@medusaslyer: pegangan🥶 #hopeindo #jelool #hopeindoroleplay #s40fams

ᴍᴇᴅᴜsᴀ 𝐒𝟒𝟎
ᴍᴇᴅᴜsᴀ 𝐒𝟒𝟎
Open In TikTok:
Region: ID
Saturday 07 November 2026 17:07:54 GMT
10621
1444
42
22

Music

Download

Comments

iqbalmatondang21
ball :
ril coy😱
2026-11-07 19:10:59
9
scientist087
... :
gtu doang langsung fyp seminggu wak, apalgi ber rp makin lama fyp nya😭
2026-11-07 20:36:28
32
badut180502
IC | LilBlackDuck :
Di sangka Kinan itu vodka🗿Pdhal jelol tpi emg bener,si vodka mirip bgt wkwkw
2026-11-07 21:19:29
10
medusaslyer
ᴍᴇᴅᴜsᴀ 𝐒𝟒𝟎 :
Yt:NomNom
2026-11-07 17:46:01
0
kikiiinihhh_
kikinihh :
sekalinya muncul langsung full fyp jir lah aki² ini
2026-11-08 05:35:10
1
skyzuxy
SKYZUXY :
lg bakar" fyp ya🗿
2026-11-08 00:42:42
1
analisis.cuan6
XAUUSD CUAN ☕ :
jir aura nya bos tr
2026-11-08 01:17:14
1
sccbintang31
sccbintang :
sudah saatnya kahh
2026-11-07 19:11:22
0
baii_abii3
jumbo :
apakah jelool akan kembali
2026-11-07 19:26:42
0
angga1kd
L-FY :
teori teori liar mulai bermunculan ini 😄👏
2026-11-08 06:25:41
0
gilngrmdhn25
LANG_RMDHN :
dia akan memenuhi fyp lagi broo
2026-11-07 19:59:09
1
starmikasa2
Ard suka donghive :
kalo mau lebih terpercaya liat live yt sama audry di situ ngomong karakternya kwkwkw😁
2026-11-07 23:39:17
1
elhan1237
kumpulan old song :(🥀 :
kapan Rp keluarga ni 🗿
2026-11-08 01:45:23
1
mas.bogengg
Andre :
paling iseng doang kaya dulu nemuin potato
2026-11-07 19:54:15
2
abangbob03
abangbob03 :
di bangunin sama og kei sama goro ini,grgr mobilnya di replika in. arwah nya gentayangan.
2026-11-07 23:46:09
0
gys.clip
MOBA• CLIP :
pegang marga Junior sudah mulai bangun
2026-11-08 01:06:58
0
jiplong2356
PESAN KHUSUS :
ko di lehernya ngga ada tato dolar
2026-11-07 20:48:36
0
meisya_andni
Meyy🦢 :
2026-11-07 21:07:49
0
endangsyahputrabo
endangsyhapitra :
ku yakin iseng doang bg jun itu
2026-11-08 02:14:14
0
naellj4
Nathann :
omakk
2026-11-07 18:29:18
0
ini_nanzyy
YT BANDREX :
cuman bangun 1 x jing udah fyp kemana coo 😭
2026-11-08 01:32:22
1
akil.stg.05
Akil stg 05 :
pegangan pegangan di tato burung hantu telah kembali hahaha 🤫🤫🤫🤫🤫🤫🤫🤫😜😜😜😜
2026-11-07 23:48:53
0
vanzy2082
vanzz aje :
aduhhhh udh bngun aja ni.aki"
2026-11-08 00:41:55
0
dit.aje57
Ditaje :
@Rizky
2026-11-08 00:07:06
0
ranzzsuper4
2pv gang :
@drew
2026-11-08 05:53:01
0
To see more videos from user @medusaslyer, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Bandar Lampung – Polda Lampung mengungkap sosok berinisial ATD yang disebut sebagai pemesan uang palsu senilai Rp980 juta yang diamankan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. ATD diduga memesan uang palsu tersebut untuk membiayai aksi demonstrasi di Jakarta. Kapolda Lampung Brigjen Pol Yustan Alpiani mengatakan, nama ATD terungkap berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap Sudiyono (58), tersangka yang ditangkap di Medan, Sumatera Utara, pada 27 Oktober 2026. “Dari hasil pemeriksaan, ternyata uang ini dipesan oleh orang atas nama ATD di Jakarta. Rencananya, uang ini akan digunakan untuk membiayai demo yang ada di Jakarta,” kata Yustan. Meski identitas pemesan telah diperoleh, polisi hingga kini belum menemukan keberadaan ATD. Penyidik masih melakukan penelusuran berdasarkan informasi komunikasi antara Sudiyono dengan orang yang disebut sebagai pemesan tersebut. “Orangnya masih kami lakukan penyelidikan karena itu hanya keterangan dari si SP. Kami mengetahui informasi itu dari nomor komunikasi mereka,” ujarnya. Yustan menjelaskan, nomor komunikasi yang menjadi petunjuk penyidik saat ini sudah tidak dapat dihubungi. Polisi masih berupaya mencari keberadaan ATD sekaligus memastikan kebenaran keterangan Sudiyono. “Sampai saat ini nomor itu sudah tidak bisa kami hubungi, sehingga kami masih melakukan pencarian. Ini baru keterangan dari SP yang berhasil kita tangkap di Medan,” katanya. Menurut Yustan, pengembangan pemeriksaan terhadap Sudiyono membuka petunjuk baru terkait pihak yang diduga berada di balik pemesanan uang palsu tersebut. “Dari hasil pemeriksaan inilah bisa kita kembangkan. Artinya, paling tidak kita sudah bisa mencegah pembiayaan yang akan dilakukan oleh mereka terhadap demo yang terjadi di Jakarta,” ungkapnya. Sebelumnya, Polda Lampung telah mengamankan dua orang dalam kasus peredaran uang palsu lintas Sumatera-Jakarta. Keduanya yakni Azizir Wicaksono (28) yang diduga berperan sebagai kurir dan Sudiyono yang disebut memerintahkan pengiriman. Kasus ini terungkap saat petugas memeriksa bus Sempati Star bernomor polisi BL 7776 AA rute Medan-Jakarta di pintu masuk Seaport Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Kamis (8/10/2026). Dari pemeriksaan tersebut, petugas menemukan sebuah kardus merek Le Minerale di kabin atas kursi nomor 28. Di dalamnya terdapat 9.800 lembar uang pecahan Rp100 ribu yang diduga palsu dengan total nominal mencapai Rp980 juta. Azizir yang membawa kardus tersebut kemudian diamankan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, ia mengaku membawa uang tersebut dari Medan menuju Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, atas perintah Sudiyono. Polisi selanjutnya mengembangkan penyelidikan ke Medan hingga berhasil menangkap Sudiyono di sebuah tempat pangkas rambut pada 27 Oktober 2026. Hingga kini, penyidik masih memburu ATD untuk mengungkap lebih jauh pihak yang diduga memesan uang palsu tersebut. (Yul)
Bandar Lampung – Polda Lampung mengungkap sosok berinisial ATD yang disebut sebagai pemesan uang palsu senilai Rp980 juta yang diamankan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. ATD diduga memesan uang palsu tersebut untuk membiayai aksi demonstrasi di Jakarta. Kapolda Lampung Brigjen Pol Yustan Alpiani mengatakan, nama ATD terungkap berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap Sudiyono (58), tersangka yang ditangkap di Medan, Sumatera Utara, pada 27 Oktober 2026. “Dari hasil pemeriksaan, ternyata uang ini dipesan oleh orang atas nama ATD di Jakarta. Rencananya, uang ini akan digunakan untuk membiayai demo yang ada di Jakarta,” kata Yustan. Meski identitas pemesan telah diperoleh, polisi hingga kini belum menemukan keberadaan ATD. Penyidik masih melakukan penelusuran berdasarkan informasi komunikasi antara Sudiyono dengan orang yang disebut sebagai pemesan tersebut. “Orangnya masih kami lakukan penyelidikan karena itu hanya keterangan dari si SP. Kami mengetahui informasi itu dari nomor komunikasi mereka,” ujarnya. Yustan menjelaskan, nomor komunikasi yang menjadi petunjuk penyidik saat ini sudah tidak dapat dihubungi. Polisi masih berupaya mencari keberadaan ATD sekaligus memastikan kebenaran keterangan Sudiyono. “Sampai saat ini nomor itu sudah tidak bisa kami hubungi, sehingga kami masih melakukan pencarian. Ini baru keterangan dari SP yang berhasil kita tangkap di Medan,” katanya. Menurut Yustan, pengembangan pemeriksaan terhadap Sudiyono membuka petunjuk baru terkait pihak yang diduga berada di balik pemesanan uang palsu tersebut. “Dari hasil pemeriksaan inilah bisa kita kembangkan. Artinya, paling tidak kita sudah bisa mencegah pembiayaan yang akan dilakukan oleh mereka terhadap demo yang terjadi di Jakarta,” ungkapnya. Sebelumnya, Polda Lampung telah mengamankan dua orang dalam kasus peredaran uang palsu lintas Sumatera-Jakarta. Keduanya yakni Azizir Wicaksono (28) yang diduga berperan sebagai kurir dan Sudiyono yang disebut memerintahkan pengiriman. Kasus ini terungkap saat petugas memeriksa bus Sempati Star bernomor polisi BL 7776 AA rute Medan-Jakarta di pintu masuk Seaport Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Kamis (8/10/2026). Dari pemeriksaan tersebut, petugas menemukan sebuah kardus merek Le Minerale di kabin atas kursi nomor 28. Di dalamnya terdapat 9.800 lembar uang pecahan Rp100 ribu yang diduga palsu dengan total nominal mencapai Rp980 juta. Azizir yang membawa kardus tersebut kemudian diamankan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, ia mengaku membawa uang tersebut dari Medan menuju Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, atas perintah Sudiyono. Polisi selanjutnya mengembangkan penyelidikan ke Medan hingga berhasil menangkap Sudiyono di sebuah tempat pangkas rambut pada 27 Oktober 2026. Hingga kini, penyidik masih memburu ATD untuk mengungkap lebih jauh pihak yang diduga memesan uang palsu tersebut. (Yul)

About