@abdoubakhesn1:

𝑨𝒃𝒅𝒐𝒖𝒃𝒂𝒌𝒉𝒆́𝒔𝒏✪
𝑨𝒃𝒅𝒐𝒖𝒃𝒂𝒌𝒉𝒆́𝒔𝒏✪
Open In TikTok:
Region: SN
Friday 30 October 2026 09:27:13 GMT
202530
8679
291
2110

Music

Download

Comments

binett666
Nita :
Yalla nama yalla mousseul si woudié soudé nila
2026-10-30 12:26:34
57
nanou.petite.tete
nanou petite tete :
le non du serie
2026-10-30 14:20:27
0
takha.sarr77
Sarr le carreleur tivaouane :
yalla nama yalla maye 4 femme si barki MHD slw amine 🤲🙏
2026-10-30 19:29:50
10
narmouserignesaliou2
nar mou serigne saliou2 :
dou deuguen beug niari diabar rék on joue le jeu
2026-10-30 14:10:10
10
mai32284
A.m CLOSET 👚👗👜🛍️ :
very good
2026-10-31 23:51:04
0
user4382821561509
user4382821561509 :
li reka takh ma beugu niari diabar way li yalla nama dall way
2026-10-30 15:43:44
9
2020astou
astou :
tres bien madame awo yep contane nanou
2026-10-30 21:49:22
2
someone.else586
someone else :
c'est décevant que personne n'aie parlé du comportement du mari qui est à l'origine de cette situation. Ce manque d équitabilité sur ses relations avec ses épouses . mo tanneu ame 2 diabares té nangouwoul yémalé . lolou mou ndieukeu wathié kiliftéfame . Mo togne yablou bopam beuga touteul awo bi manqué lo niarel bi . LEÇON SUE[Cœur rouge][Réconfortant][Cœur rouge][Réconfortant]
2026-10-31 10:10:55
0
ibrandiaye4472
Ibra Ndiaye4472 :
ndidiaye ya togne deh😭😭😭
2026-10-30 17:59:49
3
thiam.business00
Thiam business :
Non awo bu sadikk dafa nékh déh
2026-10-31 13:22:12
1
bassmballokande
BASS 🇸🇳 :
c'est le tour de rama alors mr tu as tord deh
2026-10-30 16:03:25
1
ouz2deme
ouseynou Dém :
ame niari diabar bou de ni la ahhhh metina
2026-10-30 17:41:57
1
ada.ndiaye1388
Aîda Ndiaye :
LA SUITE
2026-10-31 12:50:14
1
nadiacoly8
nadiacoly :
sucré Salé
2026-10-30 17:09:57
2
king2bobo
king bobo :
motoumahaa
2026-10-31 14:55:32
1
saneeboy81
kelefa saneee :
😳😳😳😳😳 uuuuuuuufffffffffffff África
2026-10-30 17:09:09
1
user6094193905324
user6094193905324 :
next
2026-10-30 22:11:11
1
user206754249213
user206754249213 :
😂😂😂😂😂
2026-10-30 15:47:56
1
maguattediallo776
Gattema Diallo :
2026-10-30 14:28:07
1
mariam.camara0911
Mariam Camara09 :
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
2026-10-30 17:09:24
1
tina.diagne2
Tina Diagne :
2026-10-30 13:57:50
1
rose.ecar
Talibe Jésus-Christ :
le titre
2026-10-30 14:14:16
1
gbegnon.elisabeth
Gbegnon Elisabeth Ablavi :
vive la polygamy 🥰🥰🥰
2026-11-01 20:21:16
0
dgfgroupearraw
DGF groupe arraw :
2026-11-01 12:38:36
0
diouldesoul.ba
DiouldeSoulé Ba :
Suite
2026-11-02 02:15:57
0
To see more videos from user @abdoubakhesn1, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

PURWAKARTA, alexanews.id – Seorang nasabah yang mengaku telah melunasi seluruh kewajiban kredit pemilikan rumah (KPR) di Perumahan Peta Baru, Purwakarta, melayangkan somasi kepada pihak Bank Tabungan Negara (BTN) karena sertifikat rumah yang menjadi haknya hingga kini belum diterima. Kuasa hukum nasabah dari YP, Evi Saepul Bachri, mengatakan somasi tersebut telah disampaikan kepada pihak BTN dan saat ini pihaknya masih menunggu tanggapan resmi dari bank tersebut.
PURWAKARTA, alexanews.id – Seorang nasabah yang mengaku telah melunasi seluruh kewajiban kredit pemilikan rumah (KPR) di Perumahan Peta Baru, Purwakarta, melayangkan somasi kepada pihak Bank Tabungan Negara (BTN) karena sertifikat rumah yang menjadi haknya hingga kini belum diterima. Kuasa hukum nasabah dari YP, Evi Saepul Bachri, mengatakan somasi tersebut telah disampaikan kepada pihak BTN dan saat ini pihaknya masih menunggu tanggapan resmi dari bank tersebut. "Kami memberikan somasi kepada BTN Purwakarta karena klien kami telah melunasi seluruh kewajibannya atas KPR. Namun sampai saat ini hak klien kami berupa sertifikat rumah belum diberikan," kata Evi kepada wartawan, Kamis (11/6/2026). Menurutnya, rumah yang dimaksud berada di Perumahan Kota Baru, wilayah Desa Campaka, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta. Evi menjelaskan, sebelum melayangkan somasi, pihaknya telah berupaya meminta penjelasan secara persuasif terkait keberadaan sertifikat tersebut. Namun hingga saat ini belum ada kepastian yang diterima kliennya. "Yang menjadi persoalan, sampai sekarang belum ada penjelasan yang jelas mengenai keberadaan sertifikat itu. Apakah ada atau tidak, kami belum mendapatkan kepastian," ujarnya. Pihaknya juga mengaku telah berkoordinasi dan meminta informasi kepada BTN. Namun hasilnya masih belum memberikan jawaban yang utuh mengenai status sertifikat yang dimaksud. Karena itu, kuasa hukum memberikan waktu selama tujuh hari kepada BTN untuk memberikan respons atas somasi yang telah dilayangkan. "Kami memberikan tenggang waktu tujuh hari. Jika tidak ada respons, tentu kami akan mempertimbangkan langkah hukum berikutnya sesuai ketentuan yang berlaku," tegasnya. Terkait kemungkinan pelaporan ke aparat penegak hukum, Evi mengatakan pihaknya masih melihat perkembangan dan sikap dari BTN terhadap somasi tersebut. Ia menegaskan persoalan yang dipermasalahkan kliennya bukan terkait pengembang perumahan, melainkan hubungan antara nasabah dengan pihak bank sebagai kreditur. "Kami hanya memperjuangkan hak klien kami karena seluruh kewajibannya sudah diselesaikan. Soal hubungan antara bank dengan pengembang itu menjadi urusan masing-masing pihak," katanya. Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari pihak BTN terkait somasi yang dilayangkan kuasa hukum nasabah tersebut. (King) #purwakarta

About