@poptorico: 【話題沸騰!はむにぎり🐹】 今流行りの目元カットに挑戦✂️ ちょっと整えるだけで印象が変わるのも楽しい♡ みんなはそのまま派?カットする派? #はむにぎり #ぬい活 #ぬい撮り

ポップとり子|手書きポップ
ポップとり子|手書きポップ
Open In TikTok:
Region: JP
Wednesday 04 November 2026 08:30:00 GMT
1693
82
20
3

Music

Download

Comments

netos377
誰さんかっこいい :
いちこめないすってきて
2026-11-04 08:30:41
1
monntitti31
𝄄▙▒▚▒▞▛▒▚ :
さん
2026-11-04 08:35:50
1
r463141
あい :
可愛い🥹💖
2026-11-04 09:46:44
1
yamamwgvx2o
ふうちゃん🎀 :
メガネかけてるはむにぎり可愛すぎる
2026-11-04 08:33:37
1
user7992193534568
ポンず :
ガチアクタお願いします!
2026-11-04 13:59:09
0
azu20140323
愛 杏 :
メンバー紹介POPのやつME:Iお願いします🙏
2026-11-04 14:07:51
0
user2816843569446
ひめな :
PixelRibbonお願いします🥰
2026-11-04 12:45:54
0
0.010188
ゴジラ0.0 :
ゴジラやって欲しいです
2026-11-04 13:56:42
0
user99142472524625
田中兄弟👬 :
東リべやって下さい
2026-11-04 10:55:50
0
maria99301
mariaふぁんなりーず夜のひと笑い推し :
SnowManお願いします
2026-11-04 11:59:24
0
maomao4410
maomao4410 :
ILLITやって!!!
2026-11-04 10:53:30
0
user8751079153882
あほげ :
散髪…可愛すぎる!! やってなかったらiLifeお願いします!
2026-11-04 11:24:18
0
netos377
誰さんかっこいい :
いちこめ
2026-11-04 08:30:31
1
stprlove1130
️🩵みーな💛 :
待って可愛すぎる!! 良かったらiLifeお願いします!
2026-11-04 10:54:32
0
h1725748
H📖 ̖́- :
ポップ 今日好き夏休み編出来ますか?2026で!
2026-11-04 10:28:32
0
To see more videos from user @poptorico, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto menyeret nama mantan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama 10 perwira tinggi lainnya.  Skandal yang disebut melibatkan perangkat penyadapan bernilai triliunan rupiah ini memunculkan pertanyaan serius mengenai dugaan penyalahgunaan alat negara di lingkungan kepolisian. Analis politik dan militer Universitas Nasional, Doktor Selamat Ginting, mengungkap sejumlah nama yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut. Dalam podcast Madilog Forum Keadilan yang dipandu sejarawan Indra J. Piliang, Ginting membeberkan kronologi yang menurutnya bermula dari terdeteksinya aktivitas penyadapan di sejumlah lokasi. “Mabes Polri dengan alatnya melihat bahwa ada radar yang sedang dimainkan. Ternyata kemudian ada di rumah Irjen Polisi Ahrie Sonta,” ujarnya dinukil Monitorindonesia.com, Rabu (4/11/2026). Ginting menyebut aktivitas penyadapan juga berlangsung di kediaman sejumlah perwira tinggi Polri lainnya. “Di waktu yang bersamaan, juga ternyata penyadapan itu sedang bekerja di rumah Irjen Polisi Slamet Uliandi. Kemudian juga di tempat Brigjen Polisi Eko Hadi Santoso.” Nama Irjen Pol Ahrie Sonta Nasution menjadi salah satu yang mencuat dalam kronologi tersebut. Ginting menyebut kedatangan personel Propam Mabes Polri bersama Brimob ke kediaman Ahrie diwarnai perlawanan. “Karena melawan, ya sudah langsung diborgol, dibawa ke Mako Brimob,” ujar Ginting. Menurut Ginting, setelah dibawa ke Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Ahrie disebut mengakui bahwa operasi penyadapan dilakukan atas perintah Listyo Sigit Prabowo. Keterangan tersebut, menurut Ginting, kemudian membuka jalan bagi penindakan terhadap sejumlah perwira lain, termasuk Listyo Sigit. “Kemudian terjadilah penangkapan-penangkapan juga termasuk kepada Irjen Polisi Abdul Karim, kemudian Irjen Polisi Nunung Saifuddin, dan juga kepada Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo,” ujar Ginting. Dugaan ini menjadi sorotan karena menyangkut penggunaan perangkat intelijen yang disebut menyasar kepala negara. Jika terbukti, perkara tersebut bukan sekadar pelanggaran prosedur, melainkan persoalan serius terkait kewenangan, pengawasan, dan pertanggungjawaban penggunaan instrumen negara. By. Sonny #listyosigit #prabowosubianto #jokowi #update #termul
Dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto menyeret nama mantan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama 10 perwira tinggi lainnya.  Skandal yang disebut melibatkan perangkat penyadapan bernilai triliunan rupiah ini memunculkan pertanyaan serius mengenai dugaan penyalahgunaan alat negara di lingkungan kepolisian. Analis politik dan militer Universitas Nasional, Doktor Selamat Ginting, mengungkap sejumlah nama yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut. Dalam podcast Madilog Forum Keadilan yang dipandu sejarawan Indra J. Piliang, Ginting membeberkan kronologi yang menurutnya bermula dari terdeteksinya aktivitas penyadapan di sejumlah lokasi. “Mabes Polri dengan alatnya melihat bahwa ada radar yang sedang dimainkan. Ternyata kemudian ada di rumah Irjen Polisi Ahrie Sonta,” ujarnya dinukil Monitorindonesia.com, Rabu (4/11/2026). Ginting menyebut aktivitas penyadapan juga berlangsung di kediaman sejumlah perwira tinggi Polri lainnya. “Di waktu yang bersamaan, juga ternyata penyadapan itu sedang bekerja di rumah Irjen Polisi Slamet Uliandi. Kemudian juga di tempat Brigjen Polisi Eko Hadi Santoso.” Nama Irjen Pol Ahrie Sonta Nasution menjadi salah satu yang mencuat dalam kronologi tersebut. Ginting menyebut kedatangan personel Propam Mabes Polri bersama Brimob ke kediaman Ahrie diwarnai perlawanan. “Karena melawan, ya sudah langsung diborgol, dibawa ke Mako Brimob,” ujar Ginting. Menurut Ginting, setelah dibawa ke Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Ahrie disebut mengakui bahwa operasi penyadapan dilakukan atas perintah Listyo Sigit Prabowo. Keterangan tersebut, menurut Ginting, kemudian membuka jalan bagi penindakan terhadap sejumlah perwira lain, termasuk Listyo Sigit. “Kemudian terjadilah penangkapan-penangkapan juga termasuk kepada Irjen Polisi Abdul Karim, kemudian Irjen Polisi Nunung Saifuddin, dan juga kepada Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo,” ujar Ginting. Dugaan ini menjadi sorotan karena menyangkut penggunaan perangkat intelijen yang disebut menyasar kepala negara. Jika terbukti, perkara tersebut bukan sekadar pelanggaran prosedur, melainkan persoalan serius terkait kewenangan, pengawasan, dan pertanggungjawaban penggunaan instrumen negara. By. Sonny #listyosigit #prabowosubianto #jokowi #update #termul

About