@oceann.fanpage: Que vivan y que Dios los multiplique😍❤️‍🔥 #dannyocean #fanpage

oceann.fanpage
oceann.fanpage
Open In TikTok:
Region: VE
Tuesday 29 September 2026 00:37:53 GMT
36577
3962
4
204

Music

Download

Comments

carolinataipe0
Carolina Taipe :
Pero que ambos nos gustemos xfis
2026-09-30 16:38:12
1
solgiu1
Giuliana Solis :
Ufff🤞🏻😮‍💨
2026-09-30 00:45:42
0
janethemora536
💙Janethe mora🦋✨️ :
2026-09-30 05:08:03
0
tannygurria
tannygurria :
[Cara muy sonriente][Cara muy sonriente][Cara muy sonriente]
2026-09-30 06:51:24
0
To see more videos from user @oceann.fanpage, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Seorang siswa kelas 2 SD di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, berinisial MHAQ (7), meninggal dunia pada Rabu sore (30/9/2026) setelah sempat menjalani perawatan selama sembilan hari di RSUD dr. M. Ashari Pemalang akibat sakit perut. Keluarga menduga MHAQ mengalami kekerasan oleh kakak kelasnya. Menurut keterangan sang ibu yang diberitakan Disway Jateng, korban awalnya belum mau bercerita, tetapi beberapa hari setelah dirawat ia mengaku dipukul di bagian perut dan ditendang menggunakan sepatu. Selama perawatan, keluarga menyebut MHAQ mengalami muntah, kehilangan nafsu makan, dan sakit perut berulang. Setelah sempat diperbolehkan pulang, kondisi MHAQ kembali memburuk beberapa hari kemudian. Ia meninggal ketika keluarga hendak membawanya kembali ke rumah sakit. Ayah korban, sebagaimana dilaporkan SM Pantura, mengatakan anaknya sempat menyebut tiga siswa yang diduga terlibat, yakni dua siswa kelas 5 dan seorang siswa kelas 6. Namun, keterangan tersebut masih perlu didalami melalui penyelidikan. Keluarga berharap kepolisian dapat mengungkap kejadian itu dan memberikan kejelasan atas meninggalnya MHAQ, serta mengaku telah meminta penjelasan kepada pihak sekolah terkait dugaan kekerasan tersebut. Pihak sekolah menyatakan telah menyerahkan informasi mengenai kronologi kepada kepolisian dan dinas terkait, tetapi belum memberikan penjelasan lebih jauh karena masih menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan aparat. Jenazah MHAQ dilaporkan telah menjalani autopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya secara medis. Hingga pemberitaan Kamis (1/10/2026) yang ditelusuri, belum ada hasil autopsi yang memastikan adanya hubungan antara kematian korban dan dugaan kekerasan yang dialaminya. #murid #meninggaldunia  #stopbullying #viral #fyp
Seorang siswa kelas 2 SD di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, berinisial MHAQ (7), meninggal dunia pada Rabu sore (30/9/2026) setelah sempat menjalani perawatan selama sembilan hari di RSUD dr. M. Ashari Pemalang akibat sakit perut. Keluarga menduga MHAQ mengalami kekerasan oleh kakak kelasnya. Menurut keterangan sang ibu yang diberitakan Disway Jateng, korban awalnya belum mau bercerita, tetapi beberapa hari setelah dirawat ia mengaku dipukul di bagian perut dan ditendang menggunakan sepatu. Selama perawatan, keluarga menyebut MHAQ mengalami muntah, kehilangan nafsu makan, dan sakit perut berulang. Setelah sempat diperbolehkan pulang, kondisi MHAQ kembali memburuk beberapa hari kemudian. Ia meninggal ketika keluarga hendak membawanya kembali ke rumah sakit. Ayah korban, sebagaimana dilaporkan SM Pantura, mengatakan anaknya sempat menyebut tiga siswa yang diduga terlibat, yakni dua siswa kelas 5 dan seorang siswa kelas 6. Namun, keterangan tersebut masih perlu didalami melalui penyelidikan. Keluarga berharap kepolisian dapat mengungkap kejadian itu dan memberikan kejelasan atas meninggalnya MHAQ, serta mengaku telah meminta penjelasan kepada pihak sekolah terkait dugaan kekerasan tersebut. Pihak sekolah menyatakan telah menyerahkan informasi mengenai kronologi kepada kepolisian dan dinas terkait, tetapi belum memberikan penjelasan lebih jauh karena masih menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan aparat. Jenazah MHAQ dilaporkan telah menjalani autopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya secara medis. Hingga pemberitaan Kamis (1/10/2026) yang ditelusuri, belum ada hasil autopsi yang memastikan adanya hubungan antara kematian korban dan dugaan kekerasan yang dialaminya. #murid #meninggaldunia #stopbullying #viral #fyp

About