@rabiakaya484:

Buğra
Buğra
Open In TikTok:
Region: TR
Thursday 08 October 2026 10:31:51 GMT
418
9
0
23

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @rabiakaya484, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Orangtua Pemain Persib U18 Chrisnahalim, Didit Mundo mengungkap kronologi penyerangan bus yang ditumpangi anaknya dalam insiden penyerangan oleh oknum suporter Persija di Rest Area Batang KM 360 pada Minggu, 11 Oktober 2026 malam.  Ia menuturkan baru mendapat kabar insiden tersebut pada pukul 21.30 WIB. Mundo mengaku awalnya tidak percaya dengan insiden tersebut karena tidak berkaitan dengan pertandingan yang dijalani Persib U18 di Solo.  Namun, saat mendapat kiriman video-video insiden tersebut, ia langsung mencari informasi kebenarannya. Benar saja, bus pemain tersebut dilempari batu dan benda lainnya.  Mundo memastikan bahwa saat itu tidak ada provokasi yang dilakukan para pemain terhadap oknum suporter tersebut. Pasalnya, para pemain tengah tertidur dan tak lama kemudian tiba-tiba bus diserang dengan lemparan batu dan benda-benda lainnya.  “Saya sempat nanya, apa ada provokasi? Tidak ada karena anak-anak sedang tidur,” katanya.  Sementara itu, Pandu Persada, Media Officer Persib tak sempat kembali ke bus karena diadang para pelaku yang langsung melakukan pengeroyokan.  Aksi nekat suporter itu tak berhenti di situ saja. Para pelaku juga menjebol bagasi untuk menjarah barang dan koper para pemain.  Barang-barang Chrisnahalim, pemain yang berposisi kiper itu pun tak luput dari aksi penjarahan. Perlengkapannya untuk bertanding raib.  “Tapi yang saya pikirkan adalah nyawa. Barang hilang kita bisa ikhtiar untuk ganti, tapi nyawa tidak ada gantinya,” ucapnya. Yudi/PRMN #PersibU18 #Persib
Orangtua Pemain Persib U18 Chrisnahalim, Didit Mundo mengungkap kronologi penyerangan bus yang ditumpangi anaknya dalam insiden penyerangan oleh oknum suporter Persija di Rest Area Batang KM 360 pada Minggu, 11 Oktober 2026 malam. Ia menuturkan baru mendapat kabar insiden tersebut pada pukul 21.30 WIB. Mundo mengaku awalnya tidak percaya dengan insiden tersebut karena tidak berkaitan dengan pertandingan yang dijalani Persib U18 di Solo. Namun, saat mendapat kiriman video-video insiden tersebut, ia langsung mencari informasi kebenarannya. Benar saja, bus pemain tersebut dilempari batu dan benda lainnya. Mundo memastikan bahwa saat itu tidak ada provokasi yang dilakukan para pemain terhadap oknum suporter tersebut. Pasalnya, para pemain tengah tertidur dan tak lama kemudian tiba-tiba bus diserang dengan lemparan batu dan benda-benda lainnya. “Saya sempat nanya, apa ada provokasi? Tidak ada karena anak-anak sedang tidur,” katanya. Sementara itu, Pandu Persada, Media Officer Persib tak sempat kembali ke bus karena diadang para pelaku yang langsung melakukan pengeroyokan. Aksi nekat suporter itu tak berhenti di situ saja. Para pelaku juga menjebol bagasi untuk menjarah barang dan koper para pemain. Barang-barang Chrisnahalim, pemain yang berposisi kiper itu pun tak luput dari aksi penjarahan. Perlengkapannya untuk bertanding raib. “Tapi yang saya pikirkan adalah nyawa. Barang hilang kita bisa ikhtiar untuk ganti, tapi nyawa tidak ada gantinya,” ucapnya. Yudi/PRMN #PersibU18 #Persib

About