@vothuylinh_1234: #aokieu #aocardigan #aohaiday #aokhoatnu

Võ Thuỳ Linh
Võ Thuỳ Linh
Open In TikTok:
Region: VN
Friday 23 October 2026 15:48:27 GMT
16458
68
2
4

Music

Download

Comments

hanaphuong204
Hải Anh :
zin line mua ạ
2026-10-23 16:09:25
0
To see more videos from user @vothuylinh_1234, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Wonogiri mengungkap fakta terbaru terkait dugaan keracunan yang dialami lebih dari 400 siswa dan guru SMPN 1 Jatisrono. Gejala yang mengarah pada keracunan tersebut ternyata mulai dirasakan sejak Rabu (21/10/2026) sore. Wakil Bupati Wonogiri sekaligus Wakil Ketua Satgas MBG Wonogiri, Imron Rizkyarno, mengatakan informasi tersebut diperoleh dari hasil penelusuran dan laporan Dinas Kesehatan (Dinkes) Wonogiri.
Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Wonogiri mengungkap fakta terbaru terkait dugaan keracunan yang dialami lebih dari 400 siswa dan guru SMPN 1 Jatisrono. Gejala yang mengarah pada keracunan tersebut ternyata mulai dirasakan sejak Rabu (21/10/2026) sore. Wakil Bupati Wonogiri sekaligus Wakil Ketua Satgas MBG Wonogiri, Imron Rizkyarno, mengatakan informasi tersebut diperoleh dari hasil penelusuran dan laporan Dinas Kesehatan (Dinkes) Wonogiri. "Setelah penelusuran dan berdasarkan laporan dari Pak Barok (Kepala Dinkes Wonogiri Mubarok), gejala mulai dirasakan anak-anak pada Rabu (21/10/2026) sore," ujar Imron, Rabu (28/10/2026). Jumlah siswa dan guru yang mengalami gejala tersebut terus bertambah pada Kamis dan Jumat (22–23/10/2026). Secara keseluruhan, lebih dari 400 siswa dan guru dilaporkan sempat mengalami keluhan kesehatan. Gejala yang dirasakan meliputi diare, mual, muntah, sakit perut, hingga pusing. Tiga siswa bahkan sempat menjalani rawat inap di puskesmas setempat. Satu siswa dirawat pada Kamis, sedangkan dua lainnya pada Jumat. Satgas MBG melalui Dinkes Wonogiri telah turun ke lapangan untuk menindaklanjuti kejadian tersebut. Namun, upaya penelusuran terkendala karena sampel makanan yang disajikan pada Rabu sudah tidak tersedia. Padahal, berdasarkan kronologi yang ditemukan, gejala mulai muncul pada hari tersebut sehingga menu yang disajikan saat itu turut menjadi perhatian dalam penelusuran. Menu MBG pada Rabu (21/10/2026) diketahui terdiri atas nugget ayam, selada, saus, campuran kacang polong dan wortel, serta buah semangka. Pihaknya juga telah memeriksa sampel makanan berupa ayam bakar yang disajikan pada Jumat (23/10/2026). Namun, hingga Rabu pagi, hasil uji laboratorium terhadap sampel tersebut belum diterima. "Kalau kita lihat gejala sudah mulai di hari Rabu sore. Berarti kan dugaannya menu di hari itu. Tapi kami tidak mendapatkan sampel menunya. Dan ini yang kami sayangkan," jelas Imron. Selain melakukan penelusuran, Imron menyampaikan bahwa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gunungsari telah menghentikan operasional sementara. Kejadian tersebut juga telah dilaporkan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) untuk ditindaklanjuti. Di tengah kejadian tersebut, dukungan agar program MBG tetap berjalan turut disampaikan oleh orang tua siswa yang mengalami diare setelah mengonsumsi makanan program tersebut. Pandhu, salah satu orang tua siswa, menilai MBG memberikan manfaat bagi keluarga karena membantu memenuhi kebutuhan gizi anak sekaligus mengurangi pengeluaran untuk uang saku. "Saya berharap program ini berjalan kembali. Manfaatnya sangat besar untuk membantu pemenuhan gizi anak kami di sekolah. Untuk selanjutnya memang perlu evaluasi dan monitoring yang lebih ketat," katanya. Meski demikian, penyebab pasti munculnya gejala yang dialami ratusan siswa dan guru SMPN 1 Jatisrono masih perlu dipastikan melalui penelusuran lebih lanjut. Dugaan keterkaitan dengan menu MBG belum dapat disimpulkan sebelum hasil pemeriksaan dan pengujian laboratorium diketahui. sc:radarsolo #Wonogiri

About