupasi, perawatan diri sehari-hari supaya nantinya siap ketika dipulangkan kembali ke tengah-tengah masyarakat. "Pasien akan dilakukan perawatan untuk kejiwaannya dengan pengobatan, kemudian dengan terapi okupasi, dan perawatan diri sehari-hari supaya dia siap ketika dipulangkan dan kembali ke masyarakat," tegasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo, Dwi Herman Susilo mengatakan, Dinas Kesehatan dan RSUD dr. Abdoer Rahem mendukung Program Indonesia Bebas Pasung yang dicetuskan oleh pemerintah pusat sejak 2018. "Ya ini bentuk dukungan kita agar tidak ada lagi pasien ODGJ yang dipasung. Meskipun mereka mengalami gangguan jiwa, tapi kita harus tetap memperlakukan secara manusiawi," ujar Dwi Herman di sela kunjungan pasien ODGJ. Dwi Herman mengaku bahwa masih banyak masyarakat yang melakukan tindakan pasung terhadap ODGJ yang dikhawatirkan membuat keonaran atau bahkan mengancam jiwa masyarakat sekitar. Namun ia mengimbau agar pasung dilakukan dengan memperhatikan kebersihan dan kesehatan ODGJ. "Tetap harus dilakukan secara manusiawi ya. Kebutuhan tempat buang air kecil dan air besar diperhatikan. Kalau kayak gini kan kasihan, kotor sekali," ucap Dwi saat di rumah Sarwi, ODGJ yang dijemput untuk dirawat inap di RSUD dr. Abdoer Rahem. Informasi dihimpun RRI, Sarwi dipasung karena kerap kali mengamuk keluarganya dan tetangganya menggunakan alat berbahaya seperti parang dan pentungan. Sejauh ini memang belum ada korban, namun Sarwi menjadi ancaman bagi masyarakat sehingga harus dipasung. "Sarwi ini dipasung hampir setahun. Ia melarikan diri dari Lingkungan Pondok Sosial atau Liposos, Surabaya. Sesampainya di rumahnya, lalu dipasung berdasarkan kesepakatan keluarga," imbuh Dwi Herman. Reporter : Diana Dinar #KitaIndonesiaRRI #kitaindonesiarri

About