@mekde392: #መዳህኔቴ ነው ፀበልህ🙏🛐#ኦርቶዶክስ_ተዋህዶ_ፀንታ_ለዘለዓለም_ትኑር #እናቴ❤ማርያም❤እወድሻለሁ❤💒🙏

mekdes🛐🐑
mekdes🛐🐑
Open In TikTok:
Region: SA
Monday 02 November 2026 06:47:12 GMT
2846
518
16
29

Music

Download

Comments

d.kl26
B ነኝ የመዟ :
እልልልልልልልልልልልልልል👏👏👏👏
2026-11-02 16:53:19
0
user69173412681
ጌትነት :
እወነትነዉ
2026-11-02 12:13:52
0
alem.zewude1
Alem Zewude :
አልልልልልልልልልልልልልልልልል
2026-11-02 09:52:23
0
daraabiyyaagotaa1
sabontuu Oromoo ♥️🩵💙💜 :
ellllllll ellllllll elllllll ellllllll ellllllll elllllll ellllllll 🤲🤲🤲🤲🤲🤲🙏🙏🙏🙏🙏🙏
2026-11-02 09:40:13
0
dastha.dastha
ሃቢዲሳ።የእግዚአብሔር ልጅ :
እግዚአብሔር ይመስገን 👏👏👏👏👏 እልልልልል እልልልልል እልልልልል እልል🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
2026-11-02 09:30:54
0
user8124187278472
እነየ :
2026-11-02 10:19:23
0
user69173412681
ጌትነት :
ልልልልልልልል
2026-11-02 12:14:11
0
user69173412681
ጌትነት :
❤️❤️
2026-11-02 12:13:58
0
user9031685434168
maditu :
🥰🥰🥰🥰🥰
2026-11-02 11:45:19
0
birhan6311
ጩልሌዉ :
🥰🥰🥰
2026-11-02 06:53:43
0
user2440293217437
fre frita :
🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏
2026-11-02 11:31:32
0
rrk_rry_103
Meseret :
🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
2026-11-02 10:40:28
0
jih_ad964
Jih_ad :
🥰🥰🥰
2026-11-02 09:10:51
0
mnoraha.aaaa
Maqadati. :
🙏🙏🙏
2026-11-02 16:52:18
0
z973206
Z :
[Pray][Pray][Pray][Pray][Pray][Pray][Pray][Pray][Pray][Pray][Pray][Pray]
2026-11-02 06:58:17
0
senaytbrhanu685
ጓል ራያ ራዩማ :
[Pray][Pray][Pray][Pray][Pray][Pray][Pray][Pray][Pray][Pray][Pray][Pray][Pray][Pray][Pray]
2026-11-02 11:34:12
0
To see more videos from user @mekde392, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto menyeret nama mantan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama 10 perwira tinggi lainnya.  Skandal yang disebut melibatkan perangkat penyadapan bernilai triliunan rupiah ini memunculkan pertanyaan serius mengenai dugaan penyalahgunaan alat negara di lingkungan kepolisian. Analis politik dan militer Universitas Nasional, Doktor Selamat Ginting, mengungkap sejumlah nama yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut. Dalam podcast Madilog Forum Keadilan yang dipandu sejarawan Indra J. Piliang, Ginting membeberkan kronologi yang menurutnya bermula dari terdeteksinya aktivitas penyadapan di sejumlah lokasi. “Mabes Polri dengan alatnya melihat bahwa ada radar yang sedang dimainkan. Ternyata kemudian ada di rumah Irjen Polisi Ahrie Sonta,” ujarnya dinukil Monitorindonesia.com, Rabu (4/11/2026). Ginting menyebut aktivitas penyadapan juga berlangsung di kediaman sejumlah perwira tinggi Polri lainnya. “Di waktu yang bersamaan, juga ternyata penyadapan itu sedang bekerja di rumah Irjen Polisi Slamet Uliandi. Kemudian juga di tempat Brigjen Polisi Eko Hadi Santoso.” Nama Irjen Pol Ahrie Sonta Nasution menjadi salah satu yang mencuat dalam kronologi tersebut. Ginting menyebut kedatangan personel Propam Mabes Polri bersama Brimob ke kediaman Ahrie diwarnai perlawanan. “Karena melawan, ya sudah langsung diborgol, dibawa ke Mako Brimob,” ujar Ginting. Menurut Ginting, setelah dibawa ke Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Ahrie disebut mengakui bahwa operasi penyadapan dilakukan atas perintah Listyo Sigit Prabowo. Keterangan tersebut, menurut Ginting, kemudian membuka jalan bagi penindakan terhadap sejumlah perwira lain, termasuk Listyo Sigit. “Kemudian terjadilah penangkapan-penangkapan juga termasuk kepada Irjen Polisi Abdul Karim, kemudian Irjen Polisi Nunung Saifuddin, dan juga kepada Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo,” ujar Ginting. Dugaan ini menjadi sorotan karena menyangkut penggunaan perangkat intelijen yang disebut menyasar kepala negara. Jika terbukti, perkara tersebut bukan sekadar pelanggaran prosedur, melainkan persoalan serius terkait kewenangan, pengawasan, dan pertanggungjawaban penggunaan instrumen negara. By. Sonny #listyosigit #prabowosubianto #jokowi #update #termul
Dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto menyeret nama mantan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama 10 perwira tinggi lainnya.  Skandal yang disebut melibatkan perangkat penyadapan bernilai triliunan rupiah ini memunculkan pertanyaan serius mengenai dugaan penyalahgunaan alat negara di lingkungan kepolisian. Analis politik dan militer Universitas Nasional, Doktor Selamat Ginting, mengungkap sejumlah nama yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut. Dalam podcast Madilog Forum Keadilan yang dipandu sejarawan Indra J. Piliang, Ginting membeberkan kronologi yang menurutnya bermula dari terdeteksinya aktivitas penyadapan di sejumlah lokasi. “Mabes Polri dengan alatnya melihat bahwa ada radar yang sedang dimainkan. Ternyata kemudian ada di rumah Irjen Polisi Ahrie Sonta,” ujarnya dinukil Monitorindonesia.com, Rabu (4/11/2026). Ginting menyebut aktivitas penyadapan juga berlangsung di kediaman sejumlah perwira tinggi Polri lainnya. “Di waktu yang bersamaan, juga ternyata penyadapan itu sedang bekerja di rumah Irjen Polisi Slamet Uliandi. Kemudian juga di tempat Brigjen Polisi Eko Hadi Santoso.” Nama Irjen Pol Ahrie Sonta Nasution menjadi salah satu yang mencuat dalam kronologi tersebut. Ginting menyebut kedatangan personel Propam Mabes Polri bersama Brimob ke kediaman Ahrie diwarnai perlawanan. “Karena melawan, ya sudah langsung diborgol, dibawa ke Mako Brimob,” ujar Ginting. Menurut Ginting, setelah dibawa ke Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Ahrie disebut mengakui bahwa operasi penyadapan dilakukan atas perintah Listyo Sigit Prabowo. Keterangan tersebut, menurut Ginting, kemudian membuka jalan bagi penindakan terhadap sejumlah perwira lain, termasuk Listyo Sigit. “Kemudian terjadilah penangkapan-penangkapan juga termasuk kepada Irjen Polisi Abdul Karim, kemudian Irjen Polisi Nunung Saifuddin, dan juga kepada Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo,” ujar Ginting. Dugaan ini menjadi sorotan karena menyangkut penggunaan perangkat intelijen yang disebut menyasar kepala negara. Jika terbukti, perkara tersebut bukan sekadar pelanggaran prosedur, melainkan persoalan serius terkait kewenangan, pengawasan, dan pertanggungjawaban penggunaan instrumen negara. By. Sonny #listyosigit #prabowosubianto #jokowi #update #termul

About