ddhendarlan :
Allah sudah tahu siapa yg akan masuk surga dan neraka,tapi ada hukum sebab akibat dan itu inti dari semuanya,dunia tercipta karena ada sebab,kalau tidak ada sebab berarti Allah mengikarinya karena Allah satu seperti bilangan 1 yang tidak tercipta dan tidak terkena hukum sebab akibat,tapi angka 2 adalah sebab dari 1+1 dan akibat dari sebab itu maka timbul angka 2 dst...,disini kita tidak usah berpolemik karena imajinasi dan akal kita yang terbatas walau Allah adalah lautan ilmu tapi manusia hanya setetes air di paruh burung,manusia masuk surga tapi harus ada sebab, amal baik dan rahmat Allah sebabnya dan sebaliknya masuk neraka sebab amal buruk dan ketidaan rahmat dan ridho Allah,dari sini kita pahami Allah memberi pilihan baik dan buruk dst... kpd manusia dan itu akan menjadi sebab buat manusia,tapi ada yg bisa melawan hukum sebab akibat ini yaitu takdir,dan itu hak preogratif Allah sebagai pencipta,takdir bukan melahirkan korban tapi kekuasaan Allah sebagai pencipta untuk menyeimbangkan hukum sebab akibat,jika buruk tidak ada penyeimbang(malaikat) tentu semua akan masuk neraka begitu sebaliknya jika baik tidak ada penyeimbang(setan/iblis) bisa jadi semua masuk surga,disini harus dipahami bahwa dunia diciptakan harus seimbang,malam tentu harus ada siang,dst...jadi surga harus ada neraka dan iblis adalah bagian dari takdir yang Tuhan berikan pilihan sujud atau tidak ke Adam,dan Adam pun terkena Takdir Allah,di kasih pilihan dekati khuldi atau jauhi,kalau kita bahas Takdir akan berpulang pada diri kita sendiri,kenapa kita tercipta? karena sudah takdir kita harus lahir kedunia,jika kita mau melawan Takdir,Allah persilahkan cari kolong langit atau dunia selain yang Allah telah ciptakan,apakah kita bisa mencarinya?jawabannya kita harus taat dan taqwa kpd Allah seperti kita saat dilahirkan dari seorang ibu maka takdir kita yg mengharuskan kita berbakti dan taat pada ibu yg telah melahirkan kita,semoga bisa memberi sedikit pencerahan🙏🔥
2026-09-25 14:14:08