@raitanviru1: FOR MORE PREMIUM LIVE WALLPAPER FOLLOW MY INSTAGRAM RAI TANVIRU AI OFFICIAL. #raitanviru #livewallpapers #4KWallpaper #pc

🆁🅰🅸 🆃🅰🅽🆅🅸🆁🆄
🆁🅰🅸 🆃🅰🅽🆅🅸🆁🆄
Open In TikTok:
Region: BD
Tuesday 29 September 2026 08:17:17 GMT
4389
155
3
26

Music

Download

Comments

raitanviru1
🆁🅰🅸 🆃🅰🅽🆅🅸🆁🆄 :
That sound
2026-09-29 08:23:30
0
mmzjxjxhgjaksj
Bitul😭🥹🥹😭🇦🇷🇦🇷🇦🇷🇦🇷 :
🥰🥰🥰
2026-09-29 08:19:55
0
user295311129029
user295311129029 :
🥰🥰🥰
2026-09-29 08:21:58
0
To see more videos from user @raitanviru1, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Biasanya karena 1 dari 3 hal ini, Bun: masuknya kurang, serapannya bermasalah, atau keluarnya kebanyakan. 1. Asupan masuk kurang dari kebutuhan - Makan dikit/encer: Porsi kecil + bubur encer = kalori tekor. Lambung bayi kecil, jadi harus padat kalori. - Kurang lemak: MPASI tanpa minyak, santan, keju, mentega. 1 sdm lemak = 90 kalori, ngaruh banget ke BB. - Kebanyakan susu: Usia 9+ bln kalau susu >700ml/hari, anak kenyang susu & nolak makan padat. - Nafsu makan turun: Tumbuh gigi, sariawan, pilek, GTM. Kalau tiap makan cuma 2-3 suap, BB stuck. - Jadwal berantakan: Ngemil terus, jadi nggak pernah laper pas jam makan utama. 2. Makanan masuk tapi nggak terserap - Anemia defisiensi besi: Paling sering. HB rendah bikin lemes, nafsu makan turun, BB seret. - ISK – Infeksi Saluran Kemih: Nggak demam, tapi BB stuck. Bakteri bikin tubuh capek. - Alergi protein susu sapi: Diare kronis, ruam, feses berlendir → asupan nggak terserap optimal. - Cacingan: Udah MPASI + main tanah, kalori dimakan cacing. - Diare/GERD berkepanjangan: Usus terganggu, makanan bisa nggak diserap optimal. - TB/TBC anak: Batuk >2 minggu, keringat malam, BB nggak naik. 3. Tubuh bakar kalori terlalu banyak - Anak hiperaktif: Nggak bisa diem, kalori kebakar cepat. - Penyakit jantung bawaan: Jantung kerja keras = kebutuhan kalori bisa lebih tinggi. - Sakit berulang: Batpil tiap bulan, panas → kalori dipakai buat lawan penyakit. - Gangguan metabolik/tiroid: Jarang, tapi bisa bikin metabolisme cepat. Tanda yang harus langsung cek ke DSA: 1. Garis BB di KMS datar atau turun 2 bulan berturut-turut. 2. BB di bawah garis merah, atau potong 2 pita warna ke bawah. 3. Anak lemes, pucat, sering sakit, nggak aktif. 4. Diare/muntah >2 minggu, feses berdarah/berlendir. Yang bisa kamu cek dulu di rumah: 1. Plot KMS: BB naiknya sesuai garis nggak? Kalau naik meski pelan, biasanya aman. 2. Menu MPASI: Sudah pakai prohe double + lemak tiap makan belum? 3. Susu: Kebanyakan nggak? Usia 1 thn cukup 400-500ml/hari. 4. Aktifitas: Anak lincah & ceria walau kurus = biasanya nggak masalah. Gen juga ngaruh, Bun. Kalau ayah-ibu badannya kecil, anak wajar di persentil bawah asal garisnya naik konsisten. Umur anak berapa & BB lahir + BB sekarang berapa? #viral #parentingtips #fyppppppppppppppppppppppp #anakgtm #explore
Biasanya karena 1 dari 3 hal ini, Bun: masuknya kurang, serapannya bermasalah, atau keluarnya kebanyakan. 1. Asupan masuk kurang dari kebutuhan - Makan dikit/encer: Porsi kecil + bubur encer = kalori tekor. Lambung bayi kecil, jadi harus padat kalori. - Kurang lemak: MPASI tanpa minyak, santan, keju, mentega. 1 sdm lemak = 90 kalori, ngaruh banget ke BB. - Kebanyakan susu: Usia 9+ bln kalau susu >700ml/hari, anak kenyang susu & nolak makan padat. - Nafsu makan turun: Tumbuh gigi, sariawan, pilek, GTM. Kalau tiap makan cuma 2-3 suap, BB stuck. - Jadwal berantakan: Ngemil terus, jadi nggak pernah laper pas jam makan utama. 2. Makanan masuk tapi nggak terserap - Anemia defisiensi besi: Paling sering. HB rendah bikin lemes, nafsu makan turun, BB seret. - ISK – Infeksi Saluran Kemih: Nggak demam, tapi BB stuck. Bakteri bikin tubuh capek. - Alergi protein susu sapi: Diare kronis, ruam, feses berlendir → asupan nggak terserap optimal. - Cacingan: Udah MPASI + main tanah, kalori dimakan cacing. - Diare/GERD berkepanjangan: Usus terganggu, makanan bisa nggak diserap optimal. - TB/TBC anak: Batuk >2 minggu, keringat malam, BB nggak naik. 3. Tubuh bakar kalori terlalu banyak - Anak hiperaktif: Nggak bisa diem, kalori kebakar cepat. - Penyakit jantung bawaan: Jantung kerja keras = kebutuhan kalori bisa lebih tinggi. - Sakit berulang: Batpil tiap bulan, panas → kalori dipakai buat lawan penyakit. - Gangguan metabolik/tiroid: Jarang, tapi bisa bikin metabolisme cepat. Tanda yang harus langsung cek ke DSA: 1. Garis BB di KMS datar atau turun 2 bulan berturut-turut. 2. BB di bawah garis merah, atau potong 2 pita warna ke bawah. 3. Anak lemes, pucat, sering sakit, nggak aktif. 4. Diare/muntah >2 minggu, feses berdarah/berlendir. Yang bisa kamu cek dulu di rumah: 1. Plot KMS: BB naiknya sesuai garis nggak? Kalau naik meski pelan, biasanya aman. 2. Menu MPASI: Sudah pakai prohe double + lemak tiap makan belum? 3. Susu: Kebanyakan nggak? Usia 1 thn cukup 400-500ml/hari. 4. Aktifitas: Anak lincah & ceria walau kurus = biasanya nggak masalah. Gen juga ngaruh, Bun. Kalau ayah-ibu badannya kecil, anak wajar di persentil bawah asal garisnya naik konsisten. Umur anak berapa & BB lahir + BB sekarang berapa? #viral #parentingtips #fyppppppppppppppppppppppp #anakgtm #explore

About