@wdcandraa: 81 saham resmi dikeluarkan dari perhitungan IHSG. Termasuk BREN, BYAN, dan DSSA. Anehnya, di hari yang sama IHSG justru ditutup naik 0,79% ke 5.096. Saham-saham ini masuk kategori HSC (High Shareholding Concentration): kapitalisasinya besar, tapi saham yang beredar di publik terkonsentrasi di segelintir pemegang. Jadi gerak harganya berpotensi nggak mencerminkan pasar secara luas. Yang perlu kalian tahu: - Sahamnya TIDAK dihapus dari bursa, masih bisa dibeli dan dijual seperti biasa - Yang berubah: gerak harganya nggak lagi memengaruhi IHSG - Menurut BEI, saham HSC ±30% kapitalisasi pasar, tapi bobotnya ±18% di IHSG - Bobot itu dibagi ke saham lain, sekarang tersisa 837 saham yang dihitung Tapi asing masih net sell Rp112 miliar (seluruh pasar). Sektor keuangan net sell Rp315 miliar, energi net buy Rp217 miliar tapi hampir semuanya transaksi nego. Jadi naiknya IHSG belum bisa dibaca sebagai tanda asing kembali percaya. Menurut kalian, saham yang kapitalisasinya besar tapi kepemilikannya terkonsentrasi masih layak jadi wajah pasar Indonesia? Tulis di komentar. Sumber: BEI, CNBC Indonesia, data broker diolah BandarLab. Konten ini tidak terafiliasi dengan pihak mana pun. Saham produk berisiko tinggi, tidak cocok untuk semua kalangan, analisa sendiri sebelum memutuskan. #IHSG #SahamHSC #BREN #DSSA #BYAN #BEI #freefloat #saham
Wahyu Dwi Candra
Region: ID
Monday 02 November 2026 15:44:27 GMT
Music
Download
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @wdcandraa, please go to the Tikwm
homepage.