Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@itsmeraf35:
itsmeraf❤️
Open In TikTok:
Region: PH
Thursday 15 October 2026 19:38:49 GMT
128
2
0
1
Music
Download
No Watermark .mp4 (
0.77MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
0.77MB
)
Watermark .mp4 (
0MB
)
Music .mp3
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @itsmeraf35, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
استايلك من وين ؟ قوتشي استايل هو الحل #قوتشي_استايل📍👕 #استايل_والموضه #سوق_ليبيا_شارع_دبي #سودانيز_تيك_توك_مشاهير_السودان #سوق_ليبيا @User of Gucci ⭐️ @rzaz ❤️👑 رزه
#fypシ゚ #fypシ゚viral #fypシ゚ #مساااء_الخير_لكل_من_يتابعني🕊🌺🕊
pelan pelan dek😂 #sakura #eunchae
Kasus bentrokan panas antara sekelompok debt collector (DC) dengan warga di Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kudus terus menyita perhatian publik. Sebelumnya, Kapolda Jateng Irjen Pol Roy Hardi Siahaan menegaskan aksi pengerahan DC yang disewa dari Yogyakarta ini diduga kuat merupakan tindakan premanisme berkedok penagihan utang. Pihak kepolisian pun bergerak cepat dengan mengamankan 25 orang penagih utang beserta barang bukti kendaraan hingga senjata tajam di lokasi kejadian. Namun, pihak penyedia jasa melalui perwakilan PT Jawara Mandiri Solutions (JMS) akhirnya angkat bicara dan memberikan klarifikasi serta bantahan keras atas tudingan tersebut. ➡️ Berikut poin-poin pembelaan dari pihak PT Jawara Mandiri Solutions: Klaim Datang Profesional & Baik-Baik: Pihak JMS menegaskan perusahaan mereka berbadan hukum dan bekerja sesuai prosedur. Mereka mengeklaim hanya 2 orang yang maju untuk bermediasi, sementara sisanya menunggu di area pinggir. Mengaku Dijebak & Diserang Massa: Perusahaan penyedia jasa ini menyebut rombongannya justru dipancing, dikepung, dan diserang oleh ratusan massa/ormas di lokasi. Mereka berdalih perlawanan yang dilakukan murni untuk membela diri agar tidak diamuk massa. Bantah Bawa Senjata Tajam: Pihak DC membantah keras membawa atau mengeluarkan senjata tajam. Menurut mereka, senjata tajam justru berasal dari kelompok massa yang menyerang mereka. Dugaan Intimidasi & Isu Rasis: Perwakilan PT JMS juga mengklaim bahwa rombongan mereka yang berjumlah 21 orang sempat mendapat ujaran bernada rasis saat insiden pengepungan tersebut terjadi. Permohonan Maaf: Di akhir pernyataannya, pihak PT JMS menyampaikan permohonan maaf kepada publik apabila ada hal yang kurang berkenan dari peristiwa ini. 📌 Catatan Pihak Berwajib: Di sisi lain, Polda Jateng tetap memproses hukum kasus ini dengan menjerat para tersangka menggunakan pasal berlapis terkait kekerasan secara bersama-sama, pemaksaan kehendak, hingga memasuki pekarangan tanpa izin, serta mendalami legalitas serta tanggung jawab perusahaan penyedia jasa. Dua sudut pandang sudah saling melengkapi, Lur. Gimana tanggapanmu setelah mendengarkan klarifikasi dari pihak penagih utang ini? #Kudus #Bentrok #DebtCollector
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy